Pakar: Komunikasi Covid-19 Efektif Bila Penuhi Sejumlah Syarat
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Pakar: Komunikasi Covid-19 Efektif Bila Penuhi Sejumlah Syarat

Senin, 23 Maret 2020 | 07:28 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Pakar Komunikasi Politik Effendi Ghazali menyatakan, untuk menjamin efektivitas seruan Pemerintah untuk karantina sosial mencegah penyebaran covid-19, sebaiknya disertai dengan sejumlah kondisi.

Pertama, memastikan saluran komunikasi yakni pekerja media massa memahami situasi yang sebenarnya terjadi. Hal ini untuk menghindarkan tergagap atau canggung dalam menghadapi situasi yang tak biasa ini.

"Sebetulnya kalau mau kita jujur ini kita juga agak terlambat mengadakan semacam pelatihan untuk teman-teman wartawan. Kita bisa cari jalan bersama antara Dewan Pers dan Ikatan Sarna supaya dalam konteks tertentu kita tidak gagap," ujar Effendy.

Hal kedua, Pemerintah harus memastikan tidak ada fakta yang boleh disembunyikan, termasuk apabila memang ternyata semua pihak tidak siap menghadapi wabah covid-19.

"Kita hanya boleh mengatakan ini agak terlambat, tapi sekarang kita percepat, kita kejar ketertinggalan kita. Tak boleh kita bilang lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali," kata Ghazali.

Ketiga, di sisi media massa sendiri harus dipastikan mengurangi pemberitaan yang masih belum menjadi fakta dan berpotensi menjadi konflik. "Hindari isi berita yang mengandung konflik," imbuhnya.

Keempat, untuk menghindarkan konflik, maka Pemerintah dan pihak terkait juga harus menyediakan apa yang dibutuhkan masyarakat di dalam menghadapi pandemi corona. Semisal penyediaan masker, hand sanitizer, hingga masyarakat berpendapatan harian yang terganggu akibat social lockdown.

Menurut Ghazali, adalah fakta bahwa barang-barang tersebut saat ini langka. Kalaupun ada, harganya mahal dan tak bisa diakses oleh masyarakat berpenghasilan rendah.

"Jadi kalau bisa Pemerintah bisa mengajak memproduksi dalam jumlah besar dan menyediakan," kata Ghazali.

Ghazali tampaknya berusaha melakukan sintesa atas teori 'jarum hipodermik' yang memberikan peran terhadap media massa sebagai saluran pesan yang bisa mempengaruhi massa, dengan obstinate audience theory yang menyebut bahwa massa akan mengikuti pesan yang memberikan keuntungan atau memenuhi kebutuhannya.

M Syukron dari Segitiga Institute juga menyatakan hal senada. Bahwa komunikasi Pemerintah soal anjuran social distance, juga akan dipengaruhi oleh sejauh mana kepentingan khalayak terpenuhi.

"Jadi selain memantapkan pesan dan channel-nya, harus dibangun kondisi bahwa social distance itu takkan mengganggu kepentingan dari khalayak," kata Syukron.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Harga Gula di Kota Jambi Capai Rp 17.000 per Kg

Harga gula di Kota Jambi sepekan terakhir terus merangkak naik.

NASIONAL | 22 Maret 2020

PSMTI: Hadapi Pandemi Covid-19 dengan Bijak

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, tidak perlu panik karena hanya akan memperburuk keadaan.

NASIONAL | 22 Maret 2020

Jeirry Sumampow: Pilkada Perlu Diundur Hingga Desember

Jeirry Sumampow mengemukakan Pilkada 2020 tidak perlu diundur sampai tahun depan (2021). Pelaksanaan pilkada cukup diundur November atau Desember 2020.

NASIONAL | 22 Maret 2020

Pasien Positif Covid-19 di Jatim Bertambah 15 Orang

Khofifah meminta warga Jatim senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan memaksimalkan langkah pencegahan Covid-19.

NASIONAL | 22 Maret 2020

Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Banten Berbeda dengan Data Pemerintah Pusat

Data pasien yang dinyatakan positif terpapar virus corona (Covid-19) di wilayah Provinsi Banten berbeda dengan data yang dikeluarkan pemerintah pusat.

NASIONAL | 22 Maret 2020

Ini Usulan Himpuni kepada Pemerintah dalam Tangani Virus Corona

Himpuni memberikan beberapa usulan kepada pemerintah agar masalah penanggulangan virus corona dapat dikelola dengan baik.

NASIONAL | 22 Maret 2020

Pasien Positif Virus Corona di Jateng Bertambah, Total Saat Jadi 15

Terdapat penambahan satu pasien positif virus corona, sehingga total di Jateng saat ini 15 orang yang dinyatakan positif, tiga di antaranya meninggal dunia.

NASIONAL | 22 Maret 2020

52 RS Polri Siap Tangani Pasien Covid-19

Polri juga menerjunkan 30 tenaga medis untuk membantu menangani pasien positif virus corona.

NASIONAL | 22 Maret 2020

PB IDI Berduka, Enam Dokter Meninggal Akibat Covid-19

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) berduka cita atas berpulangnya enam dokter anggota IDI sebagai korban pandemi Covid-19.

NASIONAL | 22 Maret 2020

Pemprov Jambi Siapkan Rp 11 Miliar Tanggulangi Virus Corona

Pemprov Jambi menyiapkan dana sekitar Rp 11 miliar untuk penanggulangan masalah virus corona (Covid-19).

NASIONAL | 22 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS