Bareskrim Diminta Usut Tekstil Ilegal Tiongkok
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Bareskrim Diminta Usut Tekstil Ilegal Tiongkok

Sabtu, 21 Maret 2020 | 14:34 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Tipideksus) Bareskrim Mabes Polri diminta segera mengusut kasus tekstil ilegal asal Tiongkok yang selama ini membanjiri pasaran di Jakarta.

Hal itu disampaikan aktivis dari Komunitas Pemuda Merah Putih (KPMP) Bergerak, Yusu Halawa, dalam menanggapi temuan 27 kontainer berisi tekstil ilegal asal Tiongkok yang kini menumpuk di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Jangan dibiarkan. Penyelidikan bisa dimulai dari kasus 27 kontainer berisi tekstil ilegal dari China yang sekarang masih berada di Pelabuhan Tanjung Priok,” kata Yusu Halawa dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

Dia menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir, pertokoan, pasar, grosir, dan mal di Jakarta dipenuhi tekstil impor asal Tiongkok. Tekstil-tekstil tersebut menguasai pasaran karena harganya lebih murah ketimbang tekstil produksi dalam negeri.

Namun, pada 9 Maret 2020, berhasil diungkap 27 kontainer tekstil impor ilegal dari Tiongkok yang masuk ke Jakarta tanpa membayar Bea Masuk Safeguard.

“Karena tidak membayar Bea Masuk Safeguard, praktis harga jual di pasaran menjadi lebih murah. Hal ini diduga sudah berlangsung bertahun-tahun dan telah membuat industri tesktil di dalam negeri menderita kerugian besar, dan sebagian malah sudah bangkrut,” jelas Yusu Halawa.

Dia juga menyoroti aparat Penindakan dan Penyidikan (P2) di Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Jakarta yang terkesan melakukan pembiaran.

Menurutnya, wewenang untuk menindak barang-barang impor ilegal yang beredar di wilayah Jakarta berada di tangan P2 Kanwil Bea dan Cukai Jakarta.

Namun, tekstil-tekstil impor ilegal tersebut malah merajalela di pasaran. Untuk melindungi industri tekstil dalam negeri, dia meminta Direktorat Tipideksus Bareskrim Mabes Polri segera melakukan pengusutan terhadap pihak-pihak terkait.

Menurut dia, penyelidikan bisa menyasar para pemasok tekstil ilegal, oknum di P2 Kanwil Bea dan Cukai Jakarta, serta oknum P2 di Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Batam.

Sementara itu, di tempat terpisah, Kepala Bidang P2 Kanwil Bea dan Cukai Jakarta Agus Wahono mengatakan, apabila memang benar informasi tentang dugaan tekstil yang tidak membayar Bea Masuk Safeguard berasal dari Batam-Priok, maka pihak yang paling tepat untuk memberikan klarifikasi atas hal tersebut adalah KPU Batam karena customs clearence dilakukan di KPU Batam.

“Terkait informasi adanya pembiaran oleh P2 Kanwil Jakarta, kami mengharapkan dapat memperoleh informasi lebih lanjut,” kata Agus.

Sebelumnya, aksi sindikat pemasok tekstil ilegal ke pasaran di Jakarta terungkap setelah Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea dan Cukai Pusat pada 9 Maret 2020 menerbitkan Nota Hasil Intelijen (NHI) atas 27 kontainer ukuran 40 kaki berisi tekstil impor dari Tiongkok.

Tekstil-tekstil impor tersebut dikapalkan langsung dari Tiongkok dengan terlebih dahulu transit di Batam. Sindikat itu lalu merekayasa dokumen impor dengan membuat Certificate of Origin (COO) dari India. Dengan begitu, seolah-olah tekstil tersebut didatangkan dari India dan bukan dari Tiongkok sehingga tidak perlu membayar Bea Masuk Safeguard.



Sumber:PR/Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Atasi Kekurangan Darah Akibat Corona, Kemhan Gelar Donor Darah

"Dalam kondisi pandemi Covid-19 Kemhan akan terus berupaya untuk melakukan hal positif dan bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya adalah aksi donor darah."

NASIONAL | 21 Maret 2020

Waspadai Penipuan Berkedok Rekrutmen Pegawai KPK

"Seolah-olah kegiatan tersebut benar diadakan oleh KPK, padahal yang sebenarnya KPK tidak pernah bekerja sama dan mengadakan kegiatan dengan para pihak."

NASIONAL | 21 Maret 2020

PDIP Tunjuk Risma Jadi Koordinator Kepala Daerah Hadapi Covid-19

"Meminta seluruh pimpinan dewan dan kepala daerah atau wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan agar mendorong realokasi APBD untuk pencegahan Covid-19."

NASIONAL | 21 Maret 2020

LPSK Ambil Langkah Antisipasi Penyebaran Corona

"Dalam kondisi seperti itu, kami tetap berupaya layanan perlindungan bagi saksi dan korban terus berjalan, meskipun ada pengecualian untuk hal tertentu."

NASIONAL | 21 Maret 2020

Banjir Landa Tujuh Kecamatan di Kabupaten Bandung

Tujuh lokasi banjir yaitu, Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, Bojongsoang, Katapang, Soreang, Banjaran, dan Majalaya.

NASIONAL | 21 Maret 2020

Cegah Covid-19, Wisma Menpora Disemprot Cairan Disinfektan

Selain Wisma Menpora, Gedung Graha dan PPITKON juga disemprot cairan disinfektan untuk cegah Covid-19.

NASIONAL | 21 Maret 2020

Bersyukur Negatif Corona, Menteri PUPR Jaga Kualitas RS Darurat Covid-19

Pembangunan Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 berjalan dengan baik.

NASIONAL | 21 Maret 2020

Dana Desa Bisa Dipakai Untuk Penanganan Corona di Desa

Perangkat desa diimbau mengantisipasi penyebaran virus corona dengan berpedoman pada instruksi Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

NASIONAL | 21 Maret 2020

Sekda Aceh Pastikan Layanan Publik Bebas Corona

Sekda Aceh Taqwallah memastikan pelayanan SKPA tetap berlangsung maksimal terlepas dari penyebaran virus corona.

NASIONAL | 21 Maret 2020

Erick: Lawan Corona, BUMN Siap Perbanyak Klorokuin dan Avigan

PT Kimia Farma memiliki sekitar tiga juta klorokuin dan siap meningkatkan produksi.

NASIONAL | 21 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS