Pencinta Sastra AS Terjemahkan 20 Buku Puisi Esai Denny JA ke Bahasa Inggris
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Pencinta Sastra AS Terjemahkan 20 Buku Puisi Esai Denny JA ke Bahasa Inggris

Rabu, 5 Agustus 2020 | 17:19 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Nate Lukinsky, warga Amerika Serikat (AS) yang juga pencinta dan peraih gelar S2 sastra akhirnya menuntaskan kerjanya selama empat tahun menerjemahkan 20 buku puisi esai Denny JA ke bahasa Inggris.

Ia juga menerjemahkan ke bahasa Inggris sebagian dari 57 video puisi esai Denny JA dalam bentuk film dan animasi.

Denny JA mengaku sangat berterima kasih atas kerja keras Lukinsky. Denny sengaja mempublikasi 77 karyanya dalam bahasa Inggris itu (20 buku puisi dan 57 video film/animasi) ke Facebook Denny JA’s Literary Works.

“Semua karya saya dalam bahasa Inggris bisa diakses di facebook Denny JA’s Literary Works,” ujar Denny.

Ia menambahkan, laman facebook itu baru saja dibuat komunitas puisi esai pada Agustus 2020 ini.

Menurut dia, ada tiga alasan mengapa ia mempublikasi 77 karya saya dalam bahasa Inggris di Facebook. Pertama, kata Denny, ia ingin ikut mempercepat terintegrasinya sastra ke dunia media sosial.

“Siapapun, kapanpun, di manapun sejauh terkoneksi dengan internet, ia bisa mengakses dan membaca karya sastra itu,” ujarnya.

Kedua, lanjut Denny, ia ingin memulai tradisi membangun perpustakaan pribadi di media sosial. Semua karyanya akan terus bertambah, abadi di dua internet. Generasi yang akan datang, di Afrika ataupun di Amerika Latin, misalnya, dapat mengakses dan membaca karya saya, dari beranda rumahnya. Dengan cara ini, karya sastra akan lebih tersimpan.

Ketiga, karya sastra ia buat sebagai bagian dari derma. “Karya sastra saya tak dijual. Ia bisa bisa dibaca gratis. Ia juga bisa diperbanyak secara gratis,” kata dia.

Sejak awal, sambung Denny, ia meniatkan berderma dengan aneka buku yang ditulisnya, dan diterbitkannya secara gratis.
Tahun ini, Denny JA mendapatkan penghargaan sastra tingkat ASEAN dari Sabah Malaysia. Ia dianggap berjasa melahirkan dan memperkenalkan genre baru puisi esai ke beberapa negara Asia Tenggara.

Kini penyair dari Asia Tenggara, bahkan Australia, mulai mengekspresikan opini tentang isu sosial ke dalam puisi esai. Total sudah terbit sekitar 100 buku puisi esai, karya penyair dalam dan luar negeri.

Menurut dia, tahun ini, puisi esai resmi masuk menjadi kata baru dalam kamus bahasa Indonesia. Di kamus, puisi esai didefinisikan sesuai dengan yang disosialisikan Denny JA berulang- ulang yaitu “Ragam sastra berisi pesan sosial dan moral melalui kata sederhana dengan pola berbait-bait, berupa fakta, fiksi, dan catatan kaki.”

Ia menambahkan, 20 buku puisi esai dan 57 video fim/ animasi Denny JA memiliki benang merah yang sama. Karya itu berkisah soal dinamika batin individu merespon isu sosial, ekonomi, agama dan hukum masyarakatnya.

Umumnya, kata dia, ini kisah fiksi sejarah, atau fiksi dari kisah nyata. Yaitu fiksionalisasi kisah sebenarnya. Dalam puisi esai itu, terdapat banyak catatan kaki, yang menghubungkan fiksi puisi dengan data dan kenyataan yang sebenarnya.

Kini, Denny JA mengaku ingin melangkah lebih jauh. Ia baru saja menyelesaikan 34 naskah film dari kearifan lokal 34 provinsi di Indonesia. Semua naskah itu berasal dari puisi esai.

“Untuk pertama kalinya akan ada serial film penuh drama, yang semuanya berasal dari puisi. Yaitu puisi esai,” tutur dia.*



Sumber:PR/Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Disney Putuskan Mulan Tayang di Platform Streaming

Keputusan itu datang di tengah ketidakpastian tentang jaringan bioskop besar di AS akan dapat dibuka kembali.

HIBURAN | 5 Agustus 2020

Pandemi Covid-19 Dorong Pekerja Seni Lakukan Pentas Virtual

Indonesiakaya.com untuk menyajikan ruang kreasi virtual bagi para pekerja seni untuk menampilkan karyanya melalui pertunjukan virtual.

HIBURAN | 5 Agustus 2020

Soal Video "Obat Covid-19", Anji: Niatnya Baik

"Maksudnya ingin mengabarkan kebaikan, namun malah menjadi sebuah kejelekan. Saya sangat hargai," kata Anji.

HIBURAN | 4 Agustus 2020

Protokol Kesehatan untuk Industri Film Dokumenter Diterbitkan

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan beberapa kementerian terkait telah menerbitkan protokol produksi audiovisual.

HIBURAN | 3 Agustus 2020

Ajak Penggemar Sing Along, Joko in Berlin Rilis Misanthropy

Joko in Berlin membuat terobosan agar para penggemar semakin larut menikmati lagu baru mereka.

HIBURAN | 3 Agustus 2020

Konser Drive-In Pertama di Jakarta Siap Digelar

Konser drive-in pertama di Jakarta rencana digelar perdana pada 29 dan 30 Agustus 2020.

HIBURAN | 3 Agustus 2020

Yura Yunita Menerima Perasaan Tidak Sempurna

Yura Yunita menyanyikan lagu baru tentang rasa tidak sempurna.

HIBURAN | 3 Agustus 2020

Oki Setiana Dewi Berbagi Pengalaman Atasi Kesehatan Anak

Karakter anak yang berbeda-beda membuat Oki kini mengerti kondisi anak termasuk masalah kesehatannya. '

HIBURAN | 3 Agustus 2020

Amitabh Bachchan Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Bintang Bollywood, Amitabh Bachchan, dinyatakan telah pulih.

HIBURAN | 3 Agustus 2020

Bad Genius The Series Angkat Kebobrokan Dunia Pendidikan

Bad Genius The Series mengangkat cerita mengenai kecurangan ujian dan kebobrokan sistem penilaian pendidikan.

HIBURAN | 3 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS