PSI: Skema Bank Jangkar Bakal Munculkan Masalah Baru
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

PSI: Skema Bank Jangkar Bakal Munculkan Masalah Baru

Sabtu, 16 Mei 2020 | 18:03 WIB
Oleh : Yustinus Paat / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengkritisi rencana kebijakan yang akan menjadikan sejumlah bank-bank terbesar di Indonesia untuk menjadi penyangga likuiditas atau Bank Jangkar bagi industri perbankan. Pasalnya, hal tersebut akan membuat bank-bank sehat akan ikut bermasalah.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bank-bank yang selama ini menjadi pemasok di pasar uang antarbank (PUAB) akan menjadi Bank Jangkar. Fungsi Bank Jangkar ini adalah penyedia likuiditas bagi bank-bank yang mengalami masalah likuiditas akibat Covid-19 atau disebut Bank Pelaksana.

Bantuan likuiditas ini akan diperoleh Bank Pelaksana dengan menggadaikan kreditnya kepada Bank Jangkar.

“Skema kebijakan ini harus diperiksa ulang. Jika bank-bank sehat diminta menyangga persoalan bank-bank bermasalah, akan ada masalah baru. Bank sehat sangat mungkin ikut terjerat problem bank yang disangganya,” kata Juru Bicara PSI, Benny Kisworo, dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/5/2020).

Benny menyatakan, jika ada bank-bank nasional yang bermasalah, cukup diselesaikan secara business to business saja. Hal tersebut bisa dilakukan restrukturisasi, penundaan pembayaran bunga atau pokok utang

“Para pengelola bank sehat sekarang sudah sibuk mengurusi kredit macet dari para debiturnya sendiri. Jangan ditambah kredit-kredit masalah dari bank lain," tegas Benny.

Bagaimana pun, lanjut Benny, menjadi bank penyangga akan memunculkan risiko dan tanggung jawab tambahan.

“Bank jangkar dapat bermasalah, jika tidak terdapat acuan pengelolaan dana dan mekanisme penyaluran yg tertuang dalam payung hukum. Jangan sampai nanti Bank jangkar ini menjadi bemper atas risiko-risiko yg sangat mungkin terjadi. Terutama seperti pada kebijakan BLBI misalnya,” ungkap Benny.

Selain itu, meskipun Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, memastikan akan ada penjaminan risiko oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Namun nyatanya bank jangkar masih tetap harus membayar bunga penempatan ke pemerintah jika terjadi gagal bayar dari bank pelaksana.

Benny menambahkan bahwa akan lebih bijak jika dana talangan digunakan untuk membantu UMKM

“Motivasinya baik untuk membantu pemulihan perekonomian. Tapi kami menolak ide ini. Lebih baik dananya dipakai untuk membantu rakyat dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang sedang kesulitan di bank-bank Himbara," pungkas Benny.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bupati Bolaang Mongondow Dukung Program Kostratani

Hasilnya nanti dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sehingga dampak krisis akibat Covid-19 dapat diminimalisasi.

EKONOMI | 16 Mei 2020

Bank Dunia Setujui Pinjaman Rp 10,4 T untuk Bansos dan Sektor Keuangan RI

Bank Dunia menyetujui pinjaman US$ 700 juta untuk perluasan Program Keluarga Harapan (PKH) dari 6 juta menjadi 10 juta keluarga dan untuk sektor keuangan.

EKONOMI | 16 Mei 2020

Hari Ini, Bandara Soekarno-Hatta Layani 3.196 Penumpang

Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu 16 Mei 2020, dijadwalkan melayani 95 penerbangan (take off dan landing) di rute domestik dan internasional.

EKONOMI | 16 Mei 2020

Jelang Lebaran, Nasabah dan Uang yang Dikeluarkan Pegadaian Bogor Melonjak 15%

Menjelang Idulfitri, jumlah nasabah dan uang yang dikeluarkan Pegadaian Kota Bogor meningkat 15 persen.

EKONOMI | 16 Mei 2020

Harga Minyak AS Naik ke Level Tertinggi Sejak Maret

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni berakhir naik 1,87 dolar AS atau 6,8 persen menjadi 29,43 dolar AS per barel.

EKONOMI | 16 Mei 2020

Tiket Pelni Mulai Dijual, Kapasitas Hanya 50%

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) hanya akan menjual sekitar 50 persen dari kapasitas, guna menjaga jarak antar penumpang selama perjalanan.

EKONOMI | 16 Mei 2020

Penjualan Ritel Anjlok, Wall Street Justru Menguat

Bursa Amerika Serikat atau Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Jumat (15/5/2020). Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,25 persen ke 23.685,42

EKONOMI | 16 Mei 2020

Pengamat: Kompensasi untuk BUMN Jadi Solusi Pertumbuhan Ekonomi

Langkah pemerintah yang akan segera membayarkan dana kepada sejumlah BUMN dinilai sangat tepat di tengah usaha perbaikan ekonomi pasca-pandemi Covid-19.

EKONOMI | 15 Mei 2020

Olam Indonesia Komitmen Dukung Petani Hadapi Dampak Covid-19

Olam Indonesia berkomitmen untuk terus membeli hasil tani dari 393.000 mitra petani.

EKONOMI | 15 Mei 2020

Kuartal I, SIG Catatkan Pendapatan Rp 8,58 Triliun

Peningkatan kinerja SIG pada kuartal I/2020 merupakan hasil dari berbagai langkah sinergi dan efisiensi.

EKONOMI | 15 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS