Anggota Komisi VI Dukung Program Ekonomi Nasional Guna Penguatan UMKM dan BUMN
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Anggota Komisi VI Dukung Program Ekonomi Nasional Guna Penguatan UMKM dan BUMN

Selasa, 9 Juni 2020 | 11:37 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade menanggapi positif alokasi anggaran PEN (Program Ekonomi Nasional) yang dilakukan oleh Pemerintah, terutama karena sebagian besar alokasi digunakan untuk sektor UMKM dan memerkuat BUMN.

“Bila dilihat dari komposisi alokasinya, saya melihat pemerintah cukup komprehensif memperhatikan sektor-sektor yang perlu diberikan stimulus. Dalam catatan saya, lebih dari 65% alokasi anggaran digunakan untuk stimulus ke masyarakat miskin dan UMKM. Angka ini sekitar Rp 420 triliun dari sekitar Rp 640 triliun yang disiapkan," kata Andre, Selasa (9/6/2020).

Rincian alokasi dana untuk masyarakat miskin dan sektor UMKM diantaranya Dukungan Konsumsi bagi Rumah Tangga Miskin, rentan dan terdampak Covid 19 sebesar Rp 172,1 Triliun, Subsidi Bunga untuk UMKM Rp 34,15 Triliun, Insentif Perpajakan untuk UMMK sebesar Rp 123,01 Triliun , alokasi untuk penjaminan kredit modal kerja baru UMKM sebesar Rp 6 Triliun dan penempatan dana pemerintah dalam rangka restrukturisasi kredit UMKM sebesar Rp 87,59 triliun.

“Sektor UMKM harus diprioritaskan karena sektor ini menyerap mayoritas tenaga kerja di Indonesia. Selain sektor UMKM, pemerintah juga perlu untuk menstimulus BUMN. BUMN itu seperti lokomotif, membawa gerbong ekonomi kita. BUMN yang perlu distimulus terutama BUMN yang menjalankan penugasan dan proyek strategis nasional,” ungkap Politisi Partai Gerindra ini.

Khusus untuk stimulus ke BUMN, Andre menjelaskan bahwa stimulus ini penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat luas dapat terus berlangsung dengan baik seperti penyediaan listrik dan BBM. Termasuk juga untuk memastikan program-program untuk UMKM seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Ultra Mikro dapat berjalan dengan baik.

Andre memaparkan bahwa bentuk stimulus ke BUMN terdiri dari beberapa dukungan, antara lain pertama, percepatan pembayaran utang subsidi/kompensasi pemerintah ke BUMN yang menjalankan fungsi penugasan seperti PLN dan Pertamina, kedua PMN (Penyertaan Modal Negara) untuk BUMN yang menjalankan proyek strategis nasional agar rencana pembangunan kita tetap dapat berjalan dan ketiga, pemberian dana talangan sementara kepada BUMN yang mengalami tekanan arus kas akibat Covid 19.

Selain itu, ditengah usaha untuk mengatasi krisis ini, Andre menyayangkan ada beberapa pihak yang mempolitisasi keadaan di tengah Pandemi Covid-19.

“Saya mengkritisi teman-teman yang terlalu naif mempolitisir keadaan krisis yang sedang berusaha kita atasi bersama, ada yang mengatakan bahwa alokasi ini untuk memuluskan salah satu menteri menjadi Capres di 2024 misalnya," tutup Anggota DPR asal Sumatera Barat ini.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Elektabilitas AHY 4,8%, Ini Kata Politisi Demokrat

Ketum Partai Demokrat AHY mencapai 4,8 persen. Temuan ini ditanggapi positif oleh Wakil Sekretaris Jenderal PD, Irwan.

POLITIK | 8 Juni 2020

Wapres: Kunci Hadapi New Normal Adalah Patuhi Protokol Kesehatan

Menurut Wapres, situasi sekarang ini relatif sudah bisa terkontrol sehingga sudah bisa memasuki new normal.

POLITIK | 8 Juni 2020

Dukungan DPD Gerindra ke Prabowo Berkorelasi dengan Skenario Pemilu 2024

Pergulatan politik dalam waktu 4 tahun mendatang bisa mengubah keadaan karena berbagai kemungkinan masih bisa terjadi.

POLITIK | 8 Juni 2020

Gelar Pilkada di Tengah Covid 19, Indonesia Minta Masukan dari Korsel

Mendagri Tito Karnavian menerima Duta Besar Korea Selatan (Korsel) untuk Indonesia Kim Chang-beom untuk meminta masukan menyelenggarakan pemilu.

POLITIK | 8 Juni 2020

Gerindra Diyakini Siapkan Prabowo Kembali Bertarung di Pilpres 2024

Prabowo Subianto merupakan magnet elektoral paling dominan dari Partai Gerindra yang belum tergantikan hingga saat ini.

POLITIK | 8 Juni 2020

Jokowi Gelar Ratas Perdana Tatap Muka, Peserta Dikurangi 50 Persen

Kepa Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono membenarkan hal tersebut. Bahwa ratas bertatap muka akan dilakukan kembali mulai hari ini.

POLITIK | 8 Juni 2020

ASN Diminta Pegang Teguh dan Amalkan Pancasila

ASN harus pedang teguh Pancasila.

NASIONAL | 8 Juni 2020

MPR: Tak Ada Ruang untuk Rasisme Tumbuh di Indonesia

Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat menegaskan, tidak ada ruang untuk rasisme tumbuh dan berkembang di Tanah Air

POLITIK | 8 Juni 2020

Golkar: Program Kartu Prakerja Berhasil

Partai Golkar mengklaim kartu prakerja yang diluncurkan pemerintah berhasil.

POLITIK | 7 Juni 2020

Pilkada Serentak Jaga Muruah Demokrasi

Pelaksanaan pilkada juga untuk menjaga muruah Indonesia sebagai negara demokrasi di hadapan dunia internasional

POLITIK | 7 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS