Kompolnas: Riau Jadi Lokasi Peredaran dan Transit Narkoba
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Kompolnas: Riau Jadi Lokasi Peredaran dan Transit Narkoba

Minggu, 25 Oktober 2020 | 19:40 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Harian Kompolnas Irjen (pur) Benny Mamoto mengatakan ada beberapa kasus narkoba yang memang melibatkan oknum aparat sebagai kurir. Sebelum berada di Kompolnas, Benny adalah mantan Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Kami sedang mintakan informasi. Saat saya di BNN dulu, Riau memang menjadi perhatian BNN karena menjadi daerah peredaran dan transit,” kata Benny saat dihubungi Beritasatu.com, Minggu (25/10/2020).

Benny mengatakan ia pernah menangkap napi di Lapas Pekanbaru yang kemudian mendapat perlawanan.

“Sampai Wamenkumham dituduh melakukan kekerasan terhadap sipir Lapas,” sambung Benny.

Seperti diberitakan Kompol IZZ (55) ditangkap Ditresnarkoba Polda Riau bersama seorang temannya, Jumat (23/10/2020) malam karena narkoba.

IZZ yang merupakan Kasi Ident Ditreskrimum Polda Riau yang terluka karena sempat ‘dihadiahi’ timah panas itu terancam hukuman mati.

Pelaku disangka melanggar Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman mati atau penjara 5-20 tahun.

IZZ ditangkap bersama HW alias Hendri (51), warga Perum Villa Permata Indah Pekanbaru.

Keduanya ditangkap saat melintas di Jalan Soekarno Hatta/Arengka 1 setelah sebelumnya terlibat aksi kejar-kejaran dengan polisi yang hendak menangkap.

Saat digeledah, polisi menemukan 2 tas rangsel warna hitam yang didalamnya berisikan 16 kg sabu dari dalam mobil Opel Blazer warna hitam Nopol BM 1306 VW yang disopiri sang oknum polisi.

Bila satu gram senilai Rp 200.000 maka barang haram itu bisa mencapai Rp 32 miliar di pasar terlarang.

Dalam kasus ini, bandar bernama Heri telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

JK Saksikan Penandatanganan Pendirian Museum Nabi Muhammad

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyaksikan penandatanganan pendirian Museum Nabi Muhammad.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Survei Indikator: 54,3 Persen Masyarakat Nilai Covid-19 Bisa Dikendalikan

Sebagian besar publik menilai penyebaran Covid-19 di Indonesia cukup atau sangat terkendali yaitu 54,3 persen.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Januari-Oktober: Ratusan Polisi Dipecat, Umumnya Soal Narkoba

Mayoritas polisi yang dipecat terkait kasus narkoba.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

PSI: Pesantren Modal Kultural, Sudah Selayaknya Pemerintah Membantu

Keberadaan pesantren telah menghasilkan sangat banyak pemimpin formal dan informal di Indonesia.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

DIY Belum Terima Data Jatah Vaksin Covid-19

Pemda DIY masih belum mengumumkan berapa jumlah jatah vaksin untuk warga DIY, karena memang belum ada kepastian dari Pemerintah Pusat.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Buntut Komodo Halang Truk, KLHK Didesak Lindungi TNK Komodo

Anggota DPR asal NTT dari Fraksi PDI Perjuangan meminta KLHK menjadi benteng pertahanan terakhir dalam melindungi binatang purba Komodo di NTT dari kepunahan.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Polda Jateng: Patuhi Protokol Kesehatan Saat Libur Panjang

Sesuai koordinasi antarinstansi akan dilakukan rapid test secara random.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Pilwakot Solo, Bagyo-Suparjo Jemput Bola ke Warga Terapkan 3 M

Dengan kampanye tersebut, FX Suparjo meyakini bahwa dalam pemilihan nanti ia akan meraup dukungan.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Tiga Dusun di Ciparay Kabupaten Bandung Terendam Banjir

Ketiga dusun yang terdampak banjir ialah Dusun Cinangka, Dusun Cikopo dan Dusun Karasak.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Membelot, Lima Kader PDIP Jateng Dipecat

Lima kader PDIP yang dipecat tersebut berasal dari Kabupaten Semarang, Blora, Demak, dan Klaten.

NASIONAL | 25 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS