Mahfud Tandaskan yang Minta TNI dan Polri Ditarik dari Papua, KKB
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Mahfud Tandaskan yang Minta TNI dan Polri Ditarik dari Papua, KKB

Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:36 WIB
Oleh : Robertus Wardy / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Menko Polhukam Mahfud MD mengemukakan sangat keliru jika mengatakan masyarakat Papua meminta agar aparat TNI dan Polri ditarik dari Papua. Yang meminta penarikan adalah Kelompok Kriminal Bersenjata atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

“Itu yang minta (KKB, Red). Kalau rakyat Papua itu perlu aparat untuk jaga keamanan,” kata Mahfud dalam mengumumkan hasil penyelidikan dari Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya di Kemenko Polhukam, Rabu (21/10/2020).

Ia menjelaskan fakta yang terjadi sekarang di Papua adalah banyak sekali daerah yang masih kosong aparat TNI dan Polri. Bahkan ada daerah yang kantor Polres atau Koramil merangkap.

“Karena daerah sangat luas dan sulit, ada beberapa daerah yang masih kosong dirangkap. Misalnya, Polres ini dirangkap di sana, Koramil merangkap di sana,” jelas Mahfud.

Dia menyebut salah satu rekomendasi TGPF adalah agar daerah-daerah yang kosong segera diisi. Kompolnas sudah pernah sampaikan itu kepada Presiden Jokowi dan Presiden setuju. Tinggal TNI dan Polri penempatan pasukan sesuai aturan yang berlaku.

“Jadi tidak ada yang menolak kecuali KKB. Kalau rakyat sendiri justru minta agar ada perlindungan yang bisa mengamankan mereka,” tutup Mahfud.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Warga Keluhkan Jalan Berlubang dan Bantuan UMKM ke Gibran

Warga Sumber, Banjarsari mengeluhkan jalan yang berlubang serta bantuan bagi para pelaku UMKM ke Gibran yang melakukan blusukan virtual, Rabu (21/10/2020).

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Jumat, Polri Tetapkan Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung

Mabes Polri akan melakukan penetapan tersangka kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung, Jumat (23/10/2020).

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Pentingnya Pendampingan Belajar Online di Luar Jam Sekolah

Layanan Guru dari Kelas Pintar yang akan menjadi supporting system bagi sekolah atau institusi pendidikan formal.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Gempa Tektonik M 4,4 Guncang Sigi, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa bempa bumi tidak berpotensi tsunami.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Kasus Covid-19 Meningkat, Tiga Pasar Tradisional di Kerinci Dututup

Puluhan kasus positif Covid-19 di daerah itu terlacak dari kontak dengan orang lain di pasar tradisional.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Kemdes PDTT Berencana Dirikan Lembaga Keuangan Desa

Lembaga keuangan desa ini merupakan transformasi dari Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Asisten Khusus Menhan Luncurkan Buku Motivasi

Upaya yang dilakukan manusia tetap harus diikuti dengan sikap berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Jaksa Pinangki Malasari

JPU meminta Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta untuk menolak eksepsi atau nota keberatan Jaksa Pinangki.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Pakar: Revisi UU Kejaksaan, Momentum Ciptakan Penegakan Hukum Berkeadilan

Secara substansi revisi UU Kejaksaan harus dapat memerkuat lembaga Kejaksaan Agung.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Eddy Soeparno: Potensi Energi Baru dan Terbarukan Baru Dimanfaatkan 2,5%

Potensi Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sangat besar mencapai 418 GW tapi yang saat ini termanfaatkan hanya 2,5 %.

NASIONAL | 21 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS