Mahfud: Tanpa TNI dan Polri, Penanganan Covid-19 Sulit Dilakukan
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Mahfud: Tanpa TNI dan Polri, Penanganan Covid-19 Sulit Dilakukan

Minggu, 9 Agustus 2020 | 17:39 WIB
Oleh : Robertus Wardy / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Menko Polhukam Mahfud MD mengemukakan penanganan Covid-19 tanpa keterlibatan TNI dan Polri cukup sulit dilakukan. Alasannya, dua institusi itu memiliki organisasi yang rapi dan kuat. Dalam menjalankan suatu kegiatan, mudah digerakkan karena bersifat komando.

"Selama ini penanganan Covid ini tidak cukup hanya dilaksanakan oleh komite, tidak cukup dilaksanakan oleh Gugus Tugas. Sehingga disitu, Polri dan TNI secara aktif sejak awal sudah ikut. Misalnya dalam pembagian bantuan-bantuan sosial," kata Mahfud di Jakarta, Minggu (9/8/2020).

Ia menanggapi kritikan masuknya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi Wakil Ketua Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Mahfud sangat sulit jika penanganan Covid-19 hanya dilakukan oleh birokrasi yang ada. Misalnya ada yang kisruh tentang daftar penerima Bantuan Sosial (Bansos), ada yang tidak sampai, ada yang menyeleweng ke sana-kemari.

"Nah, TNI dan Polri diikutkan agar cepat. Demikianpun pengamanan-pengamanan ditengah-tenggah masyarakat terhadap protokol kesehatan selama ini kan juga Polri dan TNI sudah diikutkan. Kita tidak mempersoalakan keterlibatan TNI dan Polri didalam masalah Covid ini," tutur Mahfud.

Dia menegaskan serangan Covid-19 sangat masif dan harus ditangani bersama. Pelibatan TNI dan Polri sifatnya untuk kemanusiaan. Apalagi dalam UU tentang TNI, dinyatakan ada tugas bukan perang. Keterlibatan dalam pengananan Covid 19 sebagai pelakaanaan tugas bukan perang.

"Coba bayangkan di jalan-jalan kalau tidak ada TNI dan Polri, ketertiban terhadap penanganan atau ketertiban dalam perang melawan Covid ini kan agak berat. Kalau tidak ada Polri dan TNI yang mengamankan orang yang melanggar di jalan, tidak tertib mengadakan kerumuman-kerumunan dan itu harus diberitahu, harus dibubarkan, menertibkan rumah ibadah, pasar, dan sebagainya," tutup Mahfud.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

16 Agustus, Penerbangan Internasional dari Yogyakarta Kembali Dibuka

Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) akan membuka kembali penerbangan internasional mulai 16 Agustus mendatang.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Pemkot Yogyakarta Wajibkan Mahasiswa dari Luar Daerah Isolasi Mandiri

Mahasiswa yang masuk DIY harus isolasi mandiri selama 14 hari sejak kedatangan dengan menerapkan protokol kesehatan.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

SMA/SMK Zona Merah Covid-19 di Bengkulu Tetap Belajar Daring

Sejauh ini, pelaksanaan daring dan KMB tatap muka di kelas tingkat SMA/SMK di Bengkulu, tidak ada masalah yang serius.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Survei: Olly Dondokambey Sulit Dikalahkan di Pilkada Sulut

Publik yang menginginkan petahana menjabat kembali sebagai Gubernur Sulawesi Utara sebesar 69%.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Belajar Tatap Muka di Medan Belum Bisa Diterapkan

Belum bisanya belajar tatap muka diterapkan lantaran Kota Medan masih berada pada zona merah Covid-19.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Warga Humbahas Menolak Pilkada Melawan Kotak Kosong

Masyarakat Humbahas percaya bahwa paslon kepala daerah menggunakan mahar politik atau politik bayar uang ke parpol untuk mendapatkan dukungan.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Wapres: Ulama dan Pesantren Harus Berperan Jaga Umat di Masa Pandemi Covid-19

Dalam konteks ajaran Islam, kata Wapres, menangkal bahaya seperti pandemi Covid-19 itu adalah fardhu kifayah atau wajib dilakukan namun dapat diwakilkan.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Pasien Covid-19 di Secapa TNI AD Tersisa 67 Orang

Dari total 1.308 pasien positif Covid-19 di Secapa TNI AD, pada hari ini sudah berkurang 1.241 orang.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Sumba Barat Daya Kembali Diguncang Gempa

Ini menjadi kelima kalinya Sumba Barat Daya diguncang gempa.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Kapal Feri Lintas Dompak-Matak-Penagi Ditargetkan Rampung Akhir 2021

Kapal penyeberangan ini nantinya akan siap mengangkut hingga 386 penumpang.

NASIONAL | 9 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS