Pembelajaran Tatap Muka, Mendagri: Gunakan Protokol Kesehatan Ketat
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Pembelajaran Tatap Muka, Mendagri: Gunakan Protokol Kesehatan Ketat

Rabu, 5 Agustus 2020 | 21:00 WIB
Oleh : Robertus Wardy / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta penerapan protokol kesehatan yang ketat, baik dari pihak pemerintah, masyarakat dan lembaga terkait dalam rencana pembelajaran tatap muka. Hal itu agar proses pembelajaran tidak menjadi media penyebaran Covid-19.

"Diskresinya tetap kepada dinas daerahnya masing-masing, karena mereka yang tahu persis masalahnya," kata Tito di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Ia menyatakan itu dalam rangka persiapan metode persiapan pembelajaran tatap muka berdasarkan Surat Keputusan bersama 6 Kementerian Lembaga (K/L). Mendagri meminta agar proses tatap muka dapat diberikan simulasi terlebih dahulu. Misalkan suatu sekolah yang dijadikan sebagai role model dengan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan selama kurang lebih 1 bulan. Kemudian dilakukan peninjauan seandainya ada cluster baru atau tidak pada proses pertemuan tatap muka tersebut. Dengan demikian, pemerintah dapat mengambil kesimpulan program tersebut dapat dilanjutkan atau tidak.

“Itu ditentukan dahulu sekolah-sekolah di setiap zona yang akan dijadikan role model, dijadikan model simulasi. Mungkin 2 minggu atau 1 bulan, 1 atau 2 sekolah yang dianggap berkesan menerapkan protokol. Nah kalau seandainya tidak terjadi cluster baru, kemudian baru diberlakukan bertahap direplikasi di tempat-tempat lain,” jelas mantan Kapolri ini.

Dia meminta agar pembukaan sekolah berdasarkan rekomendasi Gugus Tugas masing-masing daerah. Karena Gugus Tugas yang mengetahui status satu daerah, apakah hijau, kuning atau merah.

“Gugus tugas daerah dan dinas daerah ini menjadi penting, menjadi kunci untuk penentuan apakah di tempat itu boleh dilakukan pertemuan tatap muka," tutup Tito.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ombudsman Minta Perbaikan Data Penerima Bansos Diprioritaskan

Data penerima yang valid merupakan modal utama agar bansos yang disalurkan tepat sasaran.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Kasal dan Kasau Terima Tanda Kehormatan Bintang Angkatan Kelas Utama

Penganugerahan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada Laksamana TNI Yudo Margono dan Marsekal TNI Fadjar Prasetyo atas jasa-jasanya.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Jaksa Agung Rotasi Tiga Jabatan Jaksa Agung Muda

Mutasi atau rotasi dilakukan terhadap tiga jabatan Jaksa Agung Muda (JAM) dan satu jabatan Staf Ahli Jaksa.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

ICW Ingatkan Bahaya Mobilisasi ASN dalam Pilkada

Mobilisasi ASN oleh petahana untuk kepentingan pemenangan dalam pilkada dinilai paling berbahaya.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Organisasi Advokat Dinilai Lepas Tanggung Jawab soal Anita Kolokaping

Tidak ada satupun organisasi advokat yang mengakui keanggotan Anita yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Polda Metro Masih Dalami Pembunuhan WN Taiwan yang Mayatnya Ditemukan di Subang

Korban diduga dihabisi di rumahnya kawasan Cikarang Pusat, sebelum mayatnya dibuang ke Subang.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Prof Cornelis Lay, Menjadi Guru Besar Berkat Celengan Recehan

Recehan ibunya berisi uang antara Rp 50 dan Rp 100, terkumpul hingga Rp 268.000. Maka uang receh itulah yang menjadi bekal bagi Conny.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Presiden Keluarkan Inpres Atur Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Presiden Joko Widodo menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) yang di dalamnya mengatur sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Tjahjo Kumolo Kenang Cornelis Lay: Konsisten dalam Dunia Intelektual

Meski memiliki kedekatan dengan partai politik (parpol), Cornelis Lay dinilai Tjahjo Kumolo tetap memilih berdiri pada jalan intelektual.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Ledakan di Lebanon, DPR Minta WNI Lapor ke KBRI Jika Butuh Bantuan

WNI yang ada di Lebanon diminta tetap tenang dan tidak panik, apabila keadaan mengkhawatirkan dan memerlukan sesuatu, jangan segan-segan melapor ke KBRI.

NASIONAL | 5 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS