Seminggu Ditangkap, Djoko Tjandra Masih Berstatus Saksi
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Seminggu Ditangkap, Djoko Tjandra Masih Berstatus Saksi

Rabu, 5 Agustus 2020 | 18:27 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Soegianto Tjandra sudah seminggu berada di Jakarta setelah ditangkap otoritas Malaysia di negeri jiran tersebut pada Kamis (30/7/2020).

Hingga kini status pemilik Mulia grup itu masih saksi dalam skandal pelariannya. Meskipun ia diiduga menggunakan surat asli atau palsu.

“Yang bersangkutan diperiksa masih sebagai saksi dalam proses penyidikan surat jalan palsu,” kata Karo Penmas Polri Brigjej Awi Setiyono kepada Beritasatu.com, Rabu (5/8/2020).

Sebelumnya memang berhembus info jika penyidik berancang-ancang meningkatkan kasus Djoko ke penyidikan.

Kabareskrin Komjen Listyo Sigit juga telah menjanjikan untuk membuka semua tabir aksi Djoko dan mengenakan proses pidana pada mereka yang terlibat dalam proses membantu Djoko Tjandra.

Khususnya selama Djoko datang dan melakukan langkah-langkah untuk mengurus kasusnya selama di Indonesia pada 1-19 Juni 2020.

Semasa di Indonesia, Djoko mengurus KTP-Paspor, dan mendapatkan serta menggunakan dua surat sakti yang asli tapi palsu dari mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Kakorwas) PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo.

Untuk memuluskan aksi bulusnya Djoko memang dibantu Prasetijo dan pengacara Anita Dewi Anggraeni Kolopaking. Kini baik Prasetijo dan Anita juga sudah jadi tersangka.

Namun baru Prasetijo yang ditahan sementara Anita belum ditahan, karena seharusnya ia baru diperiksa Rabu kemarin namun ia memilih tak datang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Gubernur Sumut Doakan Akhyar Nasution Sembuh dari Covid-19

Menurut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Akhyar Nasution termasuk ketat dalam menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

KPK Didorong Proaktif Usut Skandal Pelarian Djoko Tjandra

KPK seharusnya tidak hanya menunggu pelimpahan dari aparat penegak hukum lain dalam menangani kasus tersebut.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Menpupera Minta Pembangunan Bendungan di NTT Dipercepat

Bendungan Napun Gete dibangun dengan menggunakan biaya APBN senilai Rp 880 miliar.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Kemhub Dorong Penerapan Intelegensi Buatan Pada Sistem Transportasi

Kemhub mendorong secara maksimal penerapan sistem intelegensi buatan dan protokol kesehatan pada transportasi di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Ganjar Izinkan Kalangan Seniman Gelar Pentas Virtual

Ganjar meminta para seniman bersabar dengan kondisi yang terjadi saat ini.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Awal 2021, Ridwan Kamil: Vaksin Covid-19 Bisa Diberikan ke Masyarakat

Ridwan Kamil mengatakan bahwa diperkirakan vaksin Covid-19 bisa diberikan ke masyarakat pada awal tahun 2021.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Kasus Baru Tambah 1.815, Ini Sebarannya

Jawa Timur mencatat penambahan kasus baru Covid-19 terbanyak pada hari ini, Rabu (5/8/2020) berjumlah 417.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

TNI dan BTN Bahas Kerja Sama Perumahan Prajurit

Panglima TNI menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kerja sama yang telah dibangun selama ini antara BTN dan TNI.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sumba Barat NTT

Gempa tidak berpotensi tsunami dan BMKG menyarankan untuk waspada adanya gempa susulan.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

LPSK-BNPT Susun Strategi Implementasi PP 35/2020

LPSK berkeinginan agar PP tersebut berjalan dengan baik lantaran korban terorisme masa lalu selama ini belum merasakan perhatian memadai dari pemerintah.

NASIONAL | 5 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS