Raih WTP, Momentum Kejaksaan Agung Transparansi dan Akuntabilitas
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Raih WTP, Momentum Kejaksaan Agung Transparansi dan Akuntabilitas

Rabu, 5 Agustus 2020 | 13:33 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung kembali memeroleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Kejaksaan Agung Tahun 2019.

Pakar Hukum Tata Negara dari Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf mengapresiasi Korps Adhyaksa yang telah tertib melakukan pengelolaan, pemanfaatan serta pengalokasian keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan.

“Ya bagus, saya kira ini indikasi bahwa tertib keuangan terus dilakukan, tertib keuangan artinya perencanaan pengalokasian anggaran, pemanfaatan, penggunaan sudah sesuai akutansi yang benar, standar akutansi sudah dilakukan dengan benar, dijalankan dengan benar, tentu indikasi yang bagus hemat saya,” ujar Asep, Rabu (5/8/2020).

Asep mengingatkan pada jajaran Kejaksaan Agung agar tetap waspada dan terus menjaga nama baik Korps Adhyaksa, dengan mencegah praktek-praktek korupsi oleh oknum Jaksa yang tentunya akan merusak citra Kejagung di masyarakat.

“Ke-instansinya kan (Kejagung) mendapat WTP, nah sekarang kepada orang atau kepegawaian, pada jajaran Kejaksaan harus memiliki integritas,” katanya.

Lanjut Asep, untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara, serta meminimalisir penyelahgunaan wewenang salah satu intrumen yang bisa diterapkan yaitu menggunakan intervensi teknologi.

Seperti halnya Kejagung membuat Aplikasi E-Piutang Tilang untuk mendukung akuntabilitas penatausahaan piutang negara khususnya dari akun Denda dan Biaya Perkara Pelanggaran Lalu Lintas, yang mulai diimplementasikan di 2020.

Kemudian membuat aplikasi e-Anggaran dan E-PNBP untuk memudahkan monitoring realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara langsung.

“Satu intrumen pencegah terjadinya penyalahgunaan mulai dengan intervensi teknologi. Teknologi itu cara kita untuk meminimalisir penyelahgunaan, hemat saya positif, jadi kalau misalkan sekarang didayagunakan juga intrumen teknologi dalam cara mereka berhubungan dengan Kejaksaan apapun itu, dengan berbagai macam pengawasan dan sebagai nya menurut saya positif,” beber Asep.

Kemudian Asep menyampaikan meskipun menerapkan sistem teknologi, masih mungkin terdapat celah yang bisa dimanfaatkan oknum untuk berbuat curang, maka pembinaan Kepegawaian Kejagung harus cermat mengawasi dan menindak secara tegas bagi yang melakukan pelanggaran.

“Tinggal oknum-oknum di lapangan nih, bisa saja tidak terdeteksi oleh teknologi maupun pengawasan, oleh karena itu pembinaan Kepegawaian Jaksa Agung mesti sangat cermat betul untuk memastikan bahwa oknum-oknum Jaksa yang menyalahgunakan dapat dilakukan tindakan hukum,” tegasnya.

Sebelumnya Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan perolehan opini WTP dari BPK merupakan bentuk kesadaran dan untuk mematuhi setiap ketentuan, serta hasil dari komitmen untuk berupaya menjaga dan menyajikan kualitas pengelolaan keuangan yang dilaksanakan dengan tertib dan akuntabel secara berkesinambungan.

"Koreksi, petunjuk dan rekomendasi yang disampaikan telah memotivasi segenap satuan kerja di lingkungan Kejaksaan untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan, demi penyempurnaan praktek pengelolaan dan pertanggung jawaban keuangan agar menjadi lebih baik lagi," kata Burhanuddin.

Burhanuddin menyatakan, dengan mengingat kehadiran Kejaksaan sebagai institusi yang memegang peranan penting di bidang penegakan hukum, maka sikap, pemikiran, dan tindakan harus mampu mencerminkan keteladanan dan contoh yang baik. Kultur dan mentalitas aparatur penegak hukum yang profesional, berintegritas, dan taat pada aturan, merupakan faktor penting yang dapat mendorong dan menciptakan kesadaran, kepatuhan, dan ketaatan masyarakat terhadap hukum.

"Oleh karena itu, upaya yang akan dan terus dilakukan sebagai wujud pertanggungjawaban moral untuk membentuk kultur sebagaimana yang diharapkan, salah satunya adalah dengan menghindari berbagai bentuk penyalahgunaan dan penyelewengan dalam pengelolaan anggaran. Hal tersebut semata-mata untuk memastikan bahwa keuangan negara telah dikelola secara benar berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan," ungkapnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kejaksaan Diminta Antisipasi Pengajuan PK Djoko Tjandra

Upaya PK yang dilakukan Djoko Tjandra akan kembali diajukan setelah PK yang sebelumnya ditolak Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Seorang Pegawai Positif Covid-19, RSUD Jambi Ditutup Sepekan

Sedangkan seluruh karyawan unit poliklinik rumah sakit ini menjalani rapid test dan pemeriksaan PCR pekan ini.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Gandeng Ivanka Slank, Pegadaian Ajak Nasabah Hindari Narkoba

Pegadaian komitmen mendukung program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Pemilihan Gubernur Jambi, Fachrori Umar Masih Berjuang Meraih Dukungan PDIP

Fachrori Umar mengatakan, untuk mendapatkan dukungan PDIP, dirinya menyerahkannya kepada Safrial MS yang merupakan kader PDIP.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Cornelis Lay, Pengagum Berat Soekarno Itu Telah Tiada

"Ucapan terima kasih saya haturkan untuk rangkaian pengalaman yang saya alami bersama."

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Setelah Bunuh 2 Anak Kandung, Ayah Bersembunyi di Atas Pohon Kelapa

Kedua anak kandung korban pembunuhan ayahnya itu berinisial ABD (2) dam YBO (3).

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Maros-Pangkep Menuju Global Geopark UNESCO

Geopark Maros-Pangkep diusulkan menjadi Global Geopark UNESCO.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Tutup Usia, Cornelis Lay Bakal Dimakamkan di Pemakaman Sawitsari UGM

Informasi tutup usianya Cornelis Lay dinyatakan DPP Fisipol UGM di akun Twitter @dppugm pagi tadi.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

1.136 Pasien Covid-19 Secapa AD Bandung Sembuh

Sisa sebanyak 172 orang masih positif.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Penghimpunan Kurban Meningkat, Dompet Dhuafa Sebarkan Daging Kurban ke 2 Juta Penerima Manfaat

Secara akumulasi, angka penghimpunan kurban pada THK periode kali ini tercatat (perolehan nasional) sebesar Rp 76,9 miliar dengan pertumbuhan cukup signifikan sebesar 60% dibandingkan dengan tahun lalu.

NASIONAL | 5 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS