Pakar Hukum Nilai Jaksa Agung Tegas Terhadap Jaksa Nakal
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Pakar Hukum Nilai Jaksa Agung Tegas Terhadap Jaksa Nakal

Senin, 3 Agustus 2020 | 13:08 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung telah mencopot oknum Jaksa Pinangki Sirna Malasari dari jabatannya sebagai Kepala Sub Bagian Pemantaun dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan.

Pencopotan tersebut karena Pinangki Sirna Malasari diduga bertemu Djoko Tjandra saat masih buron di Malaysia dan Pinangki dinyatakan melanggar disiplin karena ke luar negeri tanpa izin sebanyak sembilan kali sepanjang 2019.

Pakar Hukum Pidana Universitas Indonesia (UI) Indriyanto Seno Adji menyatakan pencopotan itu merupakan bentuk ketegasan Jaksa Agung ST Burhanuddin terhadap “Jaksa Nakal” yang bermain api dengan kasus hukum.

“Jaksa Agung tidak akan kompromi dengan Jaksa siapapun yang bermain api kasus hukum apapun dan pencopotan itu merupak bentuk ketegasan Kejagung,” ujar Indriyanto, Senin (3/8/2020).

Lebih lanjut Indriyanto menyayangkan atas tindakan Jaksa Pinangki, seharusnya dirinya sebagai bagian dari Lembaga Penegak Hukum yang mengeksekusi buronan kelas kakap itu, justru malah membantu berkoalisi dengan pelanggar hukum.

“Apabila benar Jaksa Pinangki bertemu dengan Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, ini akan memperberat dugaan pelanggaran dan sanksinya, karena apapun Pinangki adalah bagian dari Lembaga Eksekutor yang akan mengeksekusi terhadap seorang buron, yang seharusnya tidak dalam posisi berkoalisi dengan buron,” bebernya.

Mengenai tindak lanjut proses hukum terhadap Pinangki, Indriyanto menyerahkannya kepada Jaksa Agung Muda Pengawas (Jamwas) yang tengah menindaklanjuti pemeriksaan yang akan menilai apakah ada tindakan pelanggaran pidana atau tidak.

“Mengenai apakah ada tindakan dan proses hukum, dugaan pelanggaran obstruction of justice terhadap yang bersangkutan, itu diserahkan kepada dan ditunggu dari Jamwas yang akan menilai hasil pemeriksaannya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Kejaksaan Agung (Kapuspenkum), Hari Setiyono mengatakan pihaknya masih memproses pelanggaran Disiplin PNS dan Kode Etik Perilaku Jaksa yang diduga dilakukan Jaksa, Pinangki Sirna Malasari.

Mari ikuti prosesnya yang hingga kini masih berjalan," kata Hari, Sabtu (1/8/2020).

Hari menyampaikan, pihaknya mempunyai mekanisme penanganan terhadap disiplin PNS dan Kode Etik Perilaku Jaksa.

"Ada Bidang Pengawasan yang bekerja atas dasar temuan sendiri, lapdumas maupun rekomendasi Komisi Kejaksaan," kata Hari.

Sampai saat ini, sambung Hari, proses itu masih berjalan. "Mari ikuti saja prosesnya," tambahnya

Untuk diketahui, seorang oknum jaksa perempuan, Pinangki Sirna Malasari yang fotonya viral tengah bersama buronan korupsi Djoko Tjandra dan pengacaranya Anita Kolopaking berbuntut panjang. Kini, Pinangki harus dicopot dari jabatannya.

Pencopotan itu tertuang dalam Surat Keputusan Nomor : KEP-IV-041/B/WJA/07/2020 tanggal 29 Juli 2020 tentang Penjatuhan Hukuman Disiplin (PHD) Tingkat Berat berupa Pembebasan Dari Jabatan Struktural. Pencopotan itu diteken langsung oleh Wakil Jaksa Agung.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kapolda Hamidin Lantik Ama Kliment Jadi Wakolda NTT yang Baru

Jabatan wakil kepala Polda NTT yang sebelumnya dijabat Brigjen Pol Drs Johni Asadoma kini dijabat Brigjen Pol Drs Ama Kliment Dwikorjanto.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Bidan DS Meninggal karena Covid-19, Empat Nakes Ikut Terjangkit

Salah satu dari empat tenaga kesehatan yang terpapar itu adalah pimpinan puskesmas di Seluma.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Sejumlah Parpol Belum Tentukan Calon Gubernur Bengkulu

Di antaranya Demokrat, Nasdem, PDIP, Gerindra, Perindo, PKB dan PPP.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Jokowi Soroti Angka Kematian di Indonesia Lebih Tinggi daripada Angka Kematian Global

Angka kematian di Indonesia lebih tinggi dibandingkan global.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Jokowi Kritik Masih Ada 40% Kementerian/Lembaga Belum Ada DIPA Stimulus Penanganan Covid-19

Masih ada kementerian yang belum memiliki daftar DIPA untuk stimulus.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Jokowi Sumbang Sapi Seberat 800 Kilogram untuk Dipotong di Kebun Raya Bogor

Jokowi sumbang sapi sebesar 800 kg untuk kurban di Kebun Raya Bogor.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Penularan Meningkat, Presiden Akui Masyarakat Makin Khawatir

Masyarakat kuatir penularan Covid-19 meningkat.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Jokowi Kecewa Penyerapan Anggaran Stimulus Penanganan Covid-19 Baru 20%

Jokowi kembali kecewa penyerapan anggaran Covid-19 rendah.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Kempupera Siapkan Rest Area di Kawasan Puncak Bogor

Kempupera bangun rest area di kawasan Puncak, Bogor.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Kasus Djoko Tjandra, Akankan Tiga Serangkai “Reuni” di Sel Bareskrim?

Andai Anita ditahan, tiga serangkai dalam kasus ini yakni Anita, Brigjen Prasetijo Utomo, dan Djoko Tjandra, bisa “bereuni" di sel Bareskrim.

NASIONAL | 2 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS