Mahfud Tegaskan Pejabat Lindungi Djoko Tjandra Harus Siap Dipidanakan
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Mahfud Tegaskan Pejabat Lindungi Djoko Tjandra Harus Siap Dipidanakan

Sabtu, 1 Agustus 2020 | 17:35 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan siapa saja pejabat yang selama ini melindungi terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra juga harus siap dipidanakan.

Hal tersebut dicuitkan Mahfud dalam akun Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, Sabtu (1/8/2020), yang awalnya menyoroti soal vonis yang sepantasnya diberikan atas sepak terjang Djoko Tjandra.

"Djoko Tjandra tidak hanya harus menghuni penjara dua tahun. Karena tingkahnya, dia bisa diberi hukuman-hukuman baru yang jauh lebih lama," cuit mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.

Selain korupsi, Mahfud kemudian menyebutkan tindak pidana yang dilakukan Djoko Tjandra, antara lain penggunaan surat palsu dan penyuapan kepada pejabat yang melindunginya.

"Pejabat-pejabat yang melindunginya pun harus siap dipidanakan. Kita harus kawal ini," pungkas Mahfud dalam cuitannya.

Sebagaimana diketahui, Djoko Tjandra, terpidana kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali yang telah menghilang dan buron sejak awal 2000-an itu dibekuk saat bersembunyi di Malaysia, Kamis (30/7) malam.

Selama ini, Djoko Tjandra diketahui bebas keluar masuk Indonesia karena diduga mendapatkan keleluasaan dari oknum aparat penegak hukum yang berkonspirasi dengannya.

Bareskrim Mabes Polri telah menetapkan mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Prasetijo Utomo, sebagai tersangka atas dugaan keterlibatannya dalam kasus perbantuan pelarian Djoko Tjandra.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Sumbar Wacanakan Pidana Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Sumatera Barat tengah memersiapkan peraturan daerah yang memungkinkan pemberian sanksi pidana bagi pelanggar protokol kesehatan di wilayah.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Anak Perlu Diberi Pemahaman soal Pandemi, Bukan Ditakuti

Anak perlu diberi pemahaman bahaya pandemi saat ini dengan penyampaian yang sesuai tanpa menakuti.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

PBB Distribusikan Ribuan Paket Daging Kurban

Pendistribusian daging kurban dilakukan sesaat setelah dilakukan pemotongan hewan kurban di Kantor DPP PBB, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (1/8/2020).

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Pesawat Angkut Bansos di Paniai Alami Kecelakaan

Terjadi insiden kecelakaan pesawat Tariku Aviation PK-RBP di Distrik Siriwo Kabupaten Paniai, (31/7/2020) di Bandar Udara Enarotali, Distrik Paniai Timur.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Berhasil Tangkap Djoko Tjandra, Isu Faksionalisasi di Polri Terbantahkan

Keberhasilan Polri menangkap Djoko Tjandra dinilai membantah isu yang menyebut ada faksionalisasi di tubuh Korps Bhayangkara.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Bagikan Daging Kurban, Ganjar Jalan Kaki Naik Turun Jurang

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo harus jalan kaki naik turun jurang selama kurang lebih 45 menit untuk membagikan sendiri daging kurban ke warga Dusun Girpasang.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Menko Mahfud: Djoko Tjandra Bisa Kena Pidana Tambahan

Pidana tambahan dari perbuatannya yang membuat surat palsu dan menyuap pejabat negara saat melarikan diri.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Ikadi: Iduladha Pupuk Solidaritas Kebangsaan

Tanpa adanya kerukunan, persaudaraan maupun solidaritas, baik itu keagamaan dan solidaritas kebangsaan, maka seluruhnya akan sengsara.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Megawati Sampaikan Dukacita Wafatnya Gus Im

Gus Im dikenal sebagai sosok yang gigih menanamkan Pancasila kepada generasi milenial.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Jokowi Telepon Raja Salman Ucapkan Selamat Iduladha

Jokowi menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan ibadah haji tahun ini yang diadakan secara terbatas akibat pandemi.

NASIONAL | 1 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS