Ini Pasal-pasal yang Bakal Dikenakan ke Djoko Tjandra
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Ini Pasal-pasal yang Bakal Dikenakan ke Djoko Tjandra

Jumat, 31 Juli 2020 | 17:27 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com -Bareskrim Polri akan mendalami sejumlah pasal yang mungkin bisa diterapkan pada terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Soegianto Tjandra yang ditangkap di Malaysia dan diserahkan ke otoritas Indonesia Kamis (30/7/2020).

Kabareskrin Komjen Listyo Sigit memang telah berjanji untuk membuka semua tabir aksi Djoko dan proses pidana pada mereka yang terlibat dalam proses membantu Djoko selama yang bersangkutan datang dan melakukan langkah-langkah untuk mengurus kasusnya selama di Indonesia.

Lalu apa jeratan pasal pidana baru yang mungkin dikenakan pada Djoko Tjandra yang juga bos besar Grup Mulia itu?

Seseorang yang mengetahui kasus ini mengatakan minimal ada tiga hal yang mungkin dikenakan pada Djoko.

“Pertama soal penggunaan surat palsu, lalu soal UU Imigrasi, dan soal gratifkasi. Ini yang coba akan digunakan sepanjang bisa dibuktikan,” katanya saat dihubungi Beritasatu.com,Jumat (31/7/2020).

Jika kembali diseret ke depan meja hijau maka ada kemungkinan lelaki 59 tahun itu akan lebih lama di sel. Dia tidak hanya sekadar dua tahun menjalani eksekusi hukuman dalam kasus cessie bank Bali yang telah inkracht.

Djoko memang sempat hilang setelah sukses “mengobrak-abrik” dan memberi dosa bagi Polri. Bayangkan saja dicari sejak 2019 oleh Kejaksaan Agung namun Djoko dengan leluasa keluar masuk ke Indonesia pada 1-19 Juni 2020.

Semasa di Indonesia, Djoko mengurus E-KTP, Paspor, dan mendapatkan dan menggunakan dua surat sakti yang asli tapi palsu dari mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Kakorwas) PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo.

Untuk memuluskan aksi bulusnya Djoko dibantu Prasetijo dan pengacara Anita Dewi Anggraeni Kolopaking . Kini baik Prasetijo dan Anita juga sudah jadi tersangka. Namun belum jelas motif Prasetijo membantu Djoko.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Gubernur Sumut Minta Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru Digencarkan

Gubernur Sumut meminta seluruh kepala daerah gencar melakukan sosialisasi adaptasi kebiasaan baru.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Pasien Positif Covid-19 Secapa AD Bandung Berkurang 1.093 Orang

Sebanyak 99 pasien yang dinyatakan sembuh atau negatif dari Covid-19 dari klaster Secapa AD di Bandung.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Rektor Terjangkit Covid-19, Kampus IAIN Bengkulu Ditutup Sepekan

Dengan ditutupnya kampus IAIN selama satu minggu hingga 7 Agustus itu, seluruh ASN dan Non ASN melaksanakan kegiatan administrasi di rumah.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Wapres Serahkan Sapi Kurban Seberat 878 Kg ke Masjid Agung Penata

Wapres berangkat menuju Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara (Penata), Kabupaten Serang, Banten, Jum'at (31/7/2020) pagi.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Mendagri Apresiasi Keberhasilan Polri Tangkap Djoko Tjandra

Menurut Tito, keberhasilan jajaran Polri layak diapresiasi, sebab menangkap buronan di luar negeri itu tak gampang.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Ketua MPR Ingatkan Banyak Buronan Koruptor Sembunyi di Singapura

Ketua MPR menilai keberhasilan Polri menangkap Djoko Tjandra merupakan angin segar bagi masyarakat Indonesia.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Ketua Komisi III Apresiasi Gerak Cepat Kabareskrim Polri

Komisi III DPR bakal mengawal pengusutan kasus Djoko Tjandra hingga tuntas.

NASIONAL | 31 Juli 2020

ICW Desak Pengusutan Dugaan Suap Terkait Pelarian Djoko Tjandra

ICW menilai penangkapan Djoko Tjandra harus ditindaklanjuti dengan dugaan suap pelariannya ke luar negeri.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Kembangkan Teknologi Medis, Daewoong Dorong Talenta Mahasiswa RI

Daewoong Foundation mendukung pengembangan teknologi kesehatan di Indonesia.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Peroleh Opini WTP, Nagekeo Dapat Insentif Rp 48 M

Peningkatan opini dari WDP ke WTP merupakan prestasi luar biasa yang didapat dari kerja keras dan cerdas Pemerintah Kabupaten Nagekeo

NASIONAL | 31 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS