Motif Prasetijo Turuti Kemauan Djoko Tjandra Belum Diungkap
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Motif Prasetijo Turuti Kemauan Djoko Tjandra Belum Diungkap

Selasa, 28 Juli 2020 | 15:02 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com -Mabes Polri masih belum mengungkapkan motif mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Kakorwas) PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo (BJP PU) yang tunduk terhadap perintah buronan kakap Djoko Soegianto Tjandra.

Meski sudah tersangka lulusan Akpol angkatan 91 ini memang belum dikenakan pasal motif. Seperti misalnya menerima uang, barang atau hadiah dari Djoko atau mereka yang selama ini bekerja untuk Djoko.

“Terkait motif nanti kita kembali tanyakan kepada penyidik. Kemarin kan Pak Kabareskrim sudah menyampaikan pasal-pasal berlapis ada tiga pasal untuk menjerat beliau," ujar Awi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (28/7/2020). Beliau yang dimaksud Awi adalah Prasetijo.

Jenderal bintang satu ini menambahkan,”Tentunya rekan-rekan (wartawan) sudah ada gambaran (apa motifnya) kan mulai kita sangkakan pemalsuan surat. Kemudian terkait membantu pelarian yang bersangkutan, dan terus menyembunyikan pelaku kejahatan. Dari sana ketahuan motif pribadi atau apa. Ini akan diungkap."

Seperti diberitakan Prasetijo dikenakan pasal berlapis yakni Pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 E KUHP dan pasal 426 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 221 ayat 1 ke 2 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 6 tahun.

Sangkaan 263 KUHP ayat 1 dan ayat 2 juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 E KUHP terkait pembuatan surat palsu, dan menggunakan surat palsu. Yakni surat jalan, dan surat keterangan pemeriksaan Covid-19. Di mana dua surat jalan dibuat atas perintah tersangka Prasetijo Utomo. Kemudian surat keterangan Covid-19 dan rekomendasi kesehatan yang dibuat di Pusdokkes Polri.

Sedangkan Pasal 426 KUHP terkait membantu orang yang dirampas kemerdekaannya yang dikuatkan surat Jampidsus kepada Kabareskrim Polri tentang status hukum Djoko sebagai buron.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jelang Pilkada Serentak, BPKP Inisiasi Sinergi Pengawalan Akuntabilitas

BPKP menginisiasi pentingnya kolaborasi dalam mengawal akuntabilitas Dana Hibah dan Bansos jelang Pilkada Serentak.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Presiden Keluarkan Perpres Perlindungan Anak Korban dan Anak Saksi

Presiden menetapkan Perpres Nomor 75 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Hak Anak Korban dan Anak Saksi pada 6 Juli 2020.

NASIONAL | 28 Juli 2020

KPK Fokus pada Tindakan Pencegahan, Ini Respons Ketua MPR

Kinerja KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri yang berhasil menyelamatkan uang negara Rp 79 triliun selama semester I-2020.

NASIONAL | 28 Juli 2020

MUI: Miliki Penyakit Bawaan Lebih Baik Salat Iduladha di Rumah

Umat Islam yang lanjut usia, sakit, dan memiliki penyakit bawaan diimbau agar melakukan salat Iduladha 1441 H di rumah bersama keluarga.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Menkes Setujui Sumut Jalankan Kegiatan Sosial Ekonomi Berdaptasi dengan Kebiasaan Baru

"Ada buku panduan dengan 500 halaman di dalam adaptasi kebiasaan baru ini," sebut Edy Rahmayadi

NASIONAL | 28 Juli 2020

Anita Kolopaking Mengaku Siap Dijadikan Tersangka

Anita Kolopaking sendiri mengaku siap jika pada akhirnya dijadikan sebagai tersangka.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Cegah Covid-19, Salat Iduladha di Lapangan Merdeka Medan Ditiadakan

Salat Iduladha tidak dilaksanakan di Lapangan Merdeka Medan karena jumlah jamaah yang melaksanakan salat biasanya membeludak, bahkan bisa mencapai 8.000 orang.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor Dinkes Pematang Siantar Ditutup Sementara

Penutupan kantor dinas sudah dilakukan sejak 23 Juli 2020 kemarin setelah 10 pegawainya terpapar Covid-19.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Kasus Korupsi Waterfront City, Dirut Wika Gedung Diperiksa KPK

Tim penyidik KPK menjadwalkan memeriksa Direktur Utama (Dirut) PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk, Nariman Prasetyo, sebagai saksi.

NASIONAL | 28 Juli 2020

BPJS Kesehatan Cabang Semarang Bayar Klaim Rumah Sakit Rp 1,5 Triliun

Mirah mengatakan, pihaknya terus memberikan kemudahan, kepastian dan kecepatan layanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)

NASIONAL | 28 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS