INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Investasi Jiwasraya di Reksadana Diklaim Raup Keuntungan

Kamis, 23 Juli 2020 | 13:38 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di instrumen reksadana penyertaan terbatas (RDPT) pada periode 2009-2016 diklaim mencatatkan keuntungan. Klaim itu disampaikan Dion Pongkor, kuasa hukum mantan kepala divisi investasi Asuransi Jiwasraya, Syamirwan yang menjadi salah satu terdakwa perkara dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya.

Dion mengatakan, berdasarkan kesaksian para direktur dari sejumlah manajer investasi atau MI dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (22/7/2020), total pembelian (subscription) RDPT oleh Asuransi Jiwasraya pada akhir 2008 hingga akhir 2009 mencapai Rp 10,16 triliun. Pada saat dijual kembali (redemption/penarikan dana kelolaan), pada 2016, asuransi jiwa pelat merah itu mendapatkan dana Rp 13,57 triliun.

“Dengan demikian, secara umum ada keuntungan sekitar Rp 3,41 triliun," kata Dion dalam keterangannya, Kamis (23/7/2020).

Dalam persidangan kemarin, Direktur PT Pan Arcadia Capital (PT Danawibawa Manajemen Investasi) Irawan Gunari mengakui pihaknya membentuk reksadana penyertaan terbatas atau RDPT yang dibeli Asuransi Jiwasraya pada Desember 2009 dengan nilai Rp 2,87 triliun.

Produk RDPT bernama Dhanawibawa Eksklusif Terbatas 1 itu, katanya, terdiri dari aset penyertaan atau underlying saham-saham dengan kapitaliasi kecil (small cap) dan kapitalisasi antara (mid cap). Irawan menyebut saham-saham yang menjadi undelying RDPT tersebut merupakan rekomendasi Joko Hartono Tirto, Direktur PT Maxima Integra, yang juga menjadi terdakwa dalam perkara dugaan korupsi ini. Namun, Irawan mengatakan, produk itu dijual kembali oleh Asuransi Jiwasraya pada 27 Desember 2016 dengan nilai Rp 4,28 triliun. Dengan demikian, Irawan mengklaim instrumen investasi itu memberikan keuntungan senilai Rp 1,4 triliun.

“Jadi, RDPT kami ini total subscription yaitu kurang lebih Rp 2,8 triliun. Dan total redemption-nya itu Rp 4,2 triliun. [Untung] ya, Rp 1,4 triliun," kata Irawan dalam persidangan.

Penarikan dana kelolaan atau redemption yang dilakukan Asuransi Jiwasraya itu tidak terlepas dari upaya rebalancing portofolio yang mesti direalisasikan MI setelah mendapatkan teguran dari OJK. Teguran itu diterima MI lantaran prosentase investasi Asuransi Jiwasraya pada satu saham melampaui batas maksimum.

Rebalancing portofolio itu dijalankan MI dengan menjual saham yang prosentasenya lebih dan membeli saham lainnya. Irawan mengakui penjualan tersebut bisa terealisasi lantaran saham yang menjadi underlying RDPT tersebut terbilang liquid.

Menurutnya, total keseluruhan redemption yang dilakukan Asuransi Jiwasraya secara tunai mencapai Rp3,8 triliun, sedangkan selebihnya direalisasikan secara in kind (bagi efek) atau investasi saham dengan saham lain sebagai pembayarnya.
“Jadi, redemption yang dilakukan pada akhir 2016 itu semuanya dilakukan secara cash. Tetapi pada perjalanannya sebelum menuju ke akhir Desember itu, saya nggak ingat persis, ada redemption yang dilakukan secara in kind, Rp 476 miliar. Dan memang itu menghasilkan keuntungan Rp 1,4 triliun atau 50%,” katanya.

Hal senada dikatakan Direktur PT Millenium Capital Management Fahyudin Djaniatmadja. Fahyudin mengakui pihaknya membentuk RDPT yakni MRF III dan MRF IV untuk Asuransi Jiwasraya sebagai single investor. Untuk MRF III, katanya, total subscription Asuransi Jiwasraya pada 2009 mencapai Rp 1,2 triliun yang terdiri dari tunai sekitar Rp 506 triliun, dan in kind saham dan obligasi senilai Rp 749 miliar.

Underlying saham pada RDPT itu, kata Fahyudin, juga terdiri dari saham-saham small cap. Namun, Fahyudin menyebut instrumen investasi tersebut memberikan keuntungan pada Asuransi Jiwasraya pada periode tersebut. Jiwasraya menarik dana kelolaan pada RDPT itu dengan nilai total Rp1,8 triliun pada September 2016. Redemption pada RDPT itu terbagi menjadi Rp 958 miliar secara tunai dan Rp 849 miliar in kind.

“Ya, untung sekitar Rp560 miliar. Jadi, memang RDPT itu, menghasilkan keuntungan,” katanya.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum mendakwa Direktur Utama PT Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat serta empat terdakwa lainnya melakukan korupsi terkait pengelolaan dana PT Asuransi Jiwasraya.

Atas perbuatan Benny dan Heru bersama empat terdakwa lain, keuangan negara menderita kerugian hingga sebesar Rp 16,8 triliun berdasarkan audit BPK tanggal 9 Maret 2020. Empat terdakwa lain perkara ini dengan surat dakwaan terpisah, yaitu, Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, mantan Direktur Utama PT Asuaransi Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo dan eks Kepala Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan.

Jaksa membeberkan, Benny Tjokro melakukan kesepakatan bersama dengan petinggi PT Asuransi Jiwasraya untuk melakukan transaksi penempatan saham dan reksa dana perusahaan asuransi tersebut. Kesepakatan itu dilakukan dengan tidak transparan dan akuntabel. Tiga petinggi Jiwasraya, Hendrisman Rahim, Hary dan Syahmirwan juga didakwa melakukan pengelolaan investasi tanpa analisis yang objektif, profesional dan tidak sesuai nota interen kantor pusat. Jaksa menyebut analisis hanya dibuat untuk formalitas.

Hendrisman, Hary dan Syahwirman juga disebut membeli saham sejumlah perusahaan tanpa mengikuti pedoman investasi yang berlaku. Ketiganya terdakwa disebut Jaksa membeli saham melebihi 2,5 persen dari saham perusahaan yang beredar.
Keenam terdakwa dan pihak terafiliasi juga telah bekerja sama untuk melakukan transaksi jual-beli saham sejumlah perusahaan dengen tujuan inventarisasi harga. Hal tersebut pada akhirnya tidak memberikan keuntungan investasi dan tidak dapat memenuhi kebutuhan likuiditas guna menunjang kegiatan operasional.

Jaksa mengatakan Hendrisman bersama-sama Hary Prasetyo, Syahmirwan, Heru Hidayat dan Benny melalui Joko Hartono mengatur dan mengendalikan 13 Manajer Investasi dengan membentuk produk Reksa Dana khusus untuk PT Asuransi Jiwasraya. Hal ini dilakukan agar pengelolaan instrumen keuangan yang menjadi underlying Reksa Dana PT Asuransi Jiwasraya dapat dikendalikan oleh Joko Hartono Tirto.

Jaksa juga menyebut Heru, Benny dan Joko turut memberikan uang, saham dan fasilitas lain kepada tiga petinggi Jiwasraya. Pemberian dilakukan terkait pengelolaan investasi saham dan reksadana di perusahaan tersebut selama 2008-2018.
Atas perbuatannya, keenam terdakwa didakwa melanggar melanggar Pasal 2 ayat (1) Juncto Pasal 18 dan atau Pasal 3 Juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b, Pasal 18 ayat (2) dan Pasal 18 ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PDIP Pastikan Dukung Menantu Jokowi di Pilwalkot Medan

PDI Perjuangan (PDIP) dipastikan bakal mengusung menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Afif Nasution, dalam Pemilihan Wali Kota Medan 2020.

NASIONAL | 23 Juli 2020

Soal PSBB, Wakil Ketua DPR Minta Masyarakat Bersabar

Pengambilan keputusan soal penghentian PSBB membutuhkan formulasi yang tepat untuk mencegah penyebaran virus corona.

NASIONAL | 23 Juli 2020

100 Ventilator Bantuan dari AS Tiba di Indonesia

100 ventilator tersebut merupakan bagian dari 1.000 ventilator yang akan disumbangkan AS ke Indonesia.

NASIONAL | 23 Juli 2020

Presiden: Cairkan Rp 1 Triliun untuk Koperasi

Koperasi jangan memberikan bunga tinggi kepada anggotanya.

NASIONAL | 23 Juli 2020

Sejumlah Pegawai Positif Covid-19, Kantor Dinas PKP2R Kota Medan Ditutup

Benny mengaku belum mengetahui sumber penularan yang membuat sejumlah bawahannya itu terpapar virus corona.

NASIONAL | 23 Juli 2020

Fachrori Umar Masih Harus Cari 9 Kursi untuk Penuhi Syarat Pencalonan Gubernur Jambi

Selain Hanura, Fachrori juga mendapatkan sinyal dukungan dari Partai Demokrat dan PAN yang masing-masing memiliki 7 kursi di DPRD Provinsi Jambi.

NASIONAL | 23 Juli 2020

Jokowi Berharap UMKM dan Koperasi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Pertumbuhan ekonomi nasional kuartal kedua 2020 akan jatuh sampai -4,3 persen hingga -5 persen.

NASIONAL | 23 Juli 2020

Kepala Dinas Pendidikan Jateng Dapat Promosi Jadi Dirjen di Kemdikbud

"Bersyukur atas semua yang diberikan. Semua berkat Allah," kata Jumeri, singkat.

NASIONAL | 23 Juli 2020

Ketua Fraksi Nasdem Tertular Covid-19, Gedung DPRD Sumut Disemprot Disinfektan

Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting mengatakan, penyemprotan ini mengantisipasi penyebaran virus corona.

NASIONAL | 23 Juli 2020

Atasan Meninggal karena Covid-19, Pegawai Dishub Medan Jalani Isolasi Mandiri

"Ini merupakan langkah terbaik untuk mencegah terjadinya penularan," ujar Iswar Lubis.

NASIONAL | 23 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS