Maria Pauline WN Belanda, Kabareskrim: Bukan Kendala
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

Maria Pauline WN Belanda, Kabareskrim: Bukan Kendala

Kamis, 9 Juli 2020 | 13:24 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kabareskrim Komjen Listyo Sigit mengatakan tak ada kendala dengan penyidikan Maria Pauline Lumowa kendati yang bersangkutan kini telah jadi warga negara Belanda.

Hal ini dikatakan Listyo saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (9/7/2020). Maria yang buron sejak 2003 itu memang akan kembali disidik oleh Polri.

“Setelah diserahkan maka Bareskrim akan melanjutkan penyidikannya. Kita tidak ada kendala dengan proses penyidikannya terkait kewarganegaraannya sebab ia melakukan kejahatan di Indonesia,” kata Listyo.

Jenderal bintang tiga ini menjanjikan akan terus memberikan informasi setelah melakukan pemeriksaan dan penyidikan terhadap Maria yang ditangkap di Serbia dan diserahkan ke Indonesia.

Seperti diberitakan kasus Maria berawal saat pemilik PT Gramarindo Group itu mendapat mendapat pinjaman BNI cabang Kebayoran Baru pada periode Oktober 2002 hingga Juli 2003.

Bank pelat merah ini mengucurkan pinjaman senilai 136 juta dolar AS dan 56 juta Euro—atau setara Rp 1,7 triliun dengan kurs saat itu—kepada mereka. Aksi PT Gramarindo Group bisa mulus karena dibantu orang dalam bank.

Pada 2003 BNI pusat mengendus sesuatu yang tidak beres dalam transaksi keuangan PT Gramarindo Group. Mereka menggunakan L/C fiktif untuk mendapatkan kredit.

Kasus L/C fiktif inilah yang kemudian dilaporkan ke Mabes Polri. Rekan Maria bernama Adrian Woworuntu, oknum polisi, dan oknum internal BNI pun ditangkap dan telah di vonis sementara Maria kabur tak lama saat kasus ini disidik.

Maria licin bagai belut termasuk kini jadi warga negara Belanda sebelum kini akhirnya ia pun terpeleset dan berhasil ditangkap serta diekstradisi kembali ke Indonesia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Maria Pauline Langsung Diserahkan ke Bareskrim Polri

Maria Pauline Lumowa diserahkan ke Bareskrim Polri untuk menjalani proses hukum yang dihindarinya selama 17 tahun.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Targetkan Kaum Milenial, Ini Pesan Menpora untuk I'M Gen Z

Menpora berharap program yang diusung oleh organisasi I'M Gen Z lebih kreatif dan variatif untuk menarik lebih banyak kalangan milenial.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Kuota Kurang 22.000, PPDB SMA dan Kejuruan di Sumut Dibuka Lagi

Disdik Sumut membuka kembali proses PPDB untuk tingakt SMA dan kejuruan karena sekitar 20.000 kuota belum terpenuhi.

NASIONAL | 9 Juli 2020

5 Kabupaten di Bengkulu Berstatus Zona Hijau Covid-19

Kelima kabupaten itu, yakni Bengkulu Selatan, Seluma, Mukomuko, Kaur, dan Kabupaten Lebong.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Indonesia Tidak Bisa Pecahkan Sendiri Masalah Kewarganegaraan Ganda

Permasalahan anak berkewarganegaraan ganda sering terjadi ketika berusia 21 tahun. Mereka diminta memilih, padahal di usia itu anak masih labil dalam memilih.

NASIONAL | 8 Juli 2020

Kasus Maria Pauline Buka Luka Lama Polri

Sempat buron dan menyeret petinggi Polri, berkas Maria Pauline Lumowa belum dirampungkan penyidik Polri hingga saat ini.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Yasonna Sebut Nyaris Gagal Ekstradisi Maria Lumowa

Masa penahanan Maria Pauline bakal berakhir pada 16 Juli 2020 dan akan dibebaskan jika tidak segera diekstradisi ke Indonesia.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Tiba di Indonesia, Maria Lumowa Langsung Jalani Rapid Test

Maria tiba bersama Menkumham Yasonna Laoly yang menjemputnya di Serbia.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Target Produksi Pangan Diminta Perkuat Komoditas Lokal

Komisi IV DPR berharap Kemtan memperkuat komoditas pangan lokal dalam upaya pencapaian target produksi pangan di tahun 2021.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Semarakkan HUT Ke-75 RI, Helikopter Kepresidenan Dicat Merah Putih

Helikopter yang berwarna merah putih tersebut bukan helikopter baru, namun yang biasa digunakan Presiden saat kunjungan kerja.

NASIONAL | 9 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS