KPK 'Tertarik' dengan Data Dugaan Korupsi di BUMN
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

KPK 'Tertarik' dengan Data Dugaan Korupsi di BUMN

Minggu, 5 Juli 2020 | 21:20 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengaku 'tertarik' dengan data-data dugaan korupsi di BUMN yang dimiliki Menteri BUMN, Erick Thohir. Hal ini disampaikan Nawawi menanggapi pernyataan Erick sebelumnya yang menyebut telah menemukan 53 kasus korupsi di BUMN yang berpotensi untuk merugikan negara.

"Saya jadi tertarik untuk 'meminta' data tersebut dari beliau, Mungkin luput dari pantauan dan monitoring KPK," kata Nawawi kepada awak media, Minggu (5/7/2020).

Nawawi mengatakan tak hanya sekali Erick mengungkap dugaan praktik korupsi di kementerian yang dipimpinnya. Erick Thohir sebelumnya buka-bukaan soal adanya mafia alat kesehatan. Nawawi meminta Erick tak hanya berkomentar mengenai dugaan korupsi tersebut. Untuk itu, Nawawi meminta Erick melaporkan dan menyerahkan data-data soal puluhan perusahaan pelat merah yang diduga melakukan tindak pidana korupsi kepada KPK.

"Beliau kan tahu alamat kantor KPK. Malahan tercatat sudah sampai dua kali berkunjung ke kantor KPK dan kami juga sudah pernah courtesy call ke kantornya," kata Nawawi.

Bahkan, kata Nawawi, KPK siap menjemput bola untuk memperoleh data-data yang dimiliki Erick Thohir tersebut.
"Atau jika perlu, KPK yang akan datang menjemput data-data kasus korupsi yang dimiliki Pak Erick," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kabar Gembira, Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah Lagi di Sumut

Tenaga medis juga terus bersemangat melaksanakan tugasnya mengingat jumlah kesembuhan pasien semakin tinggi

NASIONAL | 5 Juli 2020

Bersama Petrokimia, Gobel Lakukan Panen Raya di Gorontalo

Gobel menjelaskan berkat kerja sama yang dilakukan bersama Petrokimia Gresik, produktivitas jagung dalam panen meningkat hingga 2 kali lipat.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Amnesty International Sesalkan Dikeluarkannya RUU PKS dari Prolegnas

Amnesty International menilai kehadiran RUU PKS bisa memberi jaminan kepada korban kekerasan seksual.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Puskesos, Garda Depan Pendataan dan Pengaduan Masyarakat

Salah satu yang dilakukan di Puskesos ini adalah pendataan warga yang tidak mampu. Data akan diverifikasi dan divalidasi secara berjenjang.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Kekeringan Meningkat, Lahan Gambut di Muarojambi Terbakar

Kekeringan yang melanda Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi dua pekan terakhir menyebabkan hutan dan lahan di daerah itu mulai terbakar.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Mensos: KKS Hanya Bisa Dipegang Sendiri oleh KPM

Penegasan tersebut dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Apel Siaga PA 212 Libatkan Anak-anak, KPAI Minta Penegak Hukum Beri Sanksi Tegas

Dari ribuan peserta yang hadir pada aksi massa PA 212 di dua lokasi itu, 15 sampai 20 persen peserta apel akbar adalah anak-anak.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Jenazah Pasien Covid-19 Dibawa Kabur Keluarga di Medan

Jenazah pasien Covid-19 dibawa kabur pihak keluarga setelah diturunkan dari mobil ambulans di RSUP Pringadi Medan.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Pengunjung Berdatangan, Destinasi Wisata di Sumut Mulai Menggeliat

Wisatawan berdatangan dengan mengendarai mobil pribadi, sepedamotor dan angkutan umum.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Ruang Isolasi Covid-19 di DIY Hanya dipakai 69 Pasien

JUmlah tempat tidur isolasi pasien Covid-19 di DI Yogyakarta mencapai 323, sedangkan pasien yang masih dirawat b69.

NASIONAL | 5 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS