Kasus Jiwasraya, MAKI Minta Kejagung Segera Umumkan Tersangka Baru
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Kasus Jiwasraya, MAKI Minta Kejagung Segera Umumkan Tersangka Baru

Rabu, 24 Juni 2020 | 20:34 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, telah menolak eksepsi terdakwa kasus dugaan korupsi pengelolaan dana dan penggunaan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya yakni, Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro.

Selain menolak eksepsi Benny, Tjokrosaputro majelis hakim juga menolak eksepsi yang diajukan Direktur Keuangan Jiwasraya, Hary Prasetyo.

"Mengadili keberatan terdakwa dan penasihat hukum terdakwa tidak dapat diterima," ujar Rosmina, Ketua Majelis Hakim pada saat membacakan amar putusan sela di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2020).

Dalam pertimbangannya, majelis hakim mengungkapkan setelah membaca secara seksama surat dakwaan pada pokoknya masing-masing pihak dalam perkara tersebut telah diuraikan perbuatan secara lengkap dan jelas.

"Keberatan penasihat hukum telah memasuki pokok perkara maka tidak diterima," ujar Rosmina.

Dengan putusan hakim tersebut, sidang perkara dugaan korupsi pengelolaan dana dan penggunaan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya berlanjut ke tahap pemeriksaan perkara.

"Melanjutkan perkara atas nama terdakwa dengan memerintahkan penuntut umum untuk menghadirkan saksi-saksi dan barang bukti," katanya.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Bonyamin Saiman berpendapat dengan ditolaknya eksepsi dari terdakwa maka persidangan dilanjutkan untuk menghadirkan para saksi dan pembuktian perbuatan dari para terdakwa.

“Tugas jaksa sudah seperempat langkah lah, tiga perempatnya untuk pembuktian nanti, dan terdakwa juga kan berhak mendatangkan saksi meringankan, atau saksi ahli juga untuk meringankan.” Ujarnya.

Meskipun Benny Tjokrosaputro berdalih dalam pembelaanya menyatakan perkara Jiwasrara seharusnya masuk ranah pasar modal, menurut Boyamin itu merupakan hak pembelaan terdakwa yang harus dihormati.

“Yang membantah klaim ini bukan korupsi dan ini pasar modal itu nanti, akan dibuka seluas-luasnya. Kita hormatilah klaim itu, saya tidak akan berdebat disitu, hak nya terdakwa untuk membela diri.” Beber Boyamin.

Selain itu, Boyamin berharap majelis hakim dapat membuktikan di persidangan selanjutnya dengan bukti yang cukup kuat bahwa Jiwasraya merupakan kasus korupsi bukan persoalan pasar modal.

“Saya kan selaku pelapor korupsi Jiwasraya, kan sejak awal memang mengingkan di proses korupsi, wong ini saya pelapornya,” ungkap Boyamin.

Boyamin Saiman meminta penyidik Kejaksaan Agung untuk menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi Jiwasraya. Menurutnya, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga yang seharusnya melakukan pengawasan terhadap bank atau pun non bank dianggap tidak mengawasi tranksaksi investasi yang dilakukan PT Asuransi Jiwasraya.

“Saya mendesak agar tersangka baru dari OJK yang membiarkan perkara ini, Jiwasrasa bisa menginvestasikan salah segala macam. Harus ada tersangka yang dari OJK yang pengertianya bisa dianggap terlibat karena membiarkan. Dia (OJK) harusnya ngawasi, ternyata tidak mengawasi,” ujar Boyamin

Sampai saat ini, Kejaksaan Agung masih merahasiakan tersangka baru kasus korupsi Jiwasraya, Direktur Penyidikan (Dirdik) Pidsus Kejagung, Febri Ardiansyah, sempat menyampaikan bahwa pihaknya akan menetapkan tersangka baru dan akan diumumkan pekan ini. Namun, penetapan tersebut belum juga diumumkan.

Untuk mencari calon tersangka baru, Tim Penyidik Pidana Khusus Kejagung memeriksa puluhan saksi dari berbagai pihak, di antaranya OJK, Bursa Efek Indonesia, Jiwasraya, sejumlah perusahaan sekuritas, dan lain-lain.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bandara APT Pranoto Samarinda Akan Dilengkapi Laboratorium Covid-19 Mandiri

Bandara AP Pranoto Samarinda akan jadi bandara pertama di Indonesia yang memiliki Laboratorium Covid-19 secara mandiri.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Polri, Kejagung, dan Kemkumham Ajukan Tambahan Anggaran

Polri mengajukan tambahan senilai Rp 31,1 triliun untuk kebutuhan pengamanan MotoGP, termasuk pertemuan Polwan sedunia.

NASIONAL | 24 Juni 2020

PKPU Indosurya, Polri: Tak Kesampingkan Pidana

Langkah perdamaian dipastikan tidak mengesampingkan pidananya.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Polri Tetapkan 69 Tersangka Karhutla Sepanjang 2020

Polri berjanji penegakan hukum akan dilakukan secara proporsional dan profesional.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Pemeriksaan Spesimen Lampaui Target 20.000 Per Hari

Total pemeriksaan spesimen secara kumulatif hingga hari ini, Rabu (24/6/2020) mencapai 689.492.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Polisi Masih Kembangkan Kasus Narkoba yang Jerat Pejabat Bea Cukai

Polisi masih mendalami asal-usul barang bukti 20 butir ekstasi yang disita.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Khofifah Akui Kasus Meningkat, Doni Ingatkan Pengendalian

Khofifah Indar Parawansa menyampaikan masih meningkatnya kasus Covid-19 di daerahnya, terutama di Surabaya Raya.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Menpan RB Berikan Santunan untuk ASN yang Meninggal Saat Tangani Covid-19

Pemberian santunan tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah atas jasa dan pengabdian para ASN di masa pandemi Covid-19 ini.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Pemprov Wajibkan Wisatawan di DIY Miliki Paspor Digital

Pemda DIY mewajibkan wisatawan yang akan berwisata ke daerah memiliki paspor digital, dengan mengunduh aplikasi Cared+Jogja.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Tangkap Russ Medlin, Kementerian PPPA dan FBI Beri Penghargaan kepada Polda Metro Jaya

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menyatakan komitmennya tanpa henti membongkar kasus kekerasan terhadap anak dan wanita.

NASIONAL | 24 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS