MK Minta Kematian Ki Gendeng Pamungkas Diklarifikasi
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

MK Minta Kematian Ki Gendeng Pamungkas Diklarifikasi

Selasa, 16 Juni 2020 | 21:38 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com- Mahkamah Konstitusi (MK) meminta klarifikasi kematian Ki Gendeng Pamungkas yang mengajukan uji materi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

"Kami mau klarifikasi saja. Apakah ini sama dengan Ki Gendeng Pamungkas yang beberapa hari lalu itu diberitakan sudah meninggal," ujar Hakim Konstitusi Saldi Isra dalam sidang perdana yang digelar, di Gedung MK, Jakarta, Selasa (16/6/2020).

Dalam sidang itu, Ki Gendeng Pamungkas diwakili dua kuasa hukumnya, yakni Tonin Tachta Singarimbun dan Suta Widhya.

Menurut Tonin Tachta Singarimbun, Ki Gendeng Pamungkas yang diberitakan meninggal adalah paranormal bernama asli Imam Santoso, sedangkan Ki Gendeng Pamungkas yang memberikan kuasa kepadanya bernama Ihsan Masardi.

Namun, ia tidak dapat memastikan dua nama tersebut merupakan orang yang sama atau bukan dan belum bertemu, setelah Ki Gendeng Pamungkas dikabarkan meninggal dunia.

"Yang meninggal itu namanya Imam Santoso. Nah, kalau ditanya, orangnya sama apa tidak, saya juga belum tahu, Yang Mulia," ujar Tonin Tachta Singarimbun.

Ketika majelis hakim meminta bukti berupa KTP Ki Gede Pamungkas untuk mengetahui nama asli pemohon pengujian UU Pemilu, kuasa hukum menuturkan nama yang tercantum adalah Ki Gendeng Pamungkas.

Saldi Isra menekankan penting untuk memastikan pemohon telah meninggal atau hanya bernama sama, karena kasus dinilai selesai apabila pemohon sudah meninggal.

Apabila pemohon sudah meninggal, Saldi Isra mempersilakan kuasa hukum mengajukan permohonan baru dengan pemohon lain.

"Kalau anda ingin melanjutkan dengan permohonan dengan substansi yang sama, bisa diteruskan, tapi tentu dengan prinsipal yang baru. Karena apa. Kami tidak bisa menilai keabsahan konstitusional prinsipal kalau dia sudah tidak ada," kata Saldi Isra.

Ki Gendeng Pamungkas mengajukan pengujian UU Pemilu, karena keberatan calon presiden dan wakil presiden diajukan partai politik atau beberapa partai politik. Ia ingin dapat mencalonkan diri menjadi presidem atau wakil presiden pada pemilihan umum berikutnya lewat jalur perseorangan.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kekayaan Negara dan Sistem Kesehatan Bukan Jaminan Dapat Tekan Penyebaran Covid-19

Dikatakan Menlu Retno, 10 besar kasus Covid-19, tujuh di antaranya adalah negara-negara G-20 yaitu Amerika Serikat, Brasil, Rusia, Inggris dan Jerman.

NASIONAL | 16 Juni 2020

Polres Majalengka Canangkan Kawasan Industri Tangguh

Usai meluncurkan program pesantren tangguh, Polres Majalengka canangkan kawasan industri tangguh.

NASIONAL | 16 Juni 2020

Dahulu Diusir, Kini Tenaga Medis Dapatkan Kalungan Bunga di Pasar Cileungsi

Tenaga medis yang diterjunkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapatkan sambutan berupa pengalungan bunga.

NASIONAL | 16 Juni 2020

Papua Muda Inspiratif dan Bulog Gelar Operasi Pasar Murah

Ke depan, Pasar PMI Jayapura juga akan menjual kebutuhan pokok lain, minyak goreng, telur, tepung terigu, kasbi, keladi, ubi jalar, dan sayur-sayuran.

NASIONAL | 16 Juni 2020

Menlu: Pemerintah Ingin Masyarakat Produktif dan Aman dari Covid-19

Menurut Menlu Retn Marsudi, prinsip penting yang dilakukan adalah pemerintah adala “a covid-19 safe productive society”, masyarakat produktif aman dari Covid-19

NASIONAL | 16 Juni 2020

Data Sistem Informasi Personel Polri Bocor Hoax

Polri sudah memastikan bahwa tidak ada pembobolan data SIPP karena variabel screenshot yang beredar di media sosial tidak sama dengan data Polri.

NASIONAL | 16 Juni 2020

Lantik Pejabat, Menpora Tekankan Komitmen Reformasi Birokrasi

Menpora menyatakan reformasi birokrasi ini membutuhkan kinerja dan komitmen dari para pejabatnya.

NASIONAL | 16 Juni 2020

Milenial Harus Tetap Aktif dan Berkarya di Masa Pandemi

Politisi Golkar Muhammad Ali Ridha bangga dengan usaha milenial seperti Muhammad Ahmad Balbaid selaku owner Lekker Djakarta.

NASIONAL | 16 Juni 2020

Komika Bintang Emon Diduga Diserang Buzzer, Ini Tanggapan KSP

KSP menegaskan pemerintah tidak ada hubungannya dengan buzzer terkait penyerangan komika Bintang Emon yang mengkritik tuntutan Novel Baswedan.

NASIONAL | 16 Juni 2020

KPU DIY Ajukan Tambahan Anggaran Hampir Rp 20 Miliar

KPU DIY mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 19,9 miliar.

NASIONAL | 16 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS