Ridwan Kamil Tak Ingin Ada Klaster Baru Covid-19 di Sekolah
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Ridwan Kamil Tak Ingin Ada Klaster Baru Covid-19 di Sekolah

Jumat, 12 Juni 2020 | 22:11 WIB
Oleh : YUD

Bandung, Beritasatu.com- Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga kini belum memutuskan membuka kembali kegiatan pendidikan di sekolah, pesantren dan lembaga pendidikan lainnya karena pihaknya tidak ingin ada kluster baru Covid-19 yang terjadi dari kegiatan pendidikan. Hal itu diutarakan oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil saat mengumumkan perpanjangan PSBB Jabar secara proporsional di Bandung, Jumat (12/6/2020).

"Pendidikan belum dibuka karena kita sedang mengukur agar tidak ada masalah, karena di Prancis, Korea Selatan, di Israel terjadi kluster (penyebaran kasus Covid-19) dari dunia pendidikan pada saat lockdown dibuka,” ujar Kang Emil, di Bandung, Jumat.

Kang Emil yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jabar mengatakan Pemprov Jabar sangat berhati-hati dalam mengkaji pembukaan kembali kegiatan sekolah. Dia tidak ingin Jabar seperti negara-negara lain di dunia di mana terdapat banyak kasus Covid-19 berasal dari sekolah setelah pelonggaran dilakukan.

“Ini menjadi pelajaran, kami tidak ingin terburu-buru membuka institusi pendidikan,” katanya dalam silaturahmi bersama pengurus Muhammadiyah Jabar melalui telekonferensi dari Gedung Pakuan, Kota Bandung.

Untuk itu, Kang Emil meminta kepada pengurus Muhammadiyah serta lembaga lainnya yang mengelola dunia pendidikan agar berhati-hati dalam proses pembukaan aktivitasnya. Termasuk lembaga pendidikan keagamaan seperti pondok pesantren.

Pondok pesantren diminta mengajukan surat permohonan kepada gugus tugas Covid-19 di kabupaten/kotanya masing-masing apabila ingin membuka aktivitasnya, dengan berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan di lingkungan pendidikannya.

“Termasuk pesantren, jika keluarga besar Muhammadiyah ada pesantren kebijakannya adalah sementara pesantren yang diizinkan hanya yang di zona biru dan zona hijau,” kata Kang Emil.

“Kedua, murid yang dari luar Jawa Barat belum diizinkan dulu karena menjaga keterkendalian warga Jawa Barat yang sudah baik. Kemudian pesantren harus mengajukan surat permohonan pembukaan kegiatan dengan mengajukan bahwa sudah berkomitmen menjaga protokol kesehatan dan lain-lain,” katanya.

Kang Emil menekankan selama ini koordinasi dan komunikasi antara Gugus Tugas Percepatan Peanggulangan Covid-19 Provinsi Jabar dengan tokoh agama atau ulama berlangsung intens.

Menurutnya, Jabar sedang berikan kemudahan dalam mengendalikan Covid-19 dibanding provinsi lain.

“Tidak lain dan tidak bukan karena kami selalu mendengar masukan ulama, masukan orang-orang yang faham, ilmuan kesehatan, ilmuan ekonomi. Kami sebagai Gubernur nggak pernah mengambil keputusan sendiri tanpa pandangan dari para ahli, para tokoh-tokoh dan lain sebagainya khususnya para ulama dari Muhammadiyah sendiri,” katanya.*



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Dirut PT PAL Diduga Turut Kecipratan Aliran Dana Korupsi PT Dirgantara Indonesia

KPK menyebut sejumlah direksi PT Dirgantara Indonesia menerima aliran dana dari dugaan korupsi, salah satunya Budiman Saleh.

NASIONAL | 12 Juni 2020

Polda Sumut Periksa Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution

Polda Sumut memeriksa Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, Jumat (12/6/2020) sore, soal dugaan penyalahgunaan anggaran MTQ.

NASIONAL | 12 Juni 2020

KPK Tahan Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia

KPK menahan Budi Santoso dan Irzal Rinaldi Zailani terkait kasus dugaan korupsi di PT DI pada tahun 2007-2017.

NASIONAL | 12 Juni 2020

Uskup Ruteng Ajak Umat di Luwuk dan Lengko Lolok Lestarikan Lingkungan Hidup

Umat Keuskupan Ruteng harus jadi kelesterian lingkungan hidup.

NASIONAL | 12 Juni 2020

Objek Wisata di Bengkulu Dibuka, Pengunjung Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

Sejumlah objek wisata di Bengkulu, sejak dua pekan ini kembali dibuka setelah sempat ditutup. Namun pengunjung tetap diminta menerapkan protokol kesehatan.

NASIONAL | 12 Juni 2020

Gugus Tugas: Daerah Laporkan Banyak Kasus Sembuh dari Covid-19

Pasien sembuh lebih banyak dilaporkan oleh beberapa daerah dibanding kasus positif Covid-19.

NASIONAL | 12 Juni 2020

Kemsos Salurkan Bantuan Bagi Warga Telantar Terdampak Covid-19 di Jakarta

Kemsos berikan bantuan sebanyak 2.027 paket kepada PPKS terdampak Covid-19 yang berada di tempat penampungan sementara (temporary shelter), di lima wilayah DKI.

NASIONAL | 12 Juni 2020

Kasus Positif Covid-19 di Bengkulu Bertambah 3 Orang

Dengan demikian, jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Provinsi Bengkulu menjadi 95 orang.

NASIONAL | 12 Juni 2020

Pandemi Covid-19, Industri Rumahan Tempe Tetap Eksis

Semua perajin tempe saat ini tumbuh dengan baik di tengah-tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 12 Juni 2020

Kapolri: Tindak Tegas Pengambil Paksa Jenazah Covid-19

Menegakkan disiplin terkait kasus pengambilan paksa jenazah Covid-19 tidak bisa dengan bujuk rayu. Proses hukum harus dikedepankan.

NASIONAL | 12 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS