Pemerintah Ajak Swasta Kembangkan Bandara Komodo
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Pemerintah Ajak Swasta Kembangkan Bandara Komodo

Senin, 20 Januari 2020 | 08:42 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah mengajak pihak swasta untuk pengembangan Bandara Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Pengembangan Bandara Komodo diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan dan semakin menguntungkan para pengguna jasa angkutan udara.

Seperti diketahui, Kemenhub telah mengumumkan Konsorsium CAS sebagai pemenang lelang Proyek Pengembangan Bandara Komodo di Labuan Bajo, NTT dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) pada Desember 2019.

“Presiden menginstruksikan saya untuk membuat iklim kompetisi antara swasta dengan BUMN. Kita harapkan Konsorsium Cardig dan Changi bisa perform sama baiknya atau lebih baik dari BUMN. Kami ingin ini dikelola secara profesional,” kata Menhub Budi Karya melalui keterangan tertulis, Senin (20/1/2020).

Menhub mengungkapkan, penandatanganan MoU Pengembangan Bandara Komodo dengan Konsorsium pemenang lelang akan dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2020. Menhub mengatakan, akan segera melaporkannya kepada Presiden Joko Widodo.

Bandara Komodo akan menjadi pintu gerbang Labuan Bajo yang menjadi salah satu daerah dari lima destinasi wisata super prioritas atau lima Bali Baru yang tengah disiapkan Pemerintah.

Sebagai informasi, saat ini panjang landas pacu Bandara Komodo 2.250 meter akan diperpanjang menjadi 2.750 meter, perluasan apron seluas 20.200 meter persegi, perluasan terminal domestik seluas 6.500 meter persegi, pembangunan terminal internasional seluas 5.538 meter persegi, pembangunan terminal kargo seluas 2.860 meter persegi, serta pembangunan beberapa fasilitas pendukung lainnya.

Konsorsium CAS beranggotakan PT. Cardig Aero Service (CAS), Changi Airports International Pte Ltd. (CAI) dan Changi Airports MENA Pte Ltd akan mengelola Bandara Komodo dengan target dapat meningkatkan jumlah penumpang pertahunnya sampai dengan 4.000.000 penumpang pertahun dan kargo sebesar 3.500 ton pada tahun 2044 sehingga semakin meningkatkan konektivitas nasional maupun internasional.

Kerjasama KPBU tersebut mencakuo merancang, membangun, dan membiayai pembangunan fasilitas sisi darat, udara, dan pendukung. Juga mengoperasikan Bandar Udara Komodo – Labuan Bajo selama masa kerja sama selama 25 tahun, dan Memelihara seluruh infrastruktur dan fasilitas Bandar Udara Komodo – Labuan Bajo selama masa kerja sama.

Pada saat masa kerja sama berakhir, Badan Usaha wajib menyerahkan seluruh infrastruktur dan fasilitas Bandar Udara Komodo – Labuan Bajo kepada Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) dalam hal ini Dirjen Perhubungan Udara.

Nilai investasi untuk pengelolaan Bandar Udara Komodo – Labuan Bajo sebesar Rp1,20 triliun dan estimasi total nilai biaya operasional selama 25 tahun Rp5, 73 triliun.

Selanjutnya, pengelola Bandar Udara Komodo memiliki kewajiban untuk membayar Konsesi dimuka sebesar Rp5.000.000.000 dan Konsesi Tahunan dari Pendapatan Bandar Udara Komodo – Labuan Bajo sebesar 2,5 persen dengan pembayaran bertahap dua kali setiap tahun yang kemudian akan meningkat per tahun dengan kenaikan 5 persen dari biaya konsesi tahun sebelumnya, serta Clawback sebesar 50 persen.
Pewarta : Ahmad Wijaya



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Imlek, Kue Keranjang Jadi Menu Wajib

Kue keranjang tradisional dengan bahan utama beras ketan (pulut) dan gula merah kelapa merupakan menu wajib masyarakat Tionghoa yang merayakan Imlek.

NASIONAL | 20 Januari 2020

BNPT: Tidak Mudah Deradikalisasi Eks Kombatan ISIS

Tidak mudah untuk melakukan deradikalisasi bagi para mantan kombatan ISIS.

NASIONAL | 20 Januari 2020

Menhub Minta KNKT-Ditjen Perhubungan Darat Selidiki Kecelakaan Bus di Subang

Menhub meminta agar kecelakaan bus pariwisata Purnama Sari yang terjadi di Subang diselidiki secara mendalam.

NASIONAL | 20 Januari 2020

Yasonna Laoly Tidak Akan Intervensi Proses Hukum Kasus Wahyu Setiawan

Kehadiran Yasonna pada saat konferensi pers di kantor DPP PDIP dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPP.

NASIONAL | 20 Januari 2020

Gitaris Puguh Kribo Berbagi Ilmu di Ungaran

Workshop itu sendiri dikemas dalam tema Sejiwa dalam Gitar.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Ini Syarat bagi Harun Masiku jika Ingin Dilindungi LPSK

Setelah syarat formil dan materil telah rampung, maka LPSK selanjutnya akan melakukan pengecekan.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Di Hadapan Ratusan Wartawan, Kepala BNN Tunggu Didi Kempot

Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko didalaut panitia mewakili Didi Kempot menerima penghargaan yang diberikan dalam anugerah “Terima Kasihku Kepadamu 2020"

NASIONAL | 19 Januari 2020

KPK Tindaklanjuti Rumor Harun Masiku Berada di Indonesia

Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (9/1/2020) hingga saat ini Harun masih buron.

NASIONAL | 19 Januari 2020

KPK Miliki Bukti Kuat Suap Harun Masiku

KPK menyatakan penetapan seseorang sebagai tersangka dilakukan melalui gelar perkara berdasarkan bukti permulaan yang cukup mengenai peran pihak tersebut.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Adian Napitupulu Sebut Harun Masiku Korban Iming-iming Wahyu Setiawan

Kesalahan Harun adalah menuruti permintaan Wahyu.

NASIONAL | 19 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS