Menhub Minta KNKT-Ditjen Perhubungan Darat Selidiki Kecelakaan Bus di Subang
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Menhub Minta KNKT-Ditjen Perhubungan Darat Selidiki Kecelakaan Bus di Subang

Senin, 20 Januari 2020 | 06:12 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi minta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Ditjen Perhubungan Darat untuk mendalami penyebab kejadian kecelakaan di Subang, Jawa Barat yang menimpa bus pariwisata Purnama Sari di Jalan Raya jurusan Bandung-Subang, pada Sabtu (18/1/2020).

"Saya prihatin tentang kejadian itu (kecelakaan di Subang), sangat tidak diharapkan, apalagi sampai ada yang meninggal dunia oleh karenanya saya menyampaikan dukacita atas berpulangnya delapan orang saudara kita dan bagi yang luka berat akan kita tangani," kata Menhub Budi melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (20/1/2020).

Menhub mengungkapkan, pihaknya mendapatkan laporan kecelakaan di Subang itu dari Dirjen Perhubungan Darat yang menemukan beberapa kejanggalan, yaitu berdasarkan temuan sementara dari pihak kepolisian, saat kecelakaan ditemukan posisi gigi persneling berada di gigi 4. Data kendaraan yang tertera dalam STNK ternyata tidak sesuai dengan fisik kendaraan, berdasarkan data pengujian kendaraan domisili, kendaraan dimodifikasi setelah uji berkala di pengujian Majalengka. Selain itu Kartu Pengawasan sudah habis masa berlaku pada 19 Mei 2017.

“Untuk itu saya minta KNKT dan Ditjen Perhubungan Darat bersama-sama untuk mengklarifikasi itu," ujarnya.

Sebagai upaya mencegah berulangnya kejadian kecelakaan bus, Menhub mengatakan akan memetakan daerah-daerah yang rawan kecelakaan. Sebelumnya Menhub juga pernah memberikan rekomendasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengubah konstruksi jalan.

"Misal di Sumatera Selatan kita lihat itu sering dan juga kelok-kelok itu membuat perjalanannya itu lama. Jadi kami akan rapat dengan PU dan salah satunya merekomemdasikan ada jembatan sehingga ada short cut," ujarnya.

Mengenai kronologis kejadian kecelakaan bus di Subang, yaitu pada Sabtu (18/1) terjadi sekitar pukul 17.23 WIB di Jalan Raya jurusan Bandung - Subang, tepatnya di Kp. Naggrok Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, bus bernomor polisi E 7508 W dengan sopir Dede Purnama itu melaju lebih kencang dari sebelumnya.

Bus tersebut berisi 61 orang yang terdiri atas 54 orang dewasa, 5 anak-anak, 1 orang sopir, dan 1 orang kernet. Sebagian besar penumpang adalah rombongan Kader Posyandu Kelurahan Bojong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok. Semula bus mengantarkan rombongan ke lokasi wisata Gunung Tangkuban Parahu untuk selanjutnya kembali ke Depok.

Dari data yang diperoleh, selain korban meninggal 8 orang, terdapat korban luka berat sebanyak 10 orang dan luka ringan 20 orang.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Yasonna Laoly Tidak Akan Intervensi Proses Hukum Kasus Wahyu Setiawan

Kehadiran Yasonna pada saat konferensi pers di kantor DPP PDIP dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPP.

NASIONAL | 20 Januari 2020

Gitaris Puguh Kribo Berbagi Ilmu di Ungaran

Workshop itu sendiri dikemas dalam tema Sejiwa dalam Gitar.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Ini Syarat bagi Harun Masiku jika Ingin Dilindungi LPSK

Setelah syarat formil dan materil telah rampung, maka LPSK selanjutnya akan melakukan pengecekan.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Di Hadapan Ratusan Wartawan, Kepala BNN Tunggu Didi Kempot

Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko didalaut panitia mewakili Didi Kempot menerima penghargaan yang diberikan dalam anugerah “Terima Kasihku Kepadamu 2020"

NASIONAL | 19 Januari 2020

KPK Tindaklanjuti Rumor Harun Masiku Berada di Indonesia

Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (9/1/2020) hingga saat ini Harun masih buron.

NASIONAL | 19 Januari 2020

KPK Miliki Bukti Kuat Suap Harun Masiku

KPK menyatakan penetapan seseorang sebagai tersangka dilakukan melalui gelar perkara berdasarkan bukti permulaan yang cukup mengenai peran pihak tersebut.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Adian Napitupulu Sebut Harun Masiku Korban Iming-iming Wahyu Setiawan

Kesalahan Harun adalah menuruti permintaan Wahyu.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Kurangi Risiko Penularan Antraks di Gunungkidul Perlu Ada Biosecurity

Mengurangi risiko penularan antraks di Gunungkidul perlu ada biosecurity, sekaligus pembatasan mobilisasi orang dan ternak.

NASIONAL | 19 Januari 2020

BPIH Belum Pernah Alami Penyesuaian, Komponen Biaya Haji Terus Meningkat

Sejak tiga tahun terakhir biaya pelaksanaan ibadah haji (BPIH) belum pernah mengalami penyesuaian, masih berada di angka 35 juta rupiah per orang, padahal komponennya terus mengalami peningkatan setiap tahun, antara lain yakni tarif penerbangan, makanan, dan lain sebagainya.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Pilkada 2020, Anggota DPD Minta Pihak Keamanan dan ASN Harus Netral

Kunci utama keberhasilan pilkada adalah pada masalah keamanan dan proses pemilihan itu sendiri.

NASIONAL | 19 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS