Ada Kerajaan di Blora, Ganjar: Itu untuk Pariwisata
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Ada Kerajaan di Blora, Ganjar: Itu untuk Pariwisata

Kamis, 16 Januari 2020 | 19:02 WIB
Oleh : Stefi Thenu / YUD

Semarang, Beritasatu.com - Belum habis kabar munculnya keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jateng kembali digemparkan dengan kabar adanya kerajaan di Blora.

Keraton tersebut bernama Keraton Djipang, yang terletak di di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Keraton Djipang dipimpin oleh seorang raja bernama PRA Barik Barliyan Surowiyoto dan sudah berdiri sejak 2014 lalu.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat dikonfirmasi mengatakan, kabar keberadaan Keraton Djipang sudah didengarnya. Dari hasil penyelidikan, keraton itu orientasinya untuk pariwisata.

"Itu beda dengan yang di Purworejo (Keraton Agung Sejagat). Kalau di Purworejo itu kan ngeri, kalau ndak dukung disumpahin tidak selamat, dikutuk dan sebagainya. Kalau yang di Blora ini tidak ada ancaman seperti itu," kata Ganjar, Kamis (16/1).

Selain itu, keberadaan Keraton Djipang yang sudah berdiri sejak 2014 juga tidak meresahkan masyarakat. Selama ini, tidak ada keributan yang terjadi di sana.

"Selama ini relatif tidak ada geger genjik (keributan) di sana. Maka nanti biar dicek oleh Kesbangpolinmas kami," ucapnya.

Untuk itu, penanganan kerajaan di Blora lanjut Ganjar akan berbeda dengan yang ada di Purworejo. Sebab di Purworejo, banyak sekali kejanggalan yang muncul dan diduga melakukan aksi penipuan dan merugikan ekonomi masyarakat.

Ganjar meminta masyarakat untuk tidak sembarangan mendirikan kerajaan atau keraton. Ia mewajibkan seluruh masyarakat yang ingin mendirikan kerajaan untuk melapor.

"Barang siapa mau mendirikan kerajaan atau ada kerajaan masa lalu, lapor ke kami. Tolong kami diajak bicara agar kami mengerti dan tidak menimbulkan kegaduhan," tegasnya.

Disinggung kasus keraton di Purworejo, Ganjar awalnya menduga itu adalah penemuan situs. Namun ternyata, ada orang yang mendeklarasikan diri sebagai raja dan ratu.

"Akhirnya kita turunkan tim dari Kesbangpol, dari Pemkab Purworejo juga turun, Dandim, Kapolres semuanya turun tangan. Karena meresahkan, akhirnya praktik itu dihentikan. Kami tidak ingin hal itu terjadi lagi, maka tolong kalau mau mendirikan keraton, lapor ke kami," pungkasnya.

Secara terpisah, Raja Keraton Djipang, PRA Barik Barliyan Surowiyoto, menyebut keberadaan kerajaan Djipang merupakan aset sejarah dan budaya. Alasannya, di masa lalu pernah berdiri sebuah kerajaan sehingga memiliki kaitan kesejarahan.

"Ini kembali muncul di permukaan karena sebagai upaya kami untuk tetap melestarikan sejarah dan budaya yang ada. Saya memang ada keturunan dari Adipati Jipang, Arya Penangsang," ujarnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Banjir Lebak, 4 Lokasi Penambangan Emas Ilegal Disegel

Ada lima orang saksi yang diperiksa Ditkrimsus Polda Banten.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Tersangka Penyuntikan Stem Cell Ilegal Dijerat Pasal Berlapis

Para tersangka dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Terus Kembangkan Online Learning, UPH Raih Penghargaan Global Innovation Awards

Terus kembangkan online learning yang dapat menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, UPH berhasil meraih penghargaan Global Innovation Awards 2019.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Selidiki Kasus Asabri, KPK Bagi Tugas dengan Polisi

KPK bakal berbagi peran dan memberikan dukungan kepada aparat penegak hukum yang menangani kasus korupsi.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Tuduh Polisi Memeras, IPW Didesak Minta Maaf

IPW harus meluruskan dan menyelesaikan persoalan tersebut dengan pelapor serta mengklarifikasi kepada Propam Polda Metro Jaya dan Polrestro Jaksel.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Panggilan KPK, Zulkifli Hasan Sebut Belum Tahu

Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan menyatakan bahwa dia belum mengetahui adanya panggilan dari penyidik KPK.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Sebut Kasus Chuck sebagai Prestasi, Bukti Jaksa Agung Halalkan Kriminalisasi Jaksa

Haris Azhar mengatakan apa yang dilakukan Burhanuddin merupakan kemunduran kinerja Kejaksaan dan tak ada bedanya dengan pendahulunya.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Fosil Gajah Purba Ditemukan di Indramayu

Fosil gajah purba yang ditemukan di Indramayu memiliki panjang 32 cm dan lingkar tulang 22 cm.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Softex Daur Ulang Popok Bekas Jadi Batu Bata dan Minyak Bakar

Mesin hidro termal yang dapat mengolah popok bekas pakai menjadi pokbrick dan minyak bakar itu akan ditempatkan di Bank Sampah Bersinar.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Praktik Penyuntikan Stem Cell Ilegal Rugikan Negara Rp 10 Miliar

Praktik penyuntikan stem cell yang tidak memiliki izin telah merugikan negara sekitar Rp 10 miliar.

NASIONAL | 16 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS