INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Fenomena Tanah Ambles Kembali Terjadi di Gunung Kidul

Senin, 6 Januari 2020 | 17:26 WIB
Oleh : YUD

Gunung Kidul, Beritasatu.com - Fenomena tanah berlubang atau tanah ambles kembali terjadi di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Fenomena tersebut terjadi di lahan persawahan milik Jumadi di Dusun Karangawen, Desa Karangawen, Kecamatan Girisubo.

Kepala Dusun Karangawen, Yuono di Gunung Kidul, Senin (6/1/2020), mengatakan tanah berlubang atau tanah ambles pertama diketahui oleh penggarab sawah Rajiman dan Rukiyem saat keduanya ke ladang untuk melihat tanaman padi.

"Tanah berlubang atau tanah ambles diperkirakan sejak Jumat (3/1) pada saat itu hujan deras yang mengguyur Kecamatan Girisubo. Fenomena tanah ambles ditemukan pada Sabtu (4/1) pagi oleh penggarap sawah Rajiman dan Rukiyem," kata Yuono.

Ia mengatakan tanah ambles memiliki lebar sekitar tiga meter dengan kedalaman lima meter. Lokasi tersebut muncul sekitar 20-an meter dari lokasi, bekas tanah ambles yang terjadi pada 2018.

"Di sini dulunya ada luweng yang berada di dekat telaga itu. Tetapi sudah tertutup tanah, mungkin satu jalur, sehingga menyebabkan tanah ambles. Kemungkinan juga disebabkan hujan deras dengan intensitas tinggi mempercepat tanah ables," katanya.

Yuono mengakui di Dusun Karangawen sejak beberapa tahun terakhir muncul lima lubang di tanah ladang. Saat ini, bekas tanah yang berlubang itu ditanami tumbuhan, agar tidak didekati petani seperti rumput gajah yang tumbuh subur.

"Tanah ambles tidak mengganggu aktivitas petani untuk bercocok tanam dan kegiatan pertanian lainnya," katanya.

Sementara itu, dibekas lubang tanah ambles pada 2018, tempat di Dusun Gilangan sekitar 300 meter dari lokasi ditanami pisang oleh pemiliknya.

"Tidak jauh dari lokasi terdapat papan imbauan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bila daerah tersebut rawan ambles," katanya.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BKSDA Sumsel: Harimau di Muara Enim Belum Tertangkap

BKSDA Sumsel menyatakan bahwa harimau yang berkeliaran di Muara Enim dan sekitarnya hingga saat ini belum berhasil ditangkap.

NASIONAL | 6 Januari 2020

KPK Yakin Perpres Dewas Percepat Tugas Penindakan

Perpres itu telah dinantikan oleh Lembaga Antikorupsi.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Mahfud MD: Natuna Dimasuki Kapal Pencuri Ikan

Pengerahan pasukan untuk mengusir para pencuri ikan di laut Natuna sedang dilakukan pemerintah Indonesia.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Klaim Nine Dash Line, Menlu: Indonesia Takkan Mengakui

Pemerintah Indonesia tidak akan pernah mengakui terkait 9 Garis Putus-putus atau Nine Dash Line yang diklaim Tiongkok.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Soal Natuna, Ketua DPR Minta Pemerintah Utamakan Diplomasi

Puan Maharani menyatakan Pemerintah RI harus bertindak tegas untuk mendesak kapal-kapal Republik Rakyat Tiongkok meninggalkan Laut Natuna.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Jokowi: Pernyataan Pejabat Terkait Situasi di Natuna Sudah Tepat

Kedaulatan NKRI tidak mengenal tawar-menawar.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Menko Polhukam Dorong Nelayan Beroperasi di Natuna

Menko Polhukam Mahfud MD mendorong 150 kapal perikanan asal Pantai Utara (Pantura) Jawa beroperasi di Laut Natuna.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Abang None Jakarta Ulurkan Tangan untuk Korban Banjir

Abang None Jakarta mengulurkan tangannya untuk korban banjir dengan menggelar kerja bakti massal.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Mahfud: Negara Ingin Benar-benar Hadir di Natuna

Penguatan pasukan di Natuna sudah bergerak.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Jokowi Instruksikan Seluruh Menteri Turun ke Lapangan Atasi Banjir

Presiden menginstruksikn seluruh jajaran menteri terjun langsung ke lapangan untuk mengatasi bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Tanah Air.

NASIONAL | 6 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS