Presiden Jokowi: Mulai 2021, UN Dihapus
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Presiden Jokowi: Mulai 2021, UN Dihapus

Kamis, 12 Desember 2019 | 15:13 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / YUD

Karawang, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, mulai tahun ajaran 2021, Ujian Nasional (UN) dihapus dari kurikulum pendidikan nasional.

Sebagai gantinya, pemerintah akan menerapkan sistem asesmen kompetensi minimum dan survei karakter.

“Sudah diputuskan oleh Mendikbud bahwa UN mulai tahun 2021 dihapus. Artinya, sudah tidak ada UN lagi tahun 2021. UN akan diganti dengan asesmen kompetensi,” kata Presiden Jokowi di Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (12/12/2019).

Presiden Jokowi mengatakan, nantinya yang diasesmen adalah sekolah dan guru. Selain itu, akan dilakukan survei karakter berdasarkan literasi (bahasa), numerasi (matematika), dan karakter.

“Dari situ, bisa dijadikan evaluasi. Pendidikan kita sampai ke level mana. Sudah dihitung. Saya kira kita mendukung apa yang sudah diputuskan Mendikbud,” kata Presiden Jokowi.

Disebutkan, setiap sekolah akan diberikan penilaian dan yang mendapat nilai di bawah standar, wajib melakukan perbaikan dan diinjeksi sehingga bisa naik levelnya.

“Akan kelihatan sekolah mana yang perlu disuntik.

Ia mengatakan, penanganan teknis terkait penghapusan UN, kebijakannya ditangani pemerintah pusat.

“Bisa saja nanti, misalnya, perhitungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan seperti apa. Guru ditarik lagi ke pusat. Bisa saja dilakukan. Ini hanya geser anggaran dari daerah ke pusat. Itu saja. Kalau kebijakan ini bisa naikkan kualitas pendidikan akan kita jalani terus,” kata Presiden Jokowi.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mahfud: Hukuman Mati untuk Koruptor Bisa Masuk ke Revisi KUHP

"Kalau ingin lebih tegas lagi, bahwa hukuman mati harus diberlakukan kepada koruptor," kata Mahfud.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Konfenrensi Perubahan Iklim Madrid, Komisi IV DPR Tekankan Pentingnya Kearifan Lokal

Tradisionalisme pengelolaan lingkungan sudah ditinggalkan sehingga keseimbangan alam terganggu.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Polri Kerahkan 100.000 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru

Polri telah menetapkan beberapa provinsi sebagai prioritas pertama.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Dengan Bodycam, Polisi Akan Lebih Dipercaya Masyarakat

Polda Metro Jaya sudah menyiapkan ratusan unit bodycam untuk dipasang di seragam polisi.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Presiden: Tol Layang Jakarta-Cikampek II Kurangi Kemacetan 30%

Dengan dioperasikannya Tol Layang Japek II, permasalahan kemacetan yang dikeluhkan masyarakat di Jalan Tol Jakarta-Cikampek bisa diatasi.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Menko Polhukam Jamin Natal-Tahun Baru Aman

Menko Polhukam Mahfud MD yakin situasi kamtibmas dalam Natal dan tahun baru 2019 akan berlangsung kondusif.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Ini Prediksi Puncak Kepadatan Natal dan Tahun Baru

Pemudik diminta menghindari hari-hari tersebut agar tidak menambah padat.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Atraksi Pencak Silat Meriahkan Resepsi Diplomatik TNI di Mesir

Hubungan dan kerja sama antara Indonesia dan Mesir sudah lama terjalin sejak Mesir mengakui kemerdekaan Indonesia.

NASIONAL | 12 Desember 2019

KPK Periksa 6 Pejabat dan Eks Pejabat Garuda Indonesia

Tak hanya pejabat dan mantan pejabat PT Garuda, tim penyidik juga menjadwalkan memeriksa seorang ibu rumah tangga bernama Dessy Fadjriaty.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Dana Parpol Diusulkan Naik, KPK Minta Partai Tak Lagi Minta Uang ke Kader

KPK mengakui rekomendasi peningkatan dana bantuan tak menjamin persoalan korupsi di sektor politik bakal tuntas.

NASIONAL | 12 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS