Relawan Berjuang Bantu Korban Banjir di Konawe Utara
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Relawan Berjuang Bantu Korban Banjir di Konawe Utara

Sabtu, 15 Juni 2019 | 20:48 WIB
Oleh : YUD

Konawe,Beritasatu.com - Para relawan harus berjuang hingga mengeluarkan biaya jutaan rupiah untuk pergi-pulang, guna membawa bantuan logistik ke daerah terdampak banjir di Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Untuk membawa bantuan logistik kita harus membayar sewa rakit sampai Rp300 ribu sekali lewat, sebenarnya kita mengerti kalau ada yang membantu kita menyeberang, tapi harganya juga berlebihan sekali, tapi kami pasrah, karena kami tidak bisa menyeberang kalau tidak pakai rakit, apalagi ini tugas kemanusiaan," kata seorang relawan, Munawir (31), di Konawe, Sabtu (15/6/2019).

Akibat jembatan putus di Desa Andadowi, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe para pengendara yang hendak melintasi wilayah tersebut harus menggunakan rakit yang dibuat warga desa itu.

Ia mengatakan meskipun sewa rakit mahal, hal itu bukan menjadi masalah karena mereka membawa bantuan logistik untuk korban banjir di Konawe Utara.

Seorang pengemudi yang hendak mengunjungi keluarganya yang ikut menjadi korban banjir di Desa Pusuli, Kecamatan Andowia, Konawe Utara, Usman (38), mengatakan hal senada dengan Munawir.

“Saya mau pergi jenguk keluarga yang terkena banjir di Desa Pusuli, saya bawa beras, telur, mi, dan pakaian, saya kira sewa rakitnya Rp100 ribu atau Rp150 ribu. Eh, ternyata Rp200 ribu hingga Rp300 ribu, tapi meskipun harganya begitu kita tetap sewa rakit itu," kata dia.

Harga sewa yang dibebankan kepada para pengendara roda empat jenis minibus bervariasi, sesuai beban yang dimuat. Untuk sekali menyeberang, pengendara mobil harus mengeluarkan biaya senilai Rp200 ribu hingga Rp300 ribu sekali melintas.

Untuk melintasi banjir dengan menggunakan rakit di wilayah itu, pengendara sepeda motor harus membayar Rp15 ribu, sedangkan untuk orang Rp10 ribu sekali menyeberang

"Sekali menyeberang saya bayar Rp15 ribu, kalau mobil yang menyeberang saya dengar sampai Rp300 ribu sekali menyeberang, tapi kalau orang hanya Rp10 ribu," kata Aldi (23), salah satu karyawan tambang di Morosi

Pengemudi rakit, Yusran (28), mengatakan tarif Rp200 ribu hingga Rp300 ribu itu karena jasa rakit sekali menyeberang membutuhkan tenaga sampai 11 orang sehingga harus berbagi. Selain itu, mereka selalu berendam dalam air sampai berjam-jam lamanya.

"Kami ada 11 orang, tapi terhitung 12 dalam membagi hasil, satu orangnya dihitung rakit dan diberikan kepada pemilik rakit, kita bantu menyeberangkan kendaraan dengan berendam dalam air dari pagi sampai malam, maka wajar kami patok harga Rp200 ribu, belum lagi kalau muatannya berat, kita kasih Rp300 ribu, karena dorongnya susah dan kadang rakit sempat patah," katanya.

Berdasarkan pantauan di Desa Andadowi, hingga Sabtu genangan air semakin bertambah, namun pengendara, baik roda dua maupun empat, tetap memadati desa tersebut untuk antre menyewa rakit.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Sebut Banyak Pelanggaran dalam Gugatan Prabowo, KPU: Kok Tidak Lapor Bawaslu

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari mengaku aneh dengan perbaikan permohonan sengketa PHPU Pilpres Prabowo-Sandi

NASIONAL | 14 Juni 2019

PBNU: Yang Menolak Pancasila Mencapai 23 Persen

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj mengungkapkan ada sekitar 23 persen penduduk Indonesia saat ini yang menolak kehadiran Pancasila

NASIONAL | 14 Juni 2019

Penanganan PHPU, KIP Sebut MK Lembaga yang Sangat Terbuka

Komisioner KIP Romanus Ndau Lendong menyebutkan bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan lembaga yang sangat terbuka.

NASIONAL | 15 Juni 2019

Pemkot Samarinda Perpanjang Status Darurat Banjir

Pemkot Samarinda memperpanjang masa status tanggap darurat banjir hingga sepekan ke depan.

NASIONAL | 15 Juni 2019

KM Nusa Kenari Tenggelam Diduga Karena Kelebihan Muatan

KM Nusa Kenari tenggelam di perairan laut Tanjung Margeta, Alor, NTT pada Sabtu (15/6/2019).

NASIONAL | 15 Juni 2019

Kempupera Bangun Jalan Pintas Mengwitani-Singaraja

pengembangan jalan yang menghubungkan dari Denpasar ke Singaraja tersebut sangat dibutuhkan.

NASIONAL | 15 Juni 2019

Pesta Kesenian Bali Tebarkan Semangat Toleransi

PKB merupakan wujud nyata membumikan nilai-nilai Pancasila.

NASIONAL | 15 Juni 2019

Kivlan Diperiksa Soal Dana dari Habil

Dana itu diduga sebagai upah untuk eksekutor yang akan membunuh sejumlah tokoh nasional.

NASIONAL | 15 Juni 2019

Pakar: Bambang Widjojanto Bisa Merusak Citra Peradilan

Orang atau advokat yang sedang menjabat sebagai pegawai atau pejabat dalam pemerintahan tidak boleh beracara.

NASIONAL | 15 Juni 2019

Kejari Surabaya: Rutan Medaeng Wajib Kembalikan Henry Gunawan

Pembebasan bersyarat Henry J Gunawan tidak memiliki dasar hukum.

NASIONAL | 15 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS