DKI: Kebijakan Ganjil Genap untuk Kendalikan Pergerakan Masyarakat
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

DKI: Kebijakan Ganjil Genap untuk Kendalikan Pergerakan Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2020 | 21:27 WIB
Oleh : Hotman Siregar / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melaporkan bahwa jumlah pelanggaran ganjil genap sejak Senin (10/8/2020) kemarin mencapai 1.062 kendaraan. Pelanggaran tersebut melalui dua skema yaitu tilang manual dan tilang E-TLE atau tilang elektronik.

"Data penindakan pelanggaran Gage Tanggal 10 Agustus kemarin, kami catat bahwa tilang manual sebanyak 619 kendaraan, dan tilang E-TLE sebanyak 443, sehingga total ada 1.062 kendaraan," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta, Selasa (11/8/2020).

Syafrin menjelaskan kebijakan ganjil genap memang telah berlaku selama sepekan. Namun, kata dia, pihaknya baru menerapkan sanksi terhadap pelanggar sejak kemarin.

Dia beralasan, gage periode 3-7 Agustus tersebut masih dalam masa sosialisasi. Pelanggar yang kedapatan dalam periode tersebut tetap diberhentikan.

"Mulai kemarin, sudah ada penegakan hukum oleh rekan-rekan kepolisian. Mulai hari ini kita juga mulai melakukan pengumpulan data-data untuk kita jadikan bahan evaluasi," ujarnya.

Syafrin menegaskan setelah memperoleh data penerapan ganjil genap tersebut, pihaknya juga akan langsung melakukan evaluasi berkala per pekan. Hal itu untuk melihat perkembangan dan efisiensi berlakunya kebijakan gage di 25 ruas di Jakarta.

"Kami akan lakukan evaluasi per minggu, kita akan melihat kinerja lalu lintas, kinerja angkutan umum dibandingkan dengan pertambahan angka kasus positif Covid-19 di Jakarta termasuk di dalamnya kita akan lihat hasil evaluasi penegakan hukum terhadap penetapan pembagian waktu shift kerja bagi pekerja di Jakarta," ujarnya.

Syafrin menyebut hingga saat ini berlakunya gage memang tak lantas membuat masyakarat beralih menggunakan angkutan umum.

Syafrin mengaku kebijakan gage di tengah pandemi Covid-19 memang punya tujuan yang berbeda dengan gage di masa normal.

"Jika pada masa normal tujuannya memindahkan orang dari kendaraan pribadi ke angkutan umum, maka pada masa pandemi Covid-19, kebijakan ganjil genap menjadi instrumen pengendalian pergerakan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 agar mobilitas warga tidak tinggi sehingga tidak terjadi kerumunan atau keramaian," kata dia.

Dia berharap warga memahami dan disiplin. "Bagi warga yang sudah dapat jadwal bekerja dari rumah, silakan bekerja dari rumah, jangan kemudian melakukan mobilitas yang justru itu menimbulkan keramaian. Dan ini tidak baik untuk kita bersama yang sedang berupaya mengatasi pandemi Covid-19," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

45 Kamera ETLE Baru Dioperasikan, Ini Daftar Lokasinya

Berikut titik lokasi 45 kamera ETLE baru yang dioperasikan di DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 11 Agustus 2020

Polda Metro Operasikan 45 Kamera ETLE Baru

Polda Metro Jaya telah mengoperasikan 45 kamera pengawas atau CCTV sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) baru, di DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 11 Agustus 2020

Wagub DKI: Etnis Tionghoa Berperan Besar dalam Pembangunan Jakarta

Interaksi antara warga Tionghoa dan masyarakat Betawi sudah berlangsung sejak masih berbentuk nusantara.

MEGAPOLITAN | 11 Agustus 2020

Pelaku Teror Penembakan di Tangsel Mengaku Salah dan Menyesal

Salah satu korban berinisial WO meminta agar polisi memproses pelaku sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku.

MEGAPOLITAN | 11 Agustus 2020

27 Pegawai dari Delapan Puskesmas di Kota Bogor Positif Covid-19

27 orang pegawai dari 8 Puskesmas di Kota Bogor positif terpapar infeksi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 11 Agustus 2020

Pemkot Bekasi Minta Masyarakat Tiadakan Lomba dalam Rangka HUT RI

Pemkot Bekasi mengajak masyarakat untuk tidak merayakan HUT RI dengan kegiatan perlombaan ataupun kegiatan lain yang mengumpulkan massa.

MEGAPOLITAN | 11 Agustus 2020

Depok dari Zona Merah Jadi Oranye

Status Kota Depok berubah dari zona merah atau risiko tinggi kembali ke status risiko sedang atau zona oranye.

MEGAPOLITAN | 11 Agustus 2020

Ini Penyebab Positif Covid-19 DKI Tertinggi di Indonesia

Jumlah kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta menjadi yang tertinggi di Indonesia karena terdapat tambahan jumlah kasus yang ditangani di RS Darurat Wisma Atlet.

MEGAPOLITAN | 11 Agustus 2020

Menhub: Kapasitas KRL Sudah Maksimal

Kapasitas kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek saat ini sudah maksimal dengan adanya pembatasan dengan daya tampung 400.000 penumpang per hari.

MEGAPOLITAN | 11 Agustus 2020

Ini Motif Pelaku Penembakan di Tangsel

Pelaku penembakan mengklaim ingin membubarkan balapan liar yang sempat meresahkan warga.

MEGAPOLITAN | 11 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS