Pedagang Keluhkan Kantong Ramah Lingkungan Sulit Didapat
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Pedagang Keluhkan Kantong Ramah Lingkungan Sulit Didapat

Minggu, 19 Juli 2020 | 18:02 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pedagang tradisional di Pasar Tebet Barat, Jakarta Selatan mengeluhkan ketersediaan kantong belanja ramah lingkungan. Seperti diketahui kantong belanja tersebut merupakan pengganti kantong plastik yang telah dilarang sejak 1 Juli 2020.

"Kalau kantong plastik diorder sekarang besok sudah ada barangnya. Tapi kalau tas belanja ini (tas ramah lingkungan) dipesan sekarang, minggu depan belum tentu ada," katas Mastur pedagang plastik dan sembako di Pasar Tebet Barat, Minggu (19/7/2020).

Menurut Mastur, hampir semua pedagang plastik kemasan di Pasar Tebet Barat kini beralih menjual tas belanja ramah lingkungan sehingga setiap kali pemasok datang membawa barang ini selalu menjadi rebutan.

Bahkan ada pedagang yang memesan langsung kepada distributor dalam jumlah banyak.

"Produksi tas belanja ramah lingkungan tidak memadai, pemasok ke sana, ke mari juga susah mendapatkan barang," kata Mastur.

Sejak kebijakan larangan kantong plastik diberlakukan, pedagang plastik banyak yang memesan kantong belanja ramah lingkungan kepada distributor, akibatnya produk tersebut kini sulit didapat.

"Baru sekali order sudah kosong, stok ditingkat distributor justru kebanyakan kantong plastik yang sudah dilarang," kata Ali pedagang lainnya.

Tas belanja ramah lingkungan yang dipesan oleh pedagang dengan ukuran standar disesuaikan dengan minat pembeli, yang paling banyak dipesan seperti ukuran 25x35 cm seharga Rp25 ribu selusin lalu dijual secara eceran sebesar Rp3.000. Berikutnya ukuran 30x40 cm Rp30 per lusin, dijual Rp4.000 eceran, dan ukuran 38x45 cm seharga Rp 45 ribu per lusin dijual Rp5.000 satuannya.

Kondisi tersebut membuat pedagang plastik merasakan dampak yang signifikan sejak larangan kantong plastik diberlakukan. Jika dalam sepekan pedagang mampu menjual 10 bal (25 kilogram) kantong plastik dengan keuntungan mencapai 10 persen dari pembelian atau Rp650 ribu. Sejak larangan, pedagang mengaku kehilangan pendapatan hingga 90 persen.

Pedagang mengaku, rata-rata pendapatan terbesar pedagang plastik adalah dari penjualan kantong plastik segala ukuran yakni sebesar 90 persen, sisanya 10 persen dari plastik jenis lain seperti plastik kiloan.

Terhitung sejak 1 Juli 2020 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberlakukan kebijakan larangan kantong plastik sekali pakai (kresek) berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan di pusat perbelanjaan, pasar modern, supermarket dan pasar rakyat.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Wagub DKI Sebut Raperda Reklamasi Ancol Sudah di DPRD

Reklamasi kawasan Ancol merupakan proses lanjutan program Jakarta Emergency Dredging Initiative.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

Perpanjang PSBB Proporsional, Depok Berada di Level 3 Kewaspadaan

Kota Depok mengikuti pengaturan perpanjangan PSBB Proporsional sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

KPU Depok Laksanakan Coklit ke Rumah Selebriti

Sejumlah rumah selebriti yang juga turut didatai KPU Depok diantaranyayakni Ayu Ting Ting, Raffi Ahmad, Mamah Dedeh, dan Fani"Ucup" Fadilah.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

Security di Perumahan Catherine Wilson Juga Ikut Diciduk

Catherine Wilson disebut menyuruh security perumahannya berinisal J untuk membeli sabu dari DPO A yang saat ini masih buron.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

Pasien Meninggal Akibat Covid-19 di Indonesia Capai Jumlah Terbanyak Hari Ini

Korban meninggal akibat Covid-19 dalam sehari pada Minggu (19/7/2020) mencapai jumlah terbanyak yakni 127.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

Wagub DKI Pastikan Reklamasi Ancol Bukan untuk Kepentingan Pribadi

Salah satu tujuan reklamasi adalah mencegah banjir di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

Sastrawan Sapardi Djoko Dimakamkan di Giri Tonjong Bogor

Pihak keluarga meminta agar kerabat dan sahabat tidak ikut mengantar di pemakaman karena kondisi pandemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

Angka Positif Covid Menurun, RSK Griya Anabatic Tangerang Resmi Ditutup

Sekarang untuk penanganan Covid-19 difokuskan di tiga rumah sakit yang menjadi rujukan yakni RSUD Kabupaten Tangerang, RSUD Balaraja, dan RS Siloam Kelapa Dua.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

Minim Penumpang, Stasiun Tangerang Tak Jadi Prioritas Bus Gratis

Kondisi di Stasiun Tangerang relatif kondusif meski tanpa bantuan bus gratis.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020

Menelusuri Jejak Pelaku Kasus Kematian Yodi Prabowo

Polisi memeriksa saksi yang hingga kini sudah berjumlah 29 orang dari keluarga, teman dekat, teman kantor, hingga saksi di sekitar lokasi.

MEGAPOLITAN | 19 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS