Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Melonjak, Operasional Pasar Tradisional Diminta Dibenahi
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Melonjak, Operasional Pasar Tradisional Diminta Dibenahi

Jumat, 10 Juli 2020 | 18:47 WIB
Oleh : Yustinus Paat / Yudo Dahono

Jakarta, Beritasatu.com - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia DPRD DKI Jakarta menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terlihat belum serius membenahi protokol kesehatan di pasar tradisional yang merupakan titik episentrum penyebaran virus Covid-19 di Jakarta. PSI pun mendesak Gubernur Anies Baswedan segera membenahi pasar tradisional agar penyebaran virus dapat dikendalikan.

“Kita butuh terobosan dan ketegasan untuk memutus rantai penyebaran virus. Sekarang ini virus dari pasar tradisional sudah merambah ke pemukiman sekitar. Kalau tidak dibenahi lonjakan kasus akan terus terjadi,” ujar anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana usai melakukan sidak ke Pasar Jaya Cengkareng, Jakarta Jumat (10/7/2020).

Dari hasil sidak tersebut ditemukan belum ada ketentuan pasti terkait pembatasan pengunjung pasar hingga 50 persen. Padahal sejak aturan ganjil genap pedagang dihapus, kapasitas pengunjung pasar ini akan diawasi dan diperketat. Pengerahan 5000 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memantau juga masih belum menjamin pelaksanaan protokol kesehatan akibat buruknya sistem ventilasi dan minimnya jarak antar lapak pedagang sehingga resiko penularan tinggi.

William juga mendapati pos pemantauan pengunjung dilakukan di samping parkiran motor dan bukan di pintu masuk pasar. Ini menyebabkan pengunjung yang berjalan kaki dapat mudah lolos dari hitungan. Pengelola pasar juga tidak punya hitungan pasti berapa jumlah pengunjung yang diperbolehkan masuk ke dalam pasar.

“Diperkirakan 500 pengunjung boleh masuk pasar, tapi itu hanya tebakan pengelola pasar saja. Tapi bagaimana mau dibatasi kalau tidak ada yang menghitung,” jelas William.

Saat mengunjungi Pasar, William hanya didapat sekitar 10 (sepuluh) ASN yang bertugas berkeliling, jauh dari klaim akan ada 50 ASN diturunkan ke lapangan. ASN, kata dia, memang sudah bertugas, tapi fungsinya belum optimal.

"Banyak pedagang hanya memakai masker, tidak pasti apa cukup pakai masker atau wajib pakai face shield dan sarung tangan seperti anjuran Kemkes,” kritisnya.

Meski demikian William memuji langkah Pemprov DKI yang membekali setiap ASN yang bertugas dengan tes swab dan perlengkapan masker serta face shield. Selanjutnya tes swab ini harus terus digalakkan bukan hanya untuk petugas ASN tetapi juga pedagang dan pekerja pasar, termasuk petugas parkir.

“Kita harus bersama-sama memutus rantai penyebaran virus di pasar tradisional. Pembeli harus didorong untuk tidak setiap hari berbelanja ke pasar. Penjual juga harus diajarkan untuk mulai berjualan online agar interaksi tatap muka berkurang,” kata dia.

Dalam seminggu terakhir terjadi lonjakan penambahan kasus positif Covid-19 di Jakarta, dari sebelumnya 100-an kasus perhari menjadi 200-300 kasus perhari. “Kemarin Jakarta mencatat rekor penambahan 357 kasus perhari, kalau tidak ada langkah nyata pemutusan penyebaran di pasar tradisional, saya khawatir peningkatan akan terus terjadi,” pungkas William.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pemkot Bekasi Antisipasi Lonjakan Covid-19

Masyarakat diimbau untuk terus menerapkan protokol kesehatan.

MEGAPOLITAN | 10 Juli 2020

1 Korban Tenggelam di Kalimalang Ditemukan Meninggal

Bocah yang dinyatakan hilang terseret arus Kalimalang, telah ditemukan dengan kondisi meninggal, Jumat (10/7/2020) siang.

MEGAPOLITAN | 10 Juli 2020

Polemik Ancol, Wagub DKI: Bukan Reklamasi, tetapi Perluasan Kawasan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau Ariza menegaskan bahwa pengembangan kawasan rekreasi Ancol bukanlah reklamasi, tetapi perluasan kawasan.

MEGAPOLITAN | 10 Juli 2020

Penerbitan KTP Djoko Tjandra, Lurah Grogol Selatan Terancam Dicopot

Lurah Grogol Selatan Asep Subahan terancam dicopot apabila melakukan kesalahan prosedur terkait penerbitan KTP Elektronik buronan kasus Bank Bali Djoko Tjandra.

MEGAPOLITAN | 10 Juli 2020

Temuan 8 Positif Covid-19, RSUD Kalideres Disterilisasi

Menyusul temuan delapan kasus positif Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalideres Jakarta Barat disterilisasi mulai 7-13 Juli.

MEGAPOLITAN | 10 Juli 2020

Editor Metro TV Diduga Jadi Korban Pembunuhan

Polisi menduga Editor Metro TV Yodi Prabowo (26), merupakan korban pembunuhan sebab terdapat luka tusuk di tubuhnya.

MEGAPOLITAN | 10 Juli 2020

Metro TV Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Editornya

Diduga peristiwa meninggalnya editor Metro TV terjadi ketika pulang kantor pada malam hari.

MEGAPOLITAN | 10 Juli 2020

Anak Wakil Wali Kota Tangerang Ajukan Rehabilitasi

Surat masih dilayangkan ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI.

MEGAPOLITAN | 10 Juli 2020

Tahun Ajaran Baru, Tangsel Belum Izinkan Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka

Kota Tangerang Selatan saat ini masih berada di zona merah penyebaran Covid-19.

MEGAPOLITAN | 10 Juli 2020

Editor Metro TV Ditemukan Meninggal di Pinggir Tol Ulujami

Pada saat ditemukan, korban mengenakan jaket, celana hitam, tas selempang, dan helm.

MEGAPOLITAN | 10 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS