Deteksi Antigen, Alat Tes Covid-19 dari Unpad Lebih Akurat
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Deteksi Antigen, Alat Tes Covid-19 dari Unpad Lebih Akurat

Kamis, 25 Juni 2020 | 17:35 WIB
Oleh : YUD

Bandung, Beritasatu.com - Universitas Padjadjaran (Unpad) melakukan pengembangan inovasi alat pengetesan Covid-19 yakni Deteksi CePAD atau Rapid Test 2.0 yang penamaannya dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil. CePAD ini diyakini mampu mendeteksi virus lebih cepat dibandingkan alat yang lazimnya digunakan pada saat ini.

Koordinator Peneliti Rapid Test Covid-19 Unpad dari Fakultas MIPA, Muhammad Yusuf, di Gedung Sate Bandung, Kamis (25/6/2020), mengatakan perbedaan Deteksi CePAD dengan tes cepat (rapid test) yang umum digunakan saat ini adalah molekul yang dideteksi.

Rapid test Covid-19 yang umum mendeteksi antibodi dan Deteksi CePAD ini mendeteksi antigen sehingga, kata Yusuf, Deteksi CePAD dapat mendeteksi virus lebih cepat karena tidak perlu menunggu pembentukan antibodi saat tubuh terinfeksi virus.

"Deteksi antibodi itu mempunyai kelebihan, karena proses sampling relatif cepat, dan digunakan untuk mendeteksi penyakit sudah menyebar di mana saja," kata Yusuf.

"Tapi, ketika tes cepat digunakan untuk bisa memprediksi atau ketika orang menunjukkan gejala sakit dengan antibodi biasanya akan non reaktif, karena antibodi belum terbentuk. Sehingga, kami berpikir untuk melengkapi tes cepat dengan antigen," kata dia.

Yusuf berharap dengan adanya Deteksi CePAD, deteksi dan penanganan Covid-19 di Indonesia, khususnya di Jabar, berjalan lebih optimal.

"Jadi dengan lengkapnya tes cepat ini, dengan antibodi tersebar, deteksi antigen tersedia, mudah-mudahan penanganan Covid-19 semakin baik ke depannya," ujarnya.

Pernyataan senada diucapkan Kepala Pusat Studi Infeksi Fakultas Kedokteran Unpad Bachti Alisjahbana.

Menurut Bachti, hadirnya inovasi-inovasi alat pengetesan akan mempercepat diagnosa. Hal tersebut amat dibutuhkan dalam penanganan Covid-19.

"Saya pikir setelah melihat beberapa kali uji coba ini (Deteksi CePAD), cukup menjanjikan dengan sampel yang kami punya. Setelah ini, kami akan melakukan proses uji coba lagi," kata Bachti.

Direktur Inovasi dan Korporasi Unpad Diana mengatakan panduan penggunaan Deteksi CePAD terus dimatangkan. Demikian juga dengan panduan produk. Sebab, pengambilan nasofaring, sampel Deteksi CePAD, tidak bisa dilakukan sembarangan.

"Sekarang yang digodok adalah bagaimana barang itu bisa sampai ke masyarakat," ucap Diana.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 50.000

Ada penambahan sebanyak 1.178 kasus baru positif Covid-19.

KESEHATAN | 25 Juni 2020

Saleh Husin Yakin RSP UI Akan Maju dan Berkembang Pesat

Perlu solusi pembangunan jalan tembus dari rumah sakit menuju Jalan Margonda Raya.

KESEHATAN | 25 Juni 2020

Tingkat Hunian RS Rujukan Covid-19 Turun

Vanyak pasien dengan keluhan atau gejala ringan yang melakukan isolasi mandiri di rumahnya maupun di fasilitas yang disediakan atas insiatif lingkungan rumah.

KESEHATAN | 24 Juni 2020

Aido Health Permudah Layanan Kesehatan di Tengah Pandemi

Aido Health membantu rumah sakit dan klinik untuk memberikan layanan kesehatan digital di tengah pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 24 Juni 2020

68 RS TNI AD Dilengkapi Tes PCR

Setiap RS TNI AD ditargetkan mampu memeriksa hingga 10.000 spesimen per hari.

KESEHATAN | 24 Juni 2020

Indonesia Siap Produksi 17 Juta APD Tiap Bulan

Indonesia patut berbangga karena sudah mampu memproduksi 17 juta alat pelindung diri per bulan.

KESEHATAN | 24 Juni 2020

Tiga Pilar Hidup Sehat di Era Normal Baru

Tiga pilar hidup sehat terdiri dari pola makan, istirahat dan olahraga.

KESEHATAN | 24 Juni 2020

Turun, Penambahan Kasus Covid-19 di Jatim Tetap Tertinggi

Jumlahnya memang menurun namun Jawa Timur (Jatim) masih tertinggi dalam penambahan kasus Covid-19 di Indonesia pada Rabu (24/6/2020) dengan 183 kasus.

KESEHATAN | 24 Juni 2020

Update Covid-19: Tambah 1.113, Kasus Positif Jadi 49.009

Pada Rabu (24/6/2020) terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.113. Total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 49.009.

KESEHATAN | 24 Juni 2020

Asupan Nutrisi Dukung Kekebalan Tubuh Selama New Normal

Sistem imunitas yang baik merupakan bekal menjalani kebiasaan baru di era new normal.

KESEHATAN | 24 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS