Kasus Positif Covid-19 Bertambah, Masyarakat Diimbau Waspada
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Kasus Positif Covid-19 Bertambah, Masyarakat Diimbau Waspada

Rabu, 8 April 2020 | 18:05 WIB
Oleh : Dina Fitri Annisa / Yudo Dahono

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara pemerintah khusus penanganan virus corona (Covid-19), Achmad Yurianti mengumumkan, jumlah pasien positif virus corona di Indonesia mengalami kenaikan dari data sebelumnya yaitu 2.738 kasus menjadi 2.956 orang per Rabu (8/4/2020).

“Data kasus konfirmasi positif atas pemeriksaan PCR yang kita dapatkan bahwa terdapat 218 kasus baru. Sehingga total menjadi 2956 kasus. Kemudian, terdapat 18 kasus yang sudah sembuh sehingga total menjadi 222 kasus, dan ada 19 kasus yang meninggal, sehingga total menjadi 240 kasus,” ungkapnya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Rabu (8/4).

Lebih lanjut Achmad mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, dan mendukung stategi-strategi yang telah disusun oleh pemerintah untuk memberantas pandemi virus corona ini.

Hal pertama yang bisa dilakukan masyarakat adalah menjaga jarak sosial atau social distancing untuk mencegah penularan baru di tengah masyarakat. Menurut Yuri, tindakan tersebut merupakan kuci sukses dari pengendalian Covid-19.

Untuk itulah pemerintah pusat memberikan kewenangan kepada Pemerintah Daerah untuk mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), demi meningkatkan efektifitas pembatasan jarak sosial.

“Tujuannya, bukan dimaknai melarang, tetapi membatasi. Kita sama-sama pahami, faktor pembawa penyakit ini adalah manusa. Sebaran penyakit ini sejalan dengan aktivitas sosial manusia ini sendiri. Kita yakin banyak kasus positif Covid-19 tanpa gejala banyak tersebar di lingkungan masyarakat, untuk itu kita berlakukan pula Masker untuk Semua,” terangnya.

Strategi yang kedua adalah melakukan penelusuran kontak dari kasus positif yang saat ini tengah rawat. Dalam hal ini, masyarakat wajin mewaspadai betul kelompok-kelompok yang potensial menjadi sumber penularan.

“Inilah gunanya kemudian pemerintah menentukan kebijaksanaan kebijakan untuk melakukan screening. Yaitu, untuk melakukan pemeriksaan penapisan dengan menggunakan metode rapid test,” jelasnya.

Pemeriksaan rapid test oleh pemerintah hingga saat ini, sudah didistribusikan lebih dari 450.000 ke seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk melakukan penyaringan dan penjaringan kasus penelusuran kontak pada tenaga kesehatan dan pada komunitas dimana di daerah tersebut mendapatkan banyak sekali kasus positif. Ini strategi awal yang dilakukan terkait dengan pemeriksaan tes.

Selanjutnya kebijakan yang ketiga adalah, mengedukasi dan menyiapkan secara mandiri pada sebagian hasil kontak pressing. Masyrakat yang telah menerima hasil tes positif dari rapid test atau negatif tetapi memiliki gejala, agar bisa melakukan isolasi secara mandiri.

Namun, apabila pada pemeriksaan selanjutnya menunjukkan hasil positif, atau keluhan yang berat, barulah tenaga medis akan laksanakan pemeriksaan antigen dengan metode reaksi berantai polimerase atau lebih umum dikenal sebagai PCR.

Sampai dengan hari ini, pemerintah sudah melaksanakan pemeriksaan lebih dari 15.000 orang. Ketersediaan reagen untuk PCR yang tersedia hingga saat ini mencapai 200.000. Tes PCR ini dilakukan untuk menegakkan diagnosa dari mekanisme screning yang terarah.

“Kita tidak akan melakukan skrining dengan PCR. Screening yang kita lakukan adalah dengan rapid test. Disamping juga melalui pressing dan analisis resiko kontak yang cukup tinggi. Inilah efektivitas penggunaan PCR kita. Sehingga persentase positif PCR dari pemeriksaan yang dilakukan relatif tingg. Karena PCR tidak kita lakukan dengan metode acak, tetapi terpilih, dan terstruktur mulai dari awal,” terangnya.

Strategi terakhir adalah melaksanakan insolasi rumah sakit. Ini dilakukan manakala isolasi mandiri tidak mungkin dikerjakan, karena ada tanda klinis yang membutuhkan layanan definitif di rumah sakit.

“Strategi ini kita lakukan dalam rangka untuk mengefektifkan mengefisienkan dan tepat sasaran pada saat kita menggunakan sumber daya yang kita milik,” ungkapnya.

Sedangkan untuk ketersediaan alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis, pemerintah sudah mendistribusikan 679.000 APD ke seluruh rumah sakit di Indonesia. Kemudian, saat ini pemerintah juga masih memiliki lebih dari 500.000 stok APD, 200.000 diantaranya akan didistribuskian dalam waktu dekat.

“Kita berharap ini akan membantu para petugas kesehatan agar bisa lebih profesional, lebih aman, lebih tenang dalam memberikan layanan. Namun sekali lagi ujung tombak masalah ini adalah di tengah-tengah masyarakat sekalian,” harapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kemkes: Orang Terinfeksi Corona Bisa Tularkan ke Hewan

Kemkes menyatakan bahwa mereka yang telah terinfeksi virus corona (Covid-19) termasuk yang tanpa gejala bisa menularkan virus tersebut ke hewan peliharaan.

KESEHATAN | 8 April 2020

Indonesia Dapat Alat Tes Covid-19 Baru Berkapasitas 10.000 Spesimen per Hari

Apabila semua alat tes corona telah terpasang maka dalam satu hari bisa mengetahui hasil tes 9.000 hingga 10.000 spesimen virus corona.

KESEHATAN | 8 April 2020

BCL dan Super Antioksidan Bantu Melawan Virus Covid-19

Formula BCL berfungsi sebagai receptor blocker untuk menghalau Covid-19, agar tidak menempel di paru-paru.

KESEHATAN | 8 April 2020

WHO: Dunia Kekurangan 6 Juta Perawat untuk Pasien Corona

WHO memperingatkan dunia saat ini membutuhkan hampir 6 juta perawat dalam situasi pandemi virus corona (Covid-19).

KESEHATAN | 8 April 2020

Meikarta Peduli Bantu Siloam Bangun 6 RS Darurat Baru

Total RS darurat yang dibangun Siloam mencapai 39 buah.

KESEHATAN | 8 April 2020

5 Kabar Baik tentang Covid-19

Di tengah pandemi virus corona terdapat kabar baik yang positif.

KESEHATAN | 8 April 2020

Prajogo Tambah Sumbangan untuk Covid-19 Menjadi Rp 40 Miliar

Bantuan diberikan kepada rumah sakit BUMN yang menjadi rujukan penanganan pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 8 April 2020

Akankah Saya Mati Esok Pagi?

“Ya Tuhan, ada bercak yang menyebar di paru-paru saya, yang artinya terinfeksi Covid-19," kata Indra Sihombing.

KESEHATAN | 8 April 2020

Mengapa Tes Massal Covid-19 Penting Dilakukan?

Tes corona secara massal sangat penting dilakukan hingga menjangkau sebanyak-banyaknya populasi.

KESEHATAN | 8 April 2020

Generali Indonesia Ajak Masyarakat Cegah Penyebaran Corona

Generali Indonesia menyediakan wastafel keliling dan membagikan masker ke beberapa wilayah padat di Jakarta.

KESEHATAN | 7 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS