Didik J Rachbini Dukung Langkah Erick Thohir Bubarkan BUMN "Hantu"
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Didik J Rachbini Dukung Langkah Erick Thohir Bubarkan BUMN "Hantu"

Selasa, 16 Juni 2020 | 10:04 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri BUMN Erick Thohir berencana akan membubarkan BUMN "hantu" yang keberadaannya tidak bermanfaat bagi masyarakat dan tidak memberikan kontribusi terhadap APBN malah dianggap dapat membebani.

Guru Besar Ilmu Ekonomi sekaligus Pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Didik J Rachbini mendukung langkah Erick Thohir membubarkan BUMN ‘hantu’ untuk menyehatkan BUMN melalui restrukturisasi di perusahaan BUMN. Menurutnya, sudah terdapat ratusan BUMN yang tidak signifikan memberikan keuntungan dan dalam kondisi sakit yang sudah saatnya untuk dibubarkan.

“BUMN sekarang sudah terlalu gemuk sehingga mengganggu dinamika bisnis, dan juga kontribusinya kepada BUMN tidak nyata, tidak signifikan malah menggerogoti jadi (BUMN) yang kolaps-kolaps itu, yang sudah tidak sehat itu, yang tinggal namanya memang sebaiknya dibubarkan untuk apa dipertahankan dan sudah ratusan jumlah BUMN itu,” ungkap Didik, Selasa (16/6/2020).

Didik percaya Erick Thohir sebagai seorang profesional akan menjalankan sesuai dengan kapasitasnya. Namun, ia menyayangkan sikap profesional Erick Thohir sebagai Menteri BUMN dalam melakukan kebijakan penyehatan BUMN diganggu oleh para politisi yang merasa terganggu kepentinganya sehingga berusaha untuk menyingkirkan mantan bos klub sepakbola Inter Milan itu.

“Erick itu sebagai profesional tentu akan menjalankan sesuai dengan kapasitasnya, sebagai profesional dia punya modal yang bukan seperti pejabat yang ditaroh disitu, tetapi punya pengalaman bisnis iya tidak. Sekarang diganggu oleh partai untuk disingkirkan, iya itu dinamika politik yang terjadi kan sedang diganggu seperti itu," ulasnya.

Ketua Dewan Pengurus LP3ES itu menerangkan, ketika ada perusahaan BUMN dinilai sudah tidak produktif artinya sudah tidak layak dijalankan maka sudah tidak perlu lagi untuk dipertahankan.

Didik mencontohkan, di Jepang memiliki ribuan perusahaan yang cukup dinamis, perusahaan disebut ada yang berhasil tumbuh namun ada juga yang mengalami kebangkrutan. Namun, hal itu dianggap dinamika yang biasa dalam bisnis.

“Perusahaan di Jepang itu, tumbuh-mati, tumbuh-mati biasa saja. Dunia usaha juga begitu, orang mendirikan perusahaan 10 yang jadi 3 tidak apa-apa, seperti tanam padi tidak semuanya hidup, tidak ada masalah, itu suatu dinamika yang biasa saja," ungkap Didik.

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengungkapkan, banyak perusahaan pelat merah yang tidak berguna bagi pembangunan di Indonesia.

Bahkan, ada BUMN yang tidak tahu lokasi kantornya di mana yakni PT Iglas, karena itu terang dia Menteri Erick Thohir membutuhkan kewenangan lebih besar untuk membubarkan hal tersebut.

"Sekarang kita minta supaya ada kewenangan tambahan dipegang Menteri BUMN khususnya supaya perusahaan-perusahaan yang tidak bisa dipertahankan itu bisa dibubarkan oleh Pak Menteri BUMN. Kalau itu bisa, kan membuat kita lebih lega," kata Arya di Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

Dia melanjutkan untuk membubarkan BUMN 'hantu' yang dilakukan adalah membuat payung hukum,bisa berbentuk Peraturan Presiden (Perpres).

Adapun payung hukum yang telah diberikan kepada Erick saat ini baru terkait kewenangan menggabungkan atau merger BUMN.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

KB Kookmin Bank Realisasikan Komitmen Dukung Bukopin

KB Kookmin Bank telah menyuntikkan dana untuk mendukung likuiditas Bank Bukopin.

EKONOMI | 16 Juni 2020

Realisasi Stimulus Fiskal Penanganan Covid-19 Masih Rendah

Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 677,5 triliun dan akan meningkat lagi menjadi Rp 695,2 triliun untuk menangani Covid-19.

EKONOMI | 16 Juni 2020

Rupiah Siang Ini Menguat Sejalan Mata Uang Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.047-Rp 14.100 per dolar AS.

EKONOMI | 16 Juni 2020

Jeda Siang, Mayoritas Bursa Asia Diwarnai Aksi Beli

Kospi di Korea Selatan naik 87,3 (4,3 persen) mencapai 2.118.

EKONOMI | 16 Juni 2020

Sesi Siang, IHSG Terbang 3% Dekati Level 5.000

Sebanyak 298 saham naik, 115 saham melemah dan 146 saham stagnan.

EKONOMI | 16 Juni 2020

Astra Klaim Risiko Gagal Bayar Utangnya Rendah

Virus corona tak hanya menghantam penjualan bisnis otomotif, namun juga lainnya.

EKONOMI | 16 Juni 2020

RUPST Astra Setujui Pembagian Dividen Rp 8,66 T

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2020 Astra International menyetujui pembagian dividen tunai Rp 8,66 triliun.

EKONOMI | 16 Juni 2020

RUPST Astra Tunjuk Djony Bunarto Gantikan Priyono Soegiarto

RUPST Astra diharapkan dapat menjadi pemicu peningkatan kinerja perusahaan.

EKONOMI | 16 Juni 2020

Emas Antam Terkoreksi ke Rp 898.000 Per Gram

Harga emas per 100 gram: Rp 84,012 juta.

EKONOMI | 16 Juni 2020

Kompak, Rupiah dan Mata Uang Asia di Zona Hijau

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.067 - Rp 14.077 per dolar AS.

EKONOMI | 16 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS