Terkait Tagihan Listrik, MPR Dorong PLN Utamakan Transparansi
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Terkait Tagihan Listrik, MPR Dorong PLN Utamakan Transparansi

Jumat, 12 Juni 2020 | 16:11 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo menyoroti banyaknya masyarakat yang mengeluhkan mengenai tagihan listrik yang membengkak hingga lebih dari 20% bahkan hingga dua kali lipat. Dia meminta agar PT PLN dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan respons terbaik agar masyarakat tak mengeluh.

"Yakni dengan tidak membebani masyarakat dengan tagihan listrik yang naik hingga dua atau tiga kali lipat dari biasanya," kata Bamsoet, sapaan akrabnya, Jumat (12/6/2020).

"Saya harap PLN dan ESDM juga segera memberikan penjelasan dan solusi yang konkret bagi masyarakat akan lonjakan tagihan listrik secara tiba-tiba disaat adanya aturan yang mewajibkan masyarakat berada di rumah," tambahnya.

Menurut Politikus Golkar itu, bila diperlukan, investigasi bisa dilaksanakan bersama tenaga pencatat meter penggunaan listrik di bawah pengawasan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sehingga protes masyarakat atas tagihan tak wajar bisa terjawab.

Yang utama, Bamsoet menyatakan bahwa masalah ini terjadi karena transparansi dari PLN sendiri masih dipertanyakan oleh banyak masyarakat.

"Kami mendorong PT. PLN untuk transparan dalam memberikan data tagihan listrik kepada masyarakat, dari mulai jumlah pemakaian hingga tarif yang dikenakan," katanya.

Lebih jauh, Bamsoet menilai idealnya PT PLN dan Pemerintah berkomitmen untuk memberikan pelayan terbaik kepada masyarakat. Bahkan PLN seharusnya dapat berperan dalam memberikan keringanan listrik bagi masyarakat di tengah pandemi ini



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

AIA Pasarkan Paydi melalui AIA DigiBuy

AIA DigiBuy ini merupakan bentuk dukungan dan respon cepat atas stimulus baru yang dikeluarkan oleh Otoritas jasa Keuangan (OJK) terkait Paydi.

EKONOMI | 12 Juni 2020

Ini Daftar Saham yang Banyak Ditransaksikan

PT Putra Rajawali Kencana Tbk (PURA) dengan frekuensi 47.520 kali.

EKONOMI | 12 Juni 2020

Kapitalisasi BMRI dan HMSP Melonjak Tajam

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengalami kenaikan tertinggi sebesar Rp 200 (4,2 persen) mencapai Rp 4.890 dengan kapitalisasi pasar Rp 225,9 triliun.

EKONOMI | 12 Juni 2020

Ditutup Melemah ke Rp 14.133, Rupiah Terburuk di Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.069- Rp 14.213 per dolar AS.

EKONOMI | 12 Juni 2020

Seharian Tertekan, IHSG Ditutup Menguat 25 Poin

IHSG sempat mencapai rekor tertinggi di 4.880 dan terendah 4.712.

EKONOMI | 12 Juni 2020

Dorong UMKM, KBI Gandeng Perinus Manfaatkan Sistem Resi Gudang

Kerja sama ini diharapkan mendukung pengembangan UMKM nelayan dan pengusaha perikanan.

EKONOMI | 12 Juni 2020

Erick Pangkas Separuh Direksi Pertamina, Ada 6 Posisi CEO Baru

Erick Thohir memangkas semua nama-nama yang mengisi jajaran direksi lama yang berjumlah 11.

EKONOMI | 12 Juni 2020

Nicke Widyawati Tetap Pimpin Pertamina

Basuki Tjahaja Purnama tetap dipercaya memegang jabatan komisaris utama.

EKONOMI | 12 Juni 2020

Kurs Rupiah Terus Melemah ke Kisaran Rp 14.200

Kurs rupiah berada di level Rp 14.204 per dolar AS atau terdepresiasi 184 poin (1,31 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya.

EKONOMI | 12 Juni 2020

IHSG Sesi I Melemah 0,47%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,47 persen ke kisaran 4.831,78 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (12/6/2020).

EKONOMI | 12 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS