OJK Sebut Pembobolan Bank DKI Karena Kelemahan Vendor TI
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

OJK Sebut Pembobolan Bank DKI Karena Kelemahan Vendor TI

Jumat, 29 November 2019 | 16:23 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan pembobolan dana yang merugikan PT Bank DKI hingga Rp 50 miliar karena kelemahan instalasi yang dilakukan perusahaan vendor Teknologi Informasi (TI) di jaringan mesin ATM.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK Slamet Edy Purnomo di Jakarta, Jumat (29/11/2019), mengatakan sudah memerintahkan Bank DKI untuk menyelesaikan permasalahan jaringan TI tersebut. Perusahaan vendor IT terkait pun sudah menyatakan akan bertanggung jawab.

Kasus tersebut, ujar Slamet, bermula dari perbaikan inti sistem perbankan (core banking system) yang dilakukan Bank DKI pada awal Januari 2019.

Dalam perbaikan itu, program aplikasi yang dipasang vendor rupanya tidak bisa mendeteksi proses pengalihan (switching) antara ATM. Alhasil, saat nasabah Bank DKI menarik uang di ATM milik perbankan lain, maka saldo nasabah tersebut tidak berkurang.

"Ini sebenarnya masalah teknis sekali. Di ATM bank lain itu ada menu cek saldo, setelah cek saldo, nasabah setelah itu menarik dana. Sistem tidak bisa membaca penarikan ini, dia hanya bisa membaca cek saldo. Jadi saldonya tetap. Ini cara membaca coding (kode). Kesalahan ada di vendor," ujarnya.

Slamet menyebut kejadian itu bukan semata-mata karena kelemahan internal Bank DKI. Namun lebih ke kesalahan vendor. Sebab, kata Slamet, hanya pengambilan dana dari satu bank swasta saja pembobolan itu bisa terjadi.

"Itu bukan kelemahan dari internalnya, tapi vendornya. Kebetulan ATM yang diambil itu bukan di ATM DKI, hanya ATM bank lain (yang terjadi pembobolan). Anehnya cuma di ATM sebuah bank swasta itu saja,," kata Slamet.

Slamet mengingatkan kepada seluruh perbankan untuk selalu memiliki tim kepatuhan dan tim manajemen risiko dalam membuat sebuah produk maupun layanan untuk mencegah terjadinya pembobolan.

"Makanya kami menyarankan kepada setiap bank, setiap membangun produk dan pelayanan harus diverifikasi oleh tim kepatuhan dan manajemen risiko. Jadi kita bangun tata kelola yang baik," katanya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah oknum Satpol PP diduga terlibat pembobolan dana via bank swasta yang terhubung ke Bank DKI. Polisi telah menetapkan 13 tersangka atas kasus pembobolan ATM itu, dan masih memeriksa puluhan saksi atas kejadian itu.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan mengungkapkan, para tersangka mengambil uang sebesar Rp22 juta hingga Rp18 miliar. Kendati demikian, polisi masih memeriksa secara intensif para tersangka guna mengetahui tujuan pembobolan ATM itu dan berapa kali pengambilan uang dilakukan tersangka.

"Bervariatif (jumlah uang yang diambil), paling besar Rp 18 miliar dan paling kecil Rp 22 juta," kata Iwan.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Presiden Ajak Dua Staf Khusus Milenial Kunjungan Kerja ke Subang

Presiden Jokowi membawa dua staf khusus milenial, yaitu Putri Indahsari Tanjung dan Andi Taufan Garuda Putra.

EKONOMI | 29 November 2019

Laba Kuartal III Maybank Naik 2,1%

Maybank mencatat laba kuartal III-2019 RM 2,0 miliar, naik 2,1 persen dibandingkan RM 1,96 miliar di periode yang sama tahun lalu.

EKONOMI | 29 November 2019

Pelabuhan Patimban Dipersiapkan Jadi Pintu Ekspor Otomotif

Pada tahap pertama, investasi yang diperlukan kurang lebih sebesar Rp 29 triliun. Total hingga selesai pada tahun 2027 bisa mencapai Rp 50 triliun.

EKONOMI | 29 November 2019

Pelabuhan Benoa Akan Jadi Kawasan Wisata Terpadu Kelas Dunia

Diharapkan Pelabuhan Benoa nantinya menjadi pelabuhan cruise sekaligus kawasan wisata terpadu berkelas dunia.

EKONOMI | 29 November 2019

Membuka Pasar Kendaraan Listrik di IIMS Motobike Expo 2019

Pemerintah terus berupaya membuka pasar bagi kendaraan listrik, yang tergetnya akan berkontibusi sebesar 20% dari total produksi kendaraan bermotor.

EKONOMI | 29 November 2019

2025, Produksi Sepeda Motor Ditargetkan 10 Juta Unit per Tahun

Pemerintah ingin Indonesia sebagai pusat produksi kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara pada 2030.

EKONOMI | 29 November 2019

DPR Ajak Pengusaha Dukung Omnibus Law

Iklim usaha yang kondusif diperlukan untuk mengantisipasi penurunan pertumbuhan ekonomi nasional.

EKONOMI | 29 November 2019

Kadin Teken Nota Kesepahaman dengan Kementerian BUMN

“Kadin akan terus membantu pemerintah meningkatkan daya saing dunia usaha sebagai pelaku ekonomi yang andal,” kata Rosan.

EKONOMI | 29 November 2019

Ini Para Penerima Penghargaan Kadin Awards 2019

Penerima penghargaan antara lain Dirut Bank Mandiri Achmad Baiquni, Dirut BJB Yuddy Renaldi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dll.

EKONOMI | 29 November 2019

Industri Jasa Keuangan hingga November Akhir Terkendali

OJK akan selalu memantau perkembangan ekonomi global dan berupaya memitigasi dampak kondisi yang unfavourable terhadap kinerja sektor jasa keuangan domestik.

EKONOMI | 29 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS