Presiden Ajak Investor Bangun Ibu Kota Negara Baru
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Presiden Ajak Investor Bangun Ibu Kota Negara Baru

Senin, 13 Januari 2020 | 17:32 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / YUD

Abu Dhabo - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak investor di seluruh dunia untuk berinvestasi dan membangun di Ibu Kota Negara (IKN) baru Republik Indonesia.

Ajakan itu disampaikan Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato kunci pada Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) 2020 di Abu Dhabi National Exhibition Center (ADNEC), Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), Senin (13/1/2020).

“Di Ibu Kota Negara baru, kami mengundang dunia untuk membawa teknologi terbaik, inovasi terbaik, dan kearifan terbaik,” kata Presiden Jokowi.

Pembangunan Ibu Kota Negara baru, menurut Presiden Jokowi, harus berteknologi mutakhir dan disaat yang bersamaan juga menjadi wadah bagi inovasi, kreativitas, dan ramah lingkungan, serta menjadi tempat yang memberikan kebahagiaan bagi penduduknya.

“Energi terbarukan dan teknologi yang bersih akan menghasilkan kehidupan berkelanjutan bagi pembangunan sosial dan ekonomi,” kata Presiden Jokowi.

Dikatakan, Indonesia memiliki 1,4 juta pegawai negeri sipil di tingkat pusat, dan apabila jumlah itu digabung dengan anggota keluarganya maka akan ada sekitar 6-7 juta orang yang akan pindah ke Ibu Kota Negara baru.

“Kita tidak ingin hanya membangun ibukota administratif dengan skala kecil, tapi kita ingin membangun kota smart metropolis karena populasinya akan 3 kali lipat dari populasi Kota Paris (Prancis), 10 kali lipat populasi Washington DC (Amerika Serikat), bahkan akan menyamai populasi New York (Amerika Serikat), dan London (Inggris),” ujar Presiden Jokowi.

Untuk itu, Presiden Jokowi menekankan pentingnya gaya hidup urban di abad ke-21 yang rendah karbon dan bertanggung jawab secara lingkungan.

“Pembangunan Ibu Kota Negara yang baru akan menekankan pada pentingnya mengatasi masalah sosial seperti gaya hidup boros, dengan membangun kota baru yang atraktif dan ramah bagi semua kalangan untuk mengadopsi gaya hidup yang efisien dan rendah karbon dengan berorientasi pada transportasi publik, kota ramah pejalan kaki, dan dekat dengan alam,” katanya.

Pembangunan Ibu Kota Baru, juga merupakan salah satu solusi pemerataan pembangunan di Indonesia. Jakarta yang menjadi Ibu Kota saat ini memang telah menjadi salah satu kota yang berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Namun Presiden menegaskan pembangunan yang merata di seluruh Indonesia harus dikedepankan.

“Di negara yang memiliki lebih dari 17 ribu pulau, konsep pemerataan pembangunan sangat diperlukan sehingga pembangunan bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Ini yang kami namakan Indonesia sentris,” kata Presiden Jokowi.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Aktivitas Vulkanik Gunung Taal Lumpuhkan Manila

Erupsi Gunung Taal bisa terjadi kapan saja.

DUNIA | 13 Januari 2020

Putra Mahkota UEA Tiru Cara Indonesia Sambut Tamu Kenegaraan

Putra Mahkota UEA Tiru Cara Indonesia Sambut Tamu Kenegaraan

DUNIA | 13 Januari 2020

Indonesia dan UEA Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi dan Pendidikan Keislaman

Perjanjian kerja sama tersebut terdiri atas 5 perjanjian antar pemerintah di bidang keagamaan, pendidikan, pertanian, kesehatan, dan penanggulangan terorisme.

DUNIA | 13 Januari 2020

PM Kanada: Iran Harus Bertanggung Jawab Penembakan Pesawat Ukraina

Kanada tak akan pernah berhenti hingga mendapatkan pertanggungjawaban.

DUNIA | 12 Januari 2020

Presiden Akan Undang Kaisar Jepang ke Indonesia

Juru Bicara Presiden RI, M Fadjroel Rachman, mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo berencana mengundang Kaisar Jepang, Naruhito atau Reiwa, ke Indonesia.

DUNIA | 12 Januari 2020

Presiden Jokowi Jadi Pembicara Utama Abu Dhabi Sustainable Week

Presiden Joko Widodo akan menjadi pembicara utama dalam perhelatan Abu Dhabi Sustainable Week di Uni Emirat Arab.

DUNIA | 12 Januari 2020

Bahas Investasi, Presiden Bertolak ke Abu Dhabi

Presiden bertolak menuju Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), untuk melakukan pembicaraan mengenai kerja sama ekonomi dan investasi.

DUNIA | 12 Januari 2020

Meghan Markle akan Isi Suara untuk Proyek Disney

Imbalannya Disney akan memberi sumbangan terhadap badan amal konservasi Elephant Without Borders.

DUNIA | 12 Januari 2020

Inggris Kecam Penahanan Dubesnya di Teheran

Inggris juga mengecam penangkapan tersebut sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional.

DUNIA | 12 Januari 2020

Indonesia Dapat Redakan Ketegangan Iran-AS

"Sedapat mungkin pemerintah Indonesia harus aktif menengahi atau membantu mengurangi tensi ketegangan yang semakin meruncing," ujar Marwan.

DUNIA | 11 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS