Indonesia Siap Bersaing di 63 Negara dalam Miss Grand International 2019

Indonesia Siap Bersaing di 63 Negara dalam Miss Grand International 2019
Kontestan Miss Grand International 2019 asal Indonesia Sarlin Deele Jones ( Foto: Kementerian Pariwisata )
Winda Ayu Larasati / WIN Senin, 7 Oktober 2019 | 10:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Miss Grand International 2019 kembali digelar. Ajang yang menyita perhatian publik ini akan digelar pada 10-25 Oktober 2019.

Sarlin Delee Jones siap mewakili Indonesia di ajang bergengsi tersebut. Sarlin siap bersaing dengan kontestan dari 63 negara.

Ada 10 tahapan yang harus diikuti oleh para kontestan yakni mulai dari pemotretan resmi, gala dinner, kunjungan ke destinasi, presentasi kostum nasional, dan wawancara. Selain itu, ada juga essay, swimsuit, rehersal dan preliminary gala hingga final gala.

“Miss Grand International 2019 sudah di depan mata. Secara perinsip saya siap bersaing untuk menjadi yang terbaik di sana. Persiapannya sudah matang. Untuk itu, saya mengharap support dan doa seluruh masyarakat Indonesia. Sebab, saya berangkat ke sana untuk Indonesia,” ungkap Miss Grand Indonesia 2019 Sarlin Delee Jones, Sabtu (5/10).

Perempuan asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini memiliki misi ingin membranding daerah asalnya. Apalagi, NTT dikenal eksotis di dunia seperti Labuan Bajo, Pulau Padar, Pantai Pink. Selain tempat wisata, NTT juga memiliki satwa langka seperti komodo. Adapun warna budaya yang dapat dilihat dari liang dara dan lainnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga mendukung keinginan Sarlin membranding daerah asalnya.

"Miss Grand International 2019 sangat potensial untuk membranding pariwisata Indonesia. Sebab, event ini juga mendapat perhatian dari seluruh masyarakat dunia. Slot pemberitaannya sangat besar. Kami juga optimistis bisa melakukan hal luar biasa dan berprestasi di sini. Dengan begitu, popularitas dan kualitas destinasi Indonesia akan terus naik,” kata Arief.

Tahun ini, ada delapan negara yang kembali bergabung dalam ajang bergengsi ini, namun harus kehilangan lima kontestan reguler dari lima negara.

Sarlin mengaku persaingan Miss Grand International tidak mudah, namun ia optimis.

“Miss Grand International selalu menarik. Persaingannya tidak mudah, meski saya optimistis selalu ada jalan. Saya tetap fokus dan tidak terpengaruh oleh berbagai isu di Venezuela. Kalaupun ada negara yang absen itu menjadi hal normal. Sebab, ada banyak kontestan yang justru antusias. Bagaimanapun, Miss Grand International sangat ideal untuk branding terutama pariwisatanya,” tutup Sarlin.

Sementara final gala Miss Grand International 2019 akan digelar pada Jumat (25/10/2019) di Caracas, Venezuela.



Sumber: BeritaSatu.com