KPU Terima 456. 256 Nama Pemilih Pemula DP4 di Pilkada 2020
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

KPU Terima 456. 256 Nama Pemilih Pemula DP4 di Pilkada 2020

Kamis, 18 Juni 2020 | 13:15 WIB
Oleh : Robert Wardy / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyerahkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) tambahan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) di gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2020). DP4 tambahan itu merupakan data pemilih pemula sejumlah 456.256 pemilih yang pada tanggal 9 Desember 2020 nanti sudah berusia 17 tahun.

Tito sendiri tidak hadir dalam pemberian DP4 tambahan tersebut karena sedang kunjungan kerja dengan Menko Polhukam Mahfud MD ke wilayah perbatasan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tito bersama Mahfud mewakili presiden dalam kunjungan tersebut.

Tito mengutus Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdagri, Muhammad Hudori untuk menyerahkan DP4. Namun melalui video, Tito memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Tito mengemukakan, DP4 tambahan pemilih pemula diserahkan sebagai konsekuensi mundurnya pelaksanaan Pilkada dari 23 September menjadi 9 Desember. Dalam rentang waktu tiga bulan tersebut, ada tambahan-tambahan pemilih potensial yang harus mengikuti Pemilu.

“Data-data ini yang akan kami berikan melengkapi data yang sebelumnya sudah diberikan. Mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dalam rangka untuk melakukan validasi daftar pemilih sampai ke pemilih tetap nanti,” kata Tito.

Jaga Kerahasiaan

Mantan Kapolri ini meminta KPU dan pihak terkait agar menjaga kerahasiaan data pemilih. Alasannya, data tersebut adalah data pribadi yang tidak boleh disebarluaskan. Data pribadi dijamin kerahasiaannya oleh konstitusi.

“Mari kita jaga kerahasiaan sistem keamanan karena data ini menyangkut hak privasi yang kita harus jaga. Kita gunakan mengikuti aturan hukum sesuai prinsip demokrasi untuk menjaga hak privasi warga negara,” tegas Tito.

Dirjen Dukcapil Kemdagri, Zudan Arif Fakrulloh, yang hadir pada penyerahan DP4 itu, menyatakan, Kemdagri telah menyerahkan DP4 ke KPU pada 23 Januari 2020 lalu. Penyerahan DP4 ini berkaitan dengan penyelenggaran pemilihan kepala daerah (pilkada) di 270 daerah.

Dengan bergesernya pelaksanaan pemungutan suara menjadi 9 Desember 2020, Kemdagri kembali menyerahkan daftar pemilih pemula dalam DP4 sebagai data tambahan untuk disusun oleh KPU menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Semula sudah diserahkan semula berjumlah 105.396.460 jiwa. Dengan adanya penambahan DP4 pemilih pemula sejumlah 456.256 jiwa maka total DP4 yang telah diserahkan menjadi 105.852.716 jiwa,” jelas Zudan.

Sebagaimana diketahui, pada akhir Mei 2020 lalu, beredar informasi ada sekitra 2,3 juta data warga negara Indonesia bocor di internet. Informasi itu dilaporkan Under the Breach, sebuah akun Twitter yang memantau aktivitas hacker dan kebocoran data pribadi. Data tersebut merupakan data daftar pemilih tetap (DPT) saat Pemilu 2014 lalu. Hacker mengklaim mendapat data tersebut dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam format PDF.

Data pribadi yang bocor mencakup nama, jenis kelamin, alamat, nomor KTP, tempat tanggal lahir, usia, status lajang atau menikah. Peretas mengklaim juga punya informasi nomor Kartu Keluarga.

Hacker mem-posting data pribadi warga Indonesia di Raid Forums, sebuah forum komunitas hacker untuk saling berbagi informasi data pribadi. Hacker itu menggunakan username Arlinst.

KPU sendiri telah membantah ada kebocoran data sebagaimana yang beredar tersebut. KPU mengklaim Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilih pada Pemilu 2014 lalu dalam keadaan aman dan masih terjaga kerahasiaannya.

"Kondisi softfile DPT Pemilu 2014 di KPU aman. Tidak kena hack atau bocor atau diretas," kata Komisioner KPU Viryan Azis melalui akun twitter @viryanazis pada Jumat (22/5/2020).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Capres 2024 Berlatar Belakang Kepala Daerah Dinilai Sulit Pertahankan Elektabilitas

Analis Komunikasi Politik, Hendri Satrio, menjelaskan kepala daerah yang digadang akan meramaikan Pemilu akan memiliki kesulitan mendongkrak elektabilitas.

POLITIK | 18 Juni 2020

Hentikan Konflik Internal, PDIP Ajak Semua Elemen Tolak Usulan Pemindahan Ibu Kota Palestina

PDIP melihat stuasi ini memerlukan kepemimpinan Indonesia sebagaimana terjadi ketika diselenggarakan Konferensi Asia Afrika.

POLITIK | 18 Juni 2020

Apresiasi Sikap Pemerintah, MUI Minta Publik Hentikan Silang Sengketa RUU HIP

Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi menyatakan pihaknya mengapresiasi dan menghargai sikap dan langkah Pemerintah untuk untuk menunda pembahasan RUU HIP.

POLITIK | 18 Juni 2020

Hendak Berwisata atau Joging? Baca Dulu Apa Kata Ketua Gugus Tugas Covid-19

"Terutama tentunya orang yang secara kesehatan itu memang sehat," kata Doni.

POLITIK | 18 Juni 2020

Komisi VI DPR Dorong Koordinasi dan Grand Design Pengembangan UMKM

Sebelum beralih ke platform digital, UMKM juga harus diberi pelatihan tentang kebersihan produk dan "packaging" yang benar.

POLITIK | 18 Juni 2020

Kemsos Bagikan 2.000 Paket Bansos di Jakarta, Depok dan Tangerang

Kementerian Sosial, melalui Forum Pemuda Betawi, memberikan 2.000 paket bansos COvid-19 di 5 Wilayah DKI Jakarta, Depok, Tangerang Selatan, dan Kota Tangerang.

POLITIK | 18 Juni 2020

Jokowi Batal Kunker ke Jawa Tengah

“Tidak jadi kunjungan kerja di luar kota ya,” kata Heri Budi Hartono.

POLITIK | 18 Juni 2020

Airlangga: Golkar Optimistis Indonesia Lewati Krisis Covid-19

Menurut Airlangga, koalisi parpol pendukung pemerintah akan menjaga soliditas dukungannya untuk melewati krisis selama pandemi Covid-19.

POLITIK | 17 Juni 2020

La Nyalla: DPD Tetap Awasi Pelaksanaan Pilkada 2020

DPD akan melihat dan memantau bagaimana pelaksanaan pilkada di tengah pandemi Covid-19.

POLITIK | 17 Juni 2020

Bertemu Mahfud, Ormas Keagamaan Apresiasi Penundaan Pembahasan RUU HIP

Mereka mengapresiasi keputusan pemerintah yang menunda pembahasan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

POLITIK | 17 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS