Bubarkan Kerumunan, Polisi Kedepankan Tindakan Persuasif
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Bubarkan Kerumunan, Polisi Kedepankan Tindakan Persuasif

Selasa, 24 Maret 2020 | 13:55 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / Willy Masaharu

 

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya mengedepankan tindakan persuasif dan humanis dalam upaya membubarkan warga yang berkerumun atau nongkrong, dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona, di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya.

"Polisi itu persuasif dan humanis yang kita kedepankan. Kita preemtif dengan memberikan imbauan-imbauan, preventif kita patroli, dan ada penegakan hukum. Penegakan hukum itu nanti paling terakhir," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Selasa (24/3/2020).

Dikatakan Yusri, polisi yang berpatroli tidak langsung melakukan penegakan hukum ketika melihat ada kerumunan, namun memberikan imbauan terlebih dulu sehingga tidak menimbulkan kerisauan.

"Memang betul bisa saja kita kenakan aturan perundang-undangan, tapi itu paling terakhir. Contohnya Pasal 212 (terkait melawan petugas), 216, dan 218 KUHP. Misalnya mau kita bubarkan, mereka melawan petugas, ya kita kenakan pasal bisa. Tetapi yang selama ini kita lakukan, alhamdulillah mereka mengerti," ungkapnya.

Yusri menegaskan, sejauh ini tidak ada warga yang berkumpul kemudian melawan petugas.

"Kita persuasif dan humanis. Kita punya preemtif, preventif, dan penegakan hukum. Preemtif sudah, sedang kita lakukan sekarang ini, taman-taman kita datangi, kita sampaikan secara humanis. Kemudian, preventif kita patroli terus. Penegakan hukum nanti terakhir, kalau memang, misalnya, kita sampaikan baik-baik jangan kumpul-kumpul, mereka melawan, pukul petugas, baru kita lakukan tindakan. Tapi selama ini nggak ada," katanya.

Menurut Yusri, polisi mengimbau agar warga tidak berkumpul atau nongkrong dan sebaiknya tinggal di rumah, tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran Corona.

"Menjaga jarak. Kalau kumpul ramai-ramai, misalnya dua, tiga atau empat orang, kita imbau mereka udah dong ngapain kumpul, kalian harus jaga jarak, kalau kumpul gini nanti jadi nyebar loh. Pulang saja ke rumah lebih bagus, istirahat.' Kita memutus mata rantai. Kita beri pengertian yang baik, humanis, persuasif,"  katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Penumpang MRT Jakarta Turun, Bukti Imbauan Pemerintah Efektif

Penurunan penumpang terlihat dari situasi stasiun dan kereta yang sepi dan tidak terjadi antrean.

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

Cegah Covid-19, Polda Metro Tutup Jadwal Besuk Tahanan

Hingga saat ini tahanan dalam kondisi sehat dan tidak ada yang terjangkit Covid-19.

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

Warga Antre Tes Cepat Covid-19 di RSUD Pasar Minggu

Membuka tenda khusus untuk tempat pemeriksaan tes cepat.

NASIONAL | 24 Maret 2020

Peniadaan Sistem Ganjil Genap Diperpanjang hingga 5 April

Perpanjangan peniadaan tersebut karena sekolah libur dan beberapa kantor menerapkan work from home (WFH).

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

Cegah Corona, Akses Transportasi Laut ke Pulau Seribu Dibatasi

Kapal hanya melayani masyarakat yang berdomisili di Kepulauan Seribu dan pegawai Pemerintah yang bertugas di sana

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

17 Hotel di Kota Bogor Hentikan Operasional

Pemkot Bogor sebelumnya telah menerbitkan surat edaran yakni Imbauan Wali Kota Bogor.

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

Bogor Tolak Tes Cepat Covid-19 di Stadion Pakansari

Peserta tes diutamakan bagi PDP dan ODP sehingga tidak mengumpulkan banyak orang.

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

Polisi Tembak Mati Bandit Bersenpi Curi Sepeda Motor

Saat petugas hendak mengamankan tersangka RD, dia melawan petugas dengan mencabut senpi rakitan yang disimpan di pinggang belakang.

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

Cegah Virus Corona, Satpol PP DKI Mulai Tutup Tempat-tempat Hiburan

Dalam rangka mengurangi penyebaran virus corona, Satpol PP DKI Jakarta melakukan penertiban tempat hiburan di seluruh Jakarta, Senin (23/3/2020).

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

Wali Kota Depok Ubah Tempat Pelaksanaan Rapid Test Covid-19

Pelaksanaan rapid test di alun-alun dibatalkan dan dilaksanakan di puskesmas yang ada di Kota Depok.

MEGAPOLITAN | 23 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS