Fahri Hamzah: Bobby Miliki Kelebihan Dibanding Calon Lain
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Pilwakot Medan

Fahri Hamzah: Bobby Miliki Kelebihan Dibanding Calon Lain

Jumat, 30 Oktober 2020 | 15:16 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / WBP

Medan, Beritasatu.com - Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora, Fahri Hamzah menilai, calon Wali Kota Medan Bobby Nasution mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki calon kepala daerah (cakada) lain jika memimpin Kota Medan.

"Kelebihan Bobby Nasution karena mempunyai akses sampai ke tingkat pemerintah pusat. Calon kepala daerah lain tidak mempunyai kelebihan itu," ujar Fahri Hamzah di Medan, Jumat (30/10/2020).

Fahri mengatakan, pembangunan di Kota Medan akan semakin membaik jika dipimpin Bobby Nasution - Aulia Rachman. Kepemimpinan pasangan ini akan membawa sejarah baru untuk ke depannya.

"Sudah saatnya bagi warga Kota Medan untuk bersiap-siap. Sebab, ada sejarah baru dan peristiwa besar yang akan terjadi, khususnya dalam kemajuan pembangunan di Kota Medan ini. Bobby memiliki nilai plus," katanya.

Fahri meyakini, Kota Medan bakal tidak lagi tertinggal dengan kota-kota besar di Tanah Air. Sebaliknya, ibu kota Sumatera Utara ini bakal menjadi setara dengan kota - kota besar di belahan dunia. "Untuk membangun kota dan jika ingin berhasil, bisnis utama yang harus dimiliki setiap pasangan calon kepala daerah di daerah yang menyelenggarakan pilkada itu, adalah akses sampai ke tingkat pusat," ungkapnya.

Oleh karena itu, sambung mantan politisi Partai Keadilan Sejahterah (PKS) tersebut, sudah saatnya masyarakat bijak dalam mengambil keputusan, terutama menggunakan hak suara saat pilkada.

Jangan mudah terpengaruh atas isu - isu nasional yang sengaja dibawa ke daerah. Seperti persoalan Omnibus Law kemarin itu, ada pihak yang diduga sengaja membawa isu tersebut, sehingga menimbulkan kericuhan. "Isu itu dimunculkan untuk menjatuhkan elektabilitas Bobby. Ini kurang baik karena Bobby tidak terkait dengan Omnibus Law. Kita semua harus bijak dan berpikir jernih, menghentikan konflik demi kemajuan dan kebaikan bersama," sebutnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Anggota Komisi III Minta RUU PKS Segera Disahkan

Anggota Komisi III DPR RI Ary Egahni Ben Bahat berharap RUU PKS segera disahkan karena angka kasus kekerasan perempuan dan anak memprihatinkan.

POLITIK | 30 Oktober 2020

Khofifah Tegaskan Muslimat NU Tak Dukung Paslon di Pilkada

Menurut Khofifah, Muslimat NU bukan partai politik yang bisa digunakan untuk mendukung pasangan calon di Pilkada 2020.

POLITIK | 29 Oktober 2020

Penyelesaian Masalah Papua Dinilai Masih Gunakan Pola Lama

Kondisi saat ini membutuhkan tindakan Presiden Jokowi untuk mengendalikan politik keamanan di Papua.

POLITIK | 29 Oktober 2020

Ini Ternyata Alasan PDIP Dorong Bangun Banyak Patung Bung Karno

Hasto Kristiyanto mengatakan ada alasan sendiri mengapa dibangun patung Sang Proklamator RI Soekarno dibangun di area kantor partai di Yogyakarta.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Tepis Tudingan Rezim Jokowi Otoriter, Ini Jawaban Lengkap Hasto

Menurut Hasto Kristiyanto, yang ditindak oleh Pemerintah adalah perilaku yang melanggar hukum seperti merusak fasilitas umum maupun menyebarkan "hoax".

POLITIK | 28 Oktober 2020

Refleksi 28 Oktober, Megawati: Lebih Enak Menyanyi daripada Menyebarkan Kebencian

Menurut Megawati, berpolitik itu tak boleh melakukan sesuatu yang justru merusak diri sendiri.

POLITIK | 28 Oktober 2020

PDIP Tidak Ambil Pusing Hasil Survei

"Bagi PDI Perjuangan, kami diajarkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, bahwa berpolitik itu bukan memelototi survei," kata Hasto.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Ditanya Elektabilitas Puan dan Ganjar Menuju 2024, Ini Jawaban Hasto

Hasto memberikan sinyal bahwa partainya sama sekali belum memikirkan bagaimana pilpres ke depan.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Sadar Potensi Di-bully, Ini Pernyataan Lengkap Megawati soal Milenial, Isu PKI, hingga Demo Anarkistis

Saat peresmian sejumlah kantor partai di daerah lewat virtual, Rabu (28/10/2020), Megawati Soekarnoputri menyampaikan segala hal mengenai politik aktual.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Megawati Minta Pembangunan Kantor PDIP di Daerah-daerah Diteruskan

Partai politik bukan hanya hadir di masyarakat dalam wujud individu anggota, namun juga fisik kantornya.

POLITIK | 28 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS