Kemkumham: Jika Terlibat Narkoba, Petugas Lapas Dijebloskan ke Nusakambangan
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Kemkumham: Jika Terlibat Narkoba, Petugas Lapas Dijebloskan ke Nusakambangan

Selasa, 14 Juli 2020 | 14:16 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Dirjen PAS Kemkumham), Reynhard Silitonga berjanji bakal menindak tegas petugas yang terbukti terlibat peredaran narkoba. Para petugas nakal tersebut bakal dijebloskan dan menjalani masa pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) super maksimum Nusakambangan. Hal ini disampaikan Reynhard saat membuka Konsultasi Teknis (Konstek) Intelijen Pemasyarakatan dan Pencegahan Gangguan Keamanan dan Ketertiban Tahun 2020 di Jakarta, Senin (13/7/2020).

“Petugas yang terbukti main dan terlibat narkoba, setelah diputus pengadilan langsung dibawa ke Nusakambangan dan ditempatkan di one man one cell Lapas super maximum,” tegas Reynhard dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Dalam kesempatan ini, Reynhard mengungkapkan pentingnya deteksi dini oleh pengamanan untuk meminimalisasi gangguan keamanan dan ketertiban. Hal ini juga berlaku dalam upaya mencegah dan memberantas peredaran narkoba di dalam lapas. “Ada tiga kunci sukses Pemasyarakatan Maju, yaitu deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, berantas narkoba, serta sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH). Pengamanan harus bisa mendahului, menyertai, serta mengakhiri atas gangguan keamanan dan ketertiban," kata Reynhard.

Selain itu, Reynhard mengungkapkan pentingnya sinergi dengan aparat penegak hukum dan media massa. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah deteksi dini. Reynhard juga berharap kegiatan ini dapat menjadi penguatan bagi seluruh peserta. Jangan sampai peserta yang mengikuti konsultasi teknik ini justru menjadi orang yang pertama dibawa dan dijebloskan ke Nusakambangan.
"Ingat pesan-pesan saya. Jangan main-main dengan narkoba, jangan jadi contoh. Kita lihat siapa yang jadi contoh pertama masuk Nusakambangan,” tegasnya.

Konstek Intelijen Pemasyarakatan dan Pencegahan Gangguan Keamanan dan Ketertiban Tahun 2020 diselenggarakan selama lima hari pada 13 hingga 17 Juli 2020. Kegiatan ini diikuti 99 peserta dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta dan Banten, Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan (UPT) wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat, serta terhubung dengan UPT Pemasyarakatan dari seluruh wilayah dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sementara, narasumber kegiatan ini berasal dari Badan Narkotika Nasional, Badan Nasional Penanggulangan Teroris, Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Center for Detention Studies.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

99,5% Negara di Dunia Akui Papua Bagian Integral NKRI

Kampanye ULMWP dan KNPB diyakini tidak akan memiliki pengaruh signifikan karena hampir seluruh negara di dunia mengakui Papua bagian integral dari Indonesia.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Gubernur Sumut: Jangan Dulu Belajar Tatap Muka di Sekolah

Anak-anak merupakan salah satu prioritas yang harus dijaga dan dilindungi dari ancaman pandemi Covid-19.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Dugaan Prostitusi, Polisi Dalami Uang yang Diterima Artis HH

Uang puluhan juta yang sudah diterima itu, belum diketahui sebagai uang muka atau bukan.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Jokowi: Pandemi Perkuat Kebersamaan Raih Lompatan Kemajuan

Sebagai pengawal masa depan, perwira remaja TNI dan Polri harus cakap membaca tantangan serta peluang ke depan.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Artis HH Jalani Tes Usap Covid-19

Artis FTV yang tersandung kasus dugaan prostitusi, HH (23), menjalani pemeriksaan tes kesehatan, termasuk tes usap Covid-19, di Rumah Sakit Bhayangkara.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Ini Respons Sinar Mas atas Gugatan Freddy Widjaja

Freddy Widjaja telah mendapatkan haknya sebagai penerima wasiat sesuai dengan surat wasiat Eka Tjipta Widjaja.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Jokowi Optimistis Indonesia Mampu Atasi Covid-19

Bangsa Indonesia harus mengambil makna terdalam dari pandemi Covid-19 yang saat ini melanda 215 negara di dunia.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Kepala BNPT: Penanggulangan Terorisme Tak Bisa Dibebankan pada 1 Instansi

Penguatan sinergisitas dan koordinasi antarkementerian dan lembaga terkait menjadi kunci penting dalam menjamin keberhasilan penanggulangan terorisme.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Ahmad Sahroni Dorong Penguatan Sistem Keimigrasian

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mendorong penguatan sistem keimigrasian.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Presiden Jokowi Bangga Lantik Perwira Remaja TNI-Polri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku bangga dapat melantik 750 perwira remaja TNI dan Polri.

NASIONAL | 14 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS