Polri Dalami Pencucian Uang Bos TPPI
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.34)   |   COMPOSITE 5038.4 (16.87)   |   DBX 922.546 (7.08)   |   I-GRADE 135.148 (0.31)   |   IDX30 424.72 (1.27)   |   IDX80 110.692 (0.53)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.6)   |   IDXG30 117.102 (0.52)   |   IDXHIDIV20 380.385 (1.4)   |   IDXQ30 124.37 (0.49)   |   IDXSMC-COM 213.267 (1.75)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (2.56)   |   IDXV30 104.022 (1.14)   |   INFOBANK15 809.007 (-2.66)   |   Investor33 370.782 (0.45)   |   ISSI 146.581 (1)   |   JII 534.734 (2.01)   |   JII70 181.171 (0.86)   |   KOMPAS100 994.168 (1.72)   |   LQ45 775.543 (3.17)   |   MBX 1400.42 (3.82)   |   MNC36 279.01 (0.13)   |   PEFINDO25 262.474 (-0.4)   |   SMInfra18 238.826 (2.52)   |   SRI-KEHATI 314.013 (0.07)   |  

Polri Dalami Pencucian Uang Bos TPPI

Selasa, 23 Juni 2020 | 18:46 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Pemilik PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Honggo Wendratno yang diduga berada di Singapura masih akan menghadapi proses pidana lanjutan. Penyidik Dirtipideksus Bareskrim masih mengggarap berkas perkara Honggo dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Penyidik fokus melacak aset Honggo.

“Meski hakim (PN Tipikor Jakarta Pusat) telah menjatuhkan vonis bersalah terhadap Honggo dalam kasus korupsi kondesat bagian negara dengan hukuman 16 tahun penjara, tapi kita belum berhenti,” kata Kasubdit III Money Laundering Ditipideksus Bareskrim Kombes Jamaludin pada Beritasatu.com Selasa (23/6/2020).

Perwira menengah itu mengatakan dalam putusan hakim memang belum semua aset Honggo disita. Hakim hanya memerintahkan jaksa menyita barang bukti hasil dari korupsi Honggo yakni kilang minyak dan gas TLI untuk dirampas menjadi milik negara. Termasuk barang bukti uang senilai Rp 97 miliar yang juga diyakini hasil korupsi Honggo.

“Padahal kerugian negara bisa senilai Rp 37,8 triliun. Inilah yang kita kejar. Kita kenakan pasal pencucian uang dan melacak asetnya,” tambah Jamaludin.

Dalam kasus korupsi ini ada dua terdakwa lain yakni Djoko Harsono (mantan Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas) dan Raden Priono (bekas Kepala Badan Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas BP Migas).

BP Migas kini berganti nama menjadi SKK Migas. Honggo yang sudah berstatus terpidana hingga sampai saat ini masih terus dikejar. Sementara Djoko dan Raden divonis penjara 4 tahun.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

BNPT Sebut Medsos Jadi Sarana Perekrutan Teroris

Pandemi Covid-19 ternyata tak menghentikan perekrutan anggota jaringan terorisme.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Cegah Kejahatan Terorisme dengan Pendekatan Budaya

Pelaku teror biasanya kuat dalam hal beragama, namun lemah dalam berkebudayaan.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Kasus Suap Ketok Palu, KPK Tahan Eks Ketua DPRD Jambi

Selain Ccornelis, KPK juga menahan dua mantan Wakil Ketua DPRD yakni AR Syahbandar dan Chumaidi Zaidi yang juga telah menjadi tersangka atas kasus yang sama.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Jokowi Jadi Inspektur Upacara, HUT Polri Digelar Virtual

Presiden Joko Widodo dijadwalkan sebagai inspektur upacara pada peringatan HUT ke-74 Polri pada 1 Juli.

NASIONAL | 23 Juni 2020

PT Angkasa Pura II: Slot, Rute, dan Frekuensi Penerbangan Harus Kembali Dioptimalkan

PT Angkasa Pura II menyebut slot, rute, dan frekuensi penerbangan harus kembali dioptimalkan guna menjaga eksistensi sektor transportasi udara.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Langgar Aturan PKM, Pesta Pernikahan di Semarang Berujung Petaka

Sebuah pesta pernikahan di Kota Semarang berujung petaka. Akibat acara melanggar aturan PKM, 10 orang dinyatakan positif Covid-19, dua di antaranya meninggal.

NASIONAL | 23 Juni 2020

MA Menangkan Anies soal Pencabutan Izin Reklamasi Pulau H

Dengan putusan kasasi MA ini, maka pencabutan izin reklamasi Pulau H yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta dinyatakan sah secara hukum.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Dua Kapal di Pelabuhan Merak Alami Tabrakan

KMP Musthika Kencana yang sedang bongkar muat tiba-tiba ditabrak KMP Wira Berlian yang hendak sandar di Dermaga III Pelabuhan Merak.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Ganjar Minta Insentif Tenaga Kesehatan Covid-19 Segera Dicairkan

Pemberian insentif menjadi salah satu bentuk penghargaan bagi tenaga medis yang telah berjuang selama masa pandemi.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Pilkada Jateng, TPS Dibatasi Maksimal 500 Pemilih

Pandemi Covid-19 membuat penyelenggaraan pilkada harus dijalani dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang berlaku.

NASIONAL | 23 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS