Perjuangkan Kompol Rosa, Ketua WP-KPK Sesalkan Dilaporkan ke Dewas
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Perjuangkan Kompol Rosa, Ketua WP-KPK Sesalkan Dilaporkan ke Dewas

Kamis, 19 Maret 2020 | 04:58 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP-KPK) Yudi Purnomo diperiksa Dewan Pengawas (Dewas) KPK terkait polemik pemulangan penyidik Kompol Rossa Purbo Bekti ke institusi polri. Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut atas laporan yang dilayangkan kolega Yudi di KPK, Ian Shabir.

Yudi menyesalkan atas langkah Ian Shabir yang juga pegawai KPK melaporkannya ke Dewan Pengawas. Hal ini lantaran Yudi mengaku sedang memperjuangkan nasib Rossa yang kini terkatung-katung. Sebagai pegawai KPK, Yudi mengatakan, Ian Shabir seharusnya mendukung langkah WP. "Bagi kami laporan tersebut memang merupakan suatu hal yang seharusnya tidak terjadi. Karena yang kami perjuangkan adalah pegawai," kata Yudi di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Meski demikian, Yudi mengaku menghormat langkah Ian Shabir yang juga tim juru bicara KPK itu. Menurutnya, pelaporan ini merupakan risiko yang harus ditempuhnya selaku WP-KPK yang sedang memperjuangkan nasib pegawai. Meski demikian, Yudi menekankan laporan yang dibuat Ian Shabir tidak berdasar dan hal tersebut telah disampaikannya kepada Dewan Pengawas. "Jadi, kami harap bahwa sudah lagi tidak ada hal-hal yang perlu diperdebatkan di publik," tegas Yudi.

Meski dilaporkan ke dewas, Yudi memastikan bakal tetap konsisten memperjuangkan nasib Rossa yang dikembalikan ke institusi polri secara sepihak. Yudi berharap Rossa dapat kembali menjadi penyidik KPK dan bersama-sama berjuang memberantas korupsi.

"Menunggu dari banding administrasi yang dilakukan kepada Bapak Presiden. Sedang menunggu jawabannya. Mengharapkan agar mas Rossa kembali bekerja di KPK," jelas Yudi.

Diberitakan, WP-KPK melaporkan pimpinan KPK ke Dewas KPK atas dugaan pelanggaran etik terkait polemik Kompol Rossa. Yudi kemudian dilaporkan balik ke dewas. Laporan itu diduga dilayangkan oleh anggota Tim Jubir KPK Ian Shabir. Dalam laporannya, Yudi dituduh melanggar etik karena menyebarkan info ke publik terkait polemik pengembalian Kompol Rossa Purbo Bekti. Yudi juga dituduh melanggar etik karena menyebarkan informasi ke publik bahwa Kompol Rossa tidak menerima gaji di Bulan Februari 2020, akibat diberhentikan per 31 Januari 2020.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Laskar Sasak Dukung RUU Omnibus Law Cipta Kerja

Omnibus Law dipastikan akan sangat bermanfaat bagi kalangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

NASIONAL | 19 Maret 2020

Laskar Sasak Dukung Pemerintah Cegah Pandemi Covid-19

Dukungan Laskar Sasak dilakukan dengan menggelar aksi sosial berupa pembagian sedikitnya 1.000 masker secara gatis.

NASIONAL | 19 Maret 2020

Aparat Lokalisasi Pertemuan Ijtima di Palatto Gowa untuk Cegah Covid-19

Untuk mengantisipasi menyebarnya virus corona atau Covid-19, aparat akhirnya melokalisasi pertemuan jamaah tablig akbar dengan tema Itjima Dunia Zona Asia.

NASIONAL | 18 Maret 2020

Cegah Pandemi Covid-19, Kantor DPP PKB Disemprot Disinfektan

Penyemprotan dilakukan di setiap sudut ruangan kantor DPP PKB, dari lantai satu sampai lantai empat, merespon kebijakan pemerintah terkait darurat corona.

NASIONAL | 18 Maret 2020

Warga Banten Positif Virus Corona 10 Orang, 2 Meninggal

Jumlah warga Provinsi Banten yang dinyatakan positif terpapar virus corona atau Covid-19 bertambah dari delapan orang menjadi 10 orang, 2 meninggal.

NASIONAL | 18 Maret 2020

Virus Corona Merebak, MPBI Tunda Aksi Demo Besar Omnibus Law

Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) menunda aksi massa besar-besaran untuk menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja.

NASIONAL | 18 Maret 2020

Sejumlah Perusahaan dan Instansi Terapkan Kebijakan Kerja dari Rumah

Imbauan bekerja dari rumah ini menindaklanjuti Instruksi Gubernur Nomor 16 Tahun 2020 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan Covid-19.

NASIONAL | 18 Maret 2020

Pemprov Kalbar Tetapkan Status KLB Covid-19

Penetapan KLB Covid 19 ini untuk menggerakkan semua sumber daya yang ada secara bersama-sama mengurangi penyebaran virus corona yang semakin meningkat.

NASIONAL | 18 Maret 2020

Pandemi Corona, Hipmi Jaya Tunda Pelaksanaan Musda

Pelaksanaan Musda XVII Hipmi Jaya ditunda sampai waktu yang belum ditentukan, menunggu perkembangan terbaru mengenai penyebaran virus corona.

NASIONAL | 18 Maret 2020

Polisi Tangkap Otak Pelaku Penyelundupan 12 WN Sri Lanka

Ditangkapnya tersangka Edumpiah Niranjan yang diduga sebagai otak pelaku penyelundupan 120 WN Sri Lanka ke Prancis, kini tinggal lima lagi yang menjadi DPO.

NASIONAL | 18 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS