Kasus Suap Garuda, KPK Periksa Corporate Secretary HM Sampoerna
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Kasus Suap Garuda, KPK Periksa Corporate Secretary HM Sampoerna

Senin, 16 Desember 2019 | 11:33 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa Corporate Secretary (Corsec) and Legal PT HM Sampoerna Tbk, Ike Andriani, Senin (16/12/2019). Ike dijadwalkan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Hadinoto Soedigno. Ike diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Corporate Secretary and Legal PT Garuda Indonesia.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HDS (Hadinoto Soedigno)," kata Jubir KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Tak hanya Ike Andriani, dalam mengusut kasus ini, tim penyidik juga menjadwalkan memeriksa pejabat dan mantan pejabat Garuda Indonesia lainnya di antaranya, Direktur Utama PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia, Iwan Joeniarto; VP Corporate Secretary and Investor Relations PT Garuda Indonesia Hengki Heriandono serta pegawai Bank Danamon yang juga mantan EVP Human Capital & Corp. Supp. Services PT Garuda Indonesia, Heriyanto Agung Putra. Seperti halnya Ike Andriani, ketiga pejabat dan mantan pejabat PT Garuda Indonesia ini juga diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Hadinoto Soedigno.

Diketahui, KPK menetapkan mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Hadinoto Soedigno sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia (Persero) periode 2004-2015. Penetapan ini merupakan pengembangan dari kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat yang menjerat mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar dan pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA) sekaligus Beneficial Owner Connaught International Pte.ltd Soetikno Soedarjo.

Hadinoto diduga bersama-sama Emirsyah menerima suap dari Soetikno terkait pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia. Dalam kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat, KPK mulanya menduga Emirsyah menerima suap sebesar Euro 1,2 juta dan US$ 180.000 atau setara Rp 20 miliar dalam bentuk uang dan barang dari Soetikno terkait pengadaan mesin Roll-Royce untuk pesawat Airbus yang dipesan PT Garuda Indonesia sepanjang Emirsyah menjabat sebagai Direktur Utama.

Dalam proses penyidikan kasus ini, KPK menemukan sejumlah fakta yang signifikan bahwa uang suap yang diberikan Seotikno kepada Emirsyah dan Hadinoto tidak hanya berasal dari perusahaan Rolls-Royce, tetapi juga berasal dari pihak pabrikan lain yang mendapatkan proyek di PT Garuda Indonesia. Untuk program peremajaan pesawat, Emirsyah Satar melakukan beberapa kontrak pembelian dengan empat pabrikan pesawat pada 2008-2013 dengan nilai miliaran USD, yakni kontrak pembelian mesin Trent seri 700 dan perawatan mesin atau Total Care Program dengan perusahaan Rolls Royce, kontrak pembelian pesawat Airbus A330 dan Airbus A320 dengan perusahaan Airbus S.A.S, kontrak pembelian pesawat ATR 72-600 dengan perusahaan Avions de Transport Regional (ATR) dan kontrak pembelian pesawat Bombardier CRJ 1000 dengan perusahaan Bombardier Aerospace Commercial Aircraft.

Selain menjerat Hadinoto sebagai tersangka suap, dalam pengembangan kasus ini, KPK juga menetapkan Emirsyah Satar dan Soetikno sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU). KPK telah merampungkan berkas penyidikan kasus dugaan suap dan pencucian uang yang menjerat Emirsyah dan Soetikno. Keduanya bakal menjalani sidang perdana dalam waktu dekat.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Berbekal Tekad Mengubah Nasib, 3 Penerima PKH di Balangan Raih GSM

Kementerian Sosial memberikan piagam penghargaan kepada 3 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah keluar dari kepesertaan.

NASIONAL | 16 Desember 2019

Kabareskrim Baru Janji Prioritaskan Kasus Novel

Namun mantan Kapolda Banten ini tak berani memberi target waktu kapan kasus yang selalu diklaim “ada kemajuan” itu akan diungkap secara gamblang.

NASIONAL | 16 Desember 2019

Pascapenembakan, Kekuatan Satgas Tinombala Ditambah Kejar Kelompok MIT

Satgas Tinombala diterjunkan untuk memburu anggota kelompok MIT yang diduga melarikan diri ke hutan pegunungan Kabupaten Parigi Moutong dan Poso, Sulteng.

NASIONAL | 16 Desember 2019

Irjen Sigit Resmi Jabat Kabareskrim

Irjen Listyo Sigit Prabowo dilantik sebagai Kabareskrim yang kosong pasca ditinggal Idham.

NASIONAL | 16 Desember 2019

Belasan Mobil Mewah Dikandangkan Polda Jatim

Dari 13 supercar yang dikandangkan itu, empat diantaranya unit supercar produksi pabrikan terkenal yang dipastikan berharga miliaran rupiah.

NASIONAL | 16 Desember 2019

Pekerja Pelabuhan Regional Dorong Kampanye Keselamatan Kerja

Kalangan pekerja pelabuhan regional akan terus menyuarakan terwujudnya aspek keselamatan kerja yang terbaik.

NASIONAL | 16 Desember 2019

Pemerintah Pastikan Stok Pangan Selama Nataru Aman

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, belum lama ini, stok pangan untuk Natal dan Tahun Baru dipastikan tercukupi.

NASIONAL | 15 Desember 2019

Nasib Petani Kopi Dinilai Masih Belum Sejahtera

Mayoritas petani tak memiliki posisi tawar dalam menentukan harga jual kopi.

NASIONAL | 15 Desember 2019

Ketua BPK Tekankan Pentingnya Implementasi Kode Etik

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tekankan implementasi kode etik untuk mewujudkan kemakmuran rakyat.

NASIONAL | 15 Desember 2019

PPATK Diminta Tindaklanjuti Temuan Rekening Kasino Kepala Daerah

PPATK mengendus sejumlah kepala daerah menyimpan uang di rekening kasino.

NASIONAL | 15 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS