Kasus Mafia Migas, KPK Periksa 4 Mantan Petinggi Pertamina
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Kasus Mafia Migas, KPK Periksa 4 Mantan Petinggi Pertamina

Kamis, 5 Desember 2019 | 11:06 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Ko‎misi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap perdagangan minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina Energy Services (PES)‎ yang menjerat mantan Managing Director PES dan mantan Direktur Utama Pertamina Energy Trading Ltd (Petral), Bambang Irianto. Dalam mengusut kasus ini, tim penyidik getol memeriksa para pejabat dan mantan pejabat di perusahaan pelat merah itu.

Pada Kamis (5/12/2019), tim penyidik menjadwalkan memeriksa empat mantan petinggi PT Pertamina yakni, mantan Head of Finance PES, Simson Panjaitan; mantan Senior Risk Management and Internal Control PES, Rudi Donardi; mantan Chief of Controller PES, Nailul Achmar; serta mantan Chief of Operation and Shipping PES, Mohamad Iskandar Mirza. Pemeriksaan terhadap keempat saksi ini dilakukan tim penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan Bambang Irianto. "Mereka diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka BI," kata Jubir KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Belum diketahui apa yang akan digali penyidik KPK terhadap empat petinggi PT Pertamina tersebut. Namun, KPK sedang mendalami kontruksi perkara mafia migas ini, termasuk proses perdagangan minyak mentah dan produksi kilang yang dilakukan Petral selama periode Bambang Irianto menjabat di anak perusahaan Pertamina tersebut.

Dalam kasus ini, Bambang diduga menerima suap sekitar US$ 2,9 juta dari Kernel Oil yang berkedudukan di Singapura selama periode 2010-2013 karena telah membantu Kernel Oil berdagang produk kilang dan minyak mentah dengan PES atau Pertamina di Singapura dan pengiriman kargo. Uang suap itu diduga ditampung Bambang di Siam Group Holding Ltd, perusahaan cangkang yang didirikannya di negara surga pajak, British Virgin Island.

Dalam melancarkan aksinya, Bambang bersama-sama petinggi PES lainnya diduga menggunakan perusahaan minyak nasional Uni Emirates Arab, Emirates National Oil Company (ENOC) sebagai kamuflase untuk memuluskan perdagangan minyak mentah antara PES dengan Kernel Oil. Nama ENOC disalahgunakan Bambang lantaran adanya persyaratan perdagangan minyak mentah dan BBM yang dilakukan Pertamina dan anak usahanya mengutamakan pembelian langsung ke sumber-sumber utama dengan urutan prioritas National Oil Company (NOC), refiner/producer, dan potential seller/buyer.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Mensos: Aktualisasi Kearifan Lokal Cermin Ideologi Pancasila

Kearifan lokal sebagai bagian dari adat istiadat lokal mencerminkan Indonesia adalah negara yang multi etnis, agama, ras, dan golongan.

NASIONAL | 5 Desember 2019

GM Hyundai Engineering and Construction Diperiksa Sebagai Tersangka

KPK menjadwalkan memeriksa GM Hyundai Engineering and Construction, Herry Jung, Kamis (5/12/2019).

NASIONAL | 5 Desember 2019

Majelis Hakim Tolak Praperadilan, Gugatan Qnet Kandas

PN Kabupaten Kediri menyatakan penyitaan barang-barang milik PT Amoeba dan PT AWI yang dilakukan Tim Cobra Polres Lumajang sudah sesuai prosedur.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Diterjang Ombak, 30 Penumpang KMP Dausa Selamat

Sebanyak 30 orang penumpang KMP Dausa berhasil selamat kendati haluan kapal yang mereka tumpangi kemasukan air karena diterjang ombak.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Ganjar Minta Perda Larangan Makan Daging Anjing Diterbitkan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan agar pemerintah Kota Surakarta membuat peraturan daerah larangan memakan daging anjing.

NASIONAL | 5 Desember 2019

AAIPI Dorong Kinerja APIP Agar Lebih Maksimal

AAIPI kian mendorong kinerja APIP agar lebih maksimal agar perencanaan program pemerintah dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Indonesia Negara Peringkat Ketiga Penipuan Lewat Telepon

Posisi Indonesia melompat ke peringkat ke-3 sebagai negara yang paling banyak menerima panggilan spam di dunia.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Jelang Natal, Harga Kebutuhan Masyarakat di Purwokerto Stabil

Harga sejumlah kebutuhan masyarakat di pasar tradisional Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, relatif stabil.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Indonesia Ajak Semua Negara Bekerja Sama Cegah Perubahan Iklim

Wamen Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Alue Dohong mengatakan perubahan iklim bisa menggangu perekonomian dan kehidupan setiap negara.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Wali Nanggroe Aceh: Perjuangan Belum Usai

Menurutnya, kepentingan rakyat harus didahulukan daripada kepentingan kelompok atau pribadi.

NASIONAL | 5 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS