Penyebaran Corona Mengkhawatirkan, Anies Minta Jokowi Karantina DKI
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Penyebaran Corona Mengkhawatirkan, Anies Minta Jokowi Karantina DKI

Selasa, 31 Maret 2020 | 05:12 WIB
Oleh : Yustinus Paat / Whisnu Bagus Prasetyo

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Jakarta sudah mengkhawatirkan. Selain terus meminta masyarakat displin terapkan physical distancing, Anies meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk karantina wilayah Jakarta.

"Kondisi penyebaran Covid-19 di Jakarta masih mengkhawatirkan. Tingkat penularannya masih cukup tinggi. Lonjakan kasus cukup besar," ujar Anies saat konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (30/3/2020).

Anies sudah mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi agar pemerintah pusat segera melakukan karantina Jakarta untuk mencegah penularan Covid-19. Dalam surat tersebut, Anies meminta agar beberapa kegiatan penting terkait pemenuhan kebutuhan masyarakat tetap berjalan selama masa karantina antara lain, energi, pangan, kesehatan, komunikasi dan keuangan. "Keputusan mengenai karantina wilayah ada di kewenangan pemerintah pusat. Kami di DKI memang mengusulkan itu. Kami menyampaikan surat terkait dengan itu (karantina wilayah)," ungkap Anies.

Anies kembali mengingatkan masyarakat Jakarta untuk melakukan pembatasan, dan jaga jarak. Jika tidak ada kegiatan yang penting seperti urusan kebutuhan makanan dan kesehatan, kata dia, maka lebih baik tinggal di rumah. "Mari kita punya tanggung jawab. Ini kenapa kami merasa perlu untuk menyampaikan pesan yang amat kuat pada seluruh masyarakat, agar mencegah penularan Covid-19," imbuh dia.

Lebih lanjut, Anies meminta Pemprov DKI Jakarta secara khusus memberikan instruksi kepada para ketua RT, RW, dasawisma PKK, dan kader PKK untuk melakukan identifikasi atas kelompok masyarakat yang rentan bila tertular Covid-19. Kelompok rentan tersebut, antara lain warga lanjut usia di atas 60 tahun dan penyandang penyakit bawaan seperti diabetes, penyakit jantung, penyakit paru dan penyakit tekanan darah tinggi.

"Jadi, mereka bertugas untuk mengidentifikasi di lingkungannya, lalu secara khusus melakukan sosialisasi cara-cara mencegah dari penularan. Ada sebagian dari lansia yang tinggal sendirian tanpa didampingi oleh keluarganya, di situ harus ada pendampingan khusus. Dan kepada para RT RW untuk bisa memberikan dukungan agar mereka bisa tetap bertahan di rumah tanpa harus pergi ke luar," pungkas Anies.

Pada kesempatan itu, Ketua II Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DKI Jakarta Catur Laswanto mengungkapkan perkembangan jumlah kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta sebanyak 720 kasus. Dari jumlah tersebut, kata dia, sebanyak 48 orang telah dinyatakan sembuh dan 76 orang meninggal dunia. "Lalu 445 orang masih dirawat dan 150 orang menjalani isolasi mandiri. Sedangkan yang menunggu hasil laboratorium sampai saat ini sebanyak 599 orang," kata Catur.

Sementara tenaga kesehatan yang positif terpapar Covid-19 sebanyak 81 orang yang tersebar di 30 rumah sakit di DKI Jakarta. "Untuk data ODP dan PDP, berdadarkan laporan sampai hari ini berjumlah 2.288 orang untuk ODP, 497 orang masih dipantau dan 1.791 sudah selesai dipantau. Sedangkan PDP sebanyak 1.046 orang, 708 masih dirawat dan 338 orang sudah pulang atau selesai menjalani perawatan," jelas Catur.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pria Sakit di SPKT Polda Metro Alami Darah Tinggi Bukan Covid-19

Setelah dilakukan pemeriksaan, korban bukan terjangkit virus "corona" (Covid-19) yang sedang mewabah, melainkan sakit darah tinggi dan diabetes.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Jumlah Positif Covid-19 di Kota Bogor Melonjak

Total jumlah positif sebanyak 18 orang, jumlah pasien meninggal menjadi empat orang, dan dua pasien dalam pemantauan (PDP).

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Anies Sebut Pelarangan Bus AKAP Bagian dari Pembatasan Covid-19

Anies mengatakan salah satu poin utama pembatasan pengoperasian bus AKAP karena Jakarta adalah epicentrum Covid-19.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Anies Baswedan: DKI Sudah Siapkan Skenario Karantina Wilayah

Anies Baswedan menegaskan pihaknya sudah menyiapkan berbagai skenario dalam upaya mencegah penyebaran virus corona di DKI Jakarta, termasuk karantina wilayah.

MEGAPOLITAN | 3 Mei 2019

PDIP Jaksel Bergotong Royong Lawan Corona

Penyemprotan ini bakal dilakukan selama sebulan penuh dengan jadwal sepekan tiga kali. Diharapkan masyarakat dapat terhindar dari virus yang mematikan ini.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Pemkot Depok Bentuk Kampung Siaga Covid-19

Pemkot Depok membuat keputusan untuk tidak melakukan karantina wilayah.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

DKI Batal Setop Layanan Bus Umum

Kepala Badan Pengelola Transjakarta Jabodetabek (BPTJ) hingga saat ini belum mengeluarkan surat pemberhentian tersebut.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Anies Baswedan Sebut 283 Pemulasaran dan Pemakaman Gunakan Protap Covid-19 di Jakarta

Menurut Anies Baswedan sejak 3 Maret - 29 Maret 2020 total ada sebanyak 283 pemulasaran dan pemakaman jenazah yang dilakukan menggunakan protap Covid-19.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Anggota PDIP DPRD DKI Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Jakbar

Penyemprotan disinfektan dilakukan di lima kecamatan di Jakbar, yakni Grogol Petamburan, Kembangan, Kebon Jeruk, Taman Sari dan Kecamatan Palmerah.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Kemhub Tunda Pelarangan Bus AKAP Jabodetabek

Kemhub menunda pelaksanaan kebijakan pelarangan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) untuk tidak keluar masuk Jakarta.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS