Jebolan SD Palsukan Web Trimegah Sekuritas Buat Penipuan Investasi
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Jebolan SD Palsukan Web Trimegah Sekuritas Buat Penipuan Investasi

Jumat, 17 Januari 2020 | 14:07 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membekuk empat tersangka jaringan kasus penipuan investasi dan pemalsuan web sekuritas, dengan omzet Rp 80 juta selama 3 bulan beraksi. Salah satu tersangka pemalsu web hanya lulusan sekolah dasar (SD).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, keempat tersangka yang ditangkap berinisial AW (24), ND (29), SB (32), dan MA (31). Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan PT Trimegah Sekuritas Indonesia kalau webnya telah dipalsukan.

"Kami mengungkap kasus penipuan di media sosial, di dunia siber dengan menggunakan web palsu PT Trimegah Sekuritas Indonesia. Perusahan ini bergerak dalam bidang investasi saham. Ada empat pelaku yang kami amankan," ujar Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Polda Jatim Harus Usut Tuntas Jaringan Investor Bodong

Dikatakan Yusri, keempat tersangka yang ditangkap, di Sulawesi Selatan pada awal Desember 2019 itu memiliki peran masing-masing. Tersangka AW adalah otak kelompok yang memegang peranan penting. AW yang mendaftarkan web palsu, membiayai, serta menyiapkan peralatan untuk melakukan penipuan. Tugasnya, mengirim SMS gateway secara acak ke calon korban dan membalas pesan SMS atau WA yang masuk ke nomor HP yang sudah disediakan. "Ketika orang yang ditipu mentransfer uang, dia yang menerima, menarik uang di ATM," ungkap Yusri Yunus.

Yusri menyampaikan, tersangka ND merupakan ahli informasi teknologi (IT) dalam kelompok ini. Perannya, membuat web PT Trimegah Sekuritas Indonesia palsu dan membuat rekening penampungan hasil kejahatan. Diketahui, web asli PT Trimegah menggunakan alamat dot com (www.trimegah.com), sementara pelaku memalsukannya memakai alamat trimegah.forex.com, trimegah.net.net, dan lainnya. "ND ini tamatan SD, tapi dia belajar (membuat web) dari internet. Jadi dia membuat webnya mirip sekali dan otentik sekali," kata Yusri Yunus.

Tipu Nasabah Rp 55 M, Eks Karyawan Reliance Ditangkap

Menurut Yusri, tersangka SB dan MA memiliki peran menyediakan rekening dan membantu tersangka AW menjalankan aksi penipuan investasi. "Pengakuan sementara hasil pemeriksaan para pelaku, mereka sudah melaksanakan kegiatan selama 3 bulan. Kita akan terus dalami dan kita baru menelusuri sekitar enam orang yang menjadi korban penipuan. Kami tidak akan berhenti, masih mendalami apa benar baru 3 bulan atau sudah lama. Termasuk, masih menyusuri apakah ada juga perusahaan lain yang dipalsukan oleh mereka, karena ini berkomplot mereka," ucap Yusri Yunus.

Yusri mengungkapkan, modus penipuan yang dilakukan AW dan kawan-kawan adalah menawarkan investasi saham dengan iming-iming mendapatkan keuntungan 20 persen selama 7 hari. "Mereka memancing para korban dengan menjual investasi melalui web yang ada dan SMS, kemudian menjanjikan dapat keuntungan sekitar 20 persen dalam waktu 7 hari. Diharapkan masuk dana sekitar Rp 6 sampai 20 juta dari para korban. Padahal cara kerja PT Trimegah Sekuritas Indonesia nggak seperti itu," jelas Yusri Yunus.

Yusri menyebutkan, berdasarkan data sementara ada enam korban yang teridentifikasi dengan kerugian mencapai Rp 80 juta, selama 3 bulan. "Kita masih telusuri apakah ada korban lain. Kita harapkan, silakan melapor jika masih ada korban lain, kami menunggu," tandas Yusri Yunus.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 35 ayat (1) juncto Pasal 51 dan/atau Pasal 28 ayat (1) juncto Pasal 45 A ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016, terkait perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman hukum 12 tahun dan denda paling banyak Rp 12 miliar.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Gubernur Anies Bicara Langkah Nyata Keselamatan Kerja

Gubernur Anies Bicara Langkah Nyata Keselamatan Kerja

MEGAPOLITAN | 17 Januari 2020

Polisi Pastikan Aksi Demo Tolak Bioskop PGC Bernada SARA Batal

Setelah mediasi, dipastikan aksi demo batal dilaksanakan.

MEGAPOLITAN | 17 Januari 2020

Pemeriksaan Pramugari Garuda Diundur Jadi 20 Januari

Siwi melalui kuasa hukumnya meminta izin tidak bisa memenuhi panggilan penyidik karena orang tuanya sakit, hari ini.

MEGAPOLITAN | 17 Januari 2020

Ustaz Yusuf Mansyur Berikan Bantuan Korban Banjir di Cengkareng

Yusuf Mansyur mengutus istrinya Hj Siti Maemunah bersama putrinya Wirda Mansyur dan membawakan beberapa alas tidur, bantal dan guling, alat tulis, buku-buku.

MEGAPOLITAN | 17 Januari 2020

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Pramugari Garuda Siwi Widi Hari Ini

Pemeriksaan Siwi akan berlangsung sesuai yang dijadwalkan yakni pukul 10.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 17 Januari 2020

Waspadai Potensi Hujan Petir dan Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

Prakiraan suhu udara di kawasan itu berkisar 23 hingga 33 derajat celsius serta kelembapan 70 hingga 95 persen.

MEGAPOLITAN | 17 Januari 2020

Dewi Tanjung Lapor Polisi soal Pencemaran Nama Baik

Menurut Dewi, massa pendukung gubernur mencaci maki serta melakukan pelemparan botol air mineral, pada saat kelompok kontra menggelar aksi.

MEGAPOLITAN | 17 Januari 2020

10 Pengunjung Pasar Blok A Tanah Abang Terjebak di Lift

10 orang pengunjung terjebak dan harus dikeluarkan secara darurat. Mereka semua selamat.

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2020

Polisi Selidiki Spanduk Seruan Tolak Bioskop di PGC

Foto spanduk berisi seruan aksi menolak keberadaan bioskop XXI di Pusat Grosir Cililitan (PGC), beredar di media sosial.

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2020

Makanan dan Minuman Ringan di Thamrin City Makin Semarak

Makanan dan minuman ringan merupakan pilihan para generasi milenial

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS