INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Jokowi Berbincang dengan Dokter Paru yang Sembuh Covid-19

Minggu, 27 September 2020 | 11:12 WIB
Oleh : Novy Lumanauw, Lenny Tristia Tambun / WBP

Bogor, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan video call dengan dokter Faisal Rizal Matondang, Sp.P, dokter spesialis paru di RSPI Prof Dr Sulianti Saroso, yang menjadi survivor Covid-19.

Seperti diunggah Youtube Sekretariat Presiden pada Minggu (27/9/2020), dalam perbincangan itu, Jokowi mengungkapkan apresiasinya atas perjuangan, dedikasi, dan kerja keras para dokter serta tenaga kesehatan (nakes) menghadapi pandemi Covid-19.

"Dokter Faisal lagi di mana? Sepertinya sedang tidak bertugas?" tanya Presiden Jokowi mengawali pembicaraan melalui sambungan video yang diunggah di saluran YouTube Sekretariat Presiden, pada Minggu pagi, 27 September 2020.

"Hari ini, saya pertama masuk,Pak setelah saya menjalani perawatan. Saya terkena Covid-19. Jadi, saya sudah menjalani perawatan segala macam," jawab dokter Faisal.

Dokter Faisal sudah bersiaga menangani pasien Covid-19 sejak awal pandemi mewabah di Indonesia. Kontak erat dengan sejumlah pasien Covid-19 selama bertugas membuatnya sempat terpapar virus penyebab pandemi di 215 negara itu.

Sebelumnya, dokter Faisal telah menjalani perawatan untuk memulihkan kondisinya. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan dan dilakukan tes usap, ia dinyatakan sembuh dan dapat kembali bertugas menolong pasien Covid-19.

“Kemarin, rontgen terakhir dan sudah di-swab. Sayadinyatakan sudah boleh bertugas. Jadi hari ini saya baru hari pertama bertugas," tuturnya.

"Alhamdulillah sudah sembuh. Dokter Faisal, bagaimana penanganan Covid di RSPI Sulianti Saroso?" Presiden melanjutkan perbincangan.

Dokter spesialis paru lulusan Universitas Indonesia (UI) itu menjelaskan bahwa perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit tersebut sudah sesuai prosedur dan standar Kementerian Kesehatan. Begitu pula dengan sarana dan obat-obatan yang tersedia lengkap.

Namun, ia mengakui bahwa saat ini pihaknya mengalami kekurangan tenaga medis karena lonjakan pasien.

"Alat medis Insyaallah tersedia. Tenaga mungkin masih tetap kurang. Pasien makin bertambah," ungkapnya.

Dokter Faisal menjelaskan mengenai kesehariannya saat merawat pasien. Kebosanan merupakan hal utama yang dirasakan pasien saat menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit.

Untuk mengatasi hal itu, dokter Faisal mengaku memberikan waktu dan atensi yang lebih bagi para pasiennya untuk berbincang dan bercanda meski merasakan keterbatasan dan sesak selama menggunakan masker dan alat pelindung diri lainnya.

"Saya biasa sama pasien-pasien sering agak lama. Di samping periksa, walaupun saya sesak karena tertutup oleh APD, saya suka bercanda-bercanda. Terakhir itu saya kasih semangat buat pasien supaya pasien tetap berpikir positif untuk dapat hasil negatif swab-nya," ucapnya.

"Saya bisa bayangkan betapa beratnya bertugas menangani Covid ini," ujar Presiden Jokowi.

Sang dokter pun menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk tetap berdisiplin menerapkan 3M, yakni mengenakan masker, mencuci tangan secara berkala, dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari Covid-19 di tengah masyarakat.

"Tetap jaga sesuai protokol kesehatan, pakai masker, mencuci tangan, menghindari berkumpul-kumpul. Mudah-mudahan kita bisa lewati pandemi ini," ujar dokter Faisal.

Di pengujung perbincangan, Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan terima kasih dan menghargai dedikasi serta kerja keras yang ditunjukkan dokter Faisal beserta dokter-dokter lain dan tenaga medis di seluruh Indonesia untuk memberikan perawatan kepada para pasien Covid-19.

"Saya menyampaikan terima kasih, mengapresiasi yang tinggi, menghargai kerja keras yang tinggi dari para dokter dan tenaga medis yang berjuang," kata Presiden Jokowi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mendikbud: Peran Orang Tua Penting Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat

Kesadaran untuk menjaga kesehatan adalah sebuah perilaku yang harus ditanamkan kepada anak-anak sejak pendidikan dini.

KESEHATAN | 27 September 2020

Luhut Minta Biofarma Percepat Produksi Obat Covid-19 Remdesivir

Strateginya untuk kepentingan emergency dan kepentingan nasional.

KESEHATAN | 27 September 2020

Satgas Covid-19 Akan Tambah Tiga Lab Tes RT-PCR di Aceh

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan pihaknya akan menambahkan tiga laboratorium tes RT-PCR di Aceh untuk mempermudah pelacakan.

KESEHATAN | 27 September 2020

Kematian Akibat Covid-19 Meningkat, Rakyat Cuek

Masyarakat umumnya kurang memahami dahsyatnya daya membunuh Covid-19.

KESEHATAN | 26 September 2020

Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di Dunia Dekati Angka 1 Juta

Amerika Serikat menjadi negara terbanyak dengan jumlah kematian akibat Covid-19 yakni sebanyak 208.440 orang.

KESEHATAN | 26 September 2020

Tambah 1.322, Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Masih Tertinggi Nasional

Total berarti kasus Covid-19 di Jakarta kini sebanyak 69.224.

KESEHATAN | 26 September 2020

Enam Hari Beruntun, Kasus Baru Covid-19 Masih Tembus 4.000

Penambahan ini membuat total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia menjadi 271.339.

KESEHATAN | 26 September 2020

Jokowi Ajak Parmusi Tidak Menyerah Melawan Covid-19

Program perlindungan sosial ini bisa mengurangi beban masyarakat dan memicu produktivitas.

KESEHATAN | 26 September 2020

Buka Muktamar Parmusi, Jokowi Sebut Kesehatan dan Keselamatan Umat yang Utama

Jokowi berharap seluruh kader Parmusi di Tanah Air dapat bergandengan tangan dengan seluruh elemen bangsa.

KESEHATAN | 26 September 2020

JK Lakukan Stem Cell Quantum di Celltech International Indonesia

Teknologi CSC menggunakan metode closed system berbasis digital, sehingga sel yang dihasilkan kualitasnya lebih terjamin, dan mengurangi risiko kontaminasi.

KESEHATAN | 26 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS