Bursa Eropa Jatuh karena Rencana Lockdown Jerman dan Prancis
INDEX

BISNIS-27 503.122 (3.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (48.94)   |   DBX 1066.46 (8.36)   |   I-GRADE 166.255 (1.45)   |   IDX30 491.004 (4.37)   |   IDX80 129.735 (1.28)   |   IDXBUMN20 364.991 (3.6)   |   IDXG30 133.352 (1.3)   |   IDXHIDIV20 441.973 (3.86)   |   IDXQ30 143.512 (1.02)   |   IDXSMC-COM 247.38 (1.97)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (3.76)   |   IDXV30 127.096 (1.35)   |   INFOBANK15 976.214 (4.89)   |   Investor33 422.656 (3.17)   |   ISSI 167.54 (1.38)   |   JII 607.336 (6.13)   |   JII70 209.626 (2.1)   |   KOMPAS100 1162.4 (11.77)   |   LQ45 904.834 (8.66)   |   MBX 1587.29 (13.73)   |   MNC36 315.598 (3.09)   |   PEFINDO25 317.232 (0.31)   |   SMInfra18 287.626 (3.09)   |   SRI-KEHATI 361.444 (2.82)   |  

Bursa Eropa Jatuh karena Rencana Lockdown Jerman dan Prancis

Kamis, 29 Oktober 2020 | 05:26 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

London, Beritasatu.com- Bursa Eropa anjlok pada perdagangan Rabu (28/10/2020) di tengah laporan bahwa Jerman dan Prancis sedang mempersiapkan pembatasan penguncian (lockdown) untuk menekan melonjaknya kasus virus corona di seluruh benua.

Pan-European Stoxx 600 ditutup turun 3,1% atau penurunan terdalam sejak akhir September. Indeks DAX bluechip Jerman memimpin aksi jual, turun 4,4%, sementara CAC Prancis jatuh 3,7%. Itu terjadi setelah kedua negara mengumumkan langkah-langkah penguncian.

Kanselir Jerman Angela Merkel bertemu dengan para pemimpin negara bagian untuk membahas penutupan restoran dan bar. Namun Jerman membiarkan sekolah tetap buka. Sementara Presiden Prancis Emmanuel Macron akan memberikan pidato di TV malam ini untuk mengumumkan pembatasan pergerakan, Reuters melaporkan Rabu.

Kasus Covid-19, rawat inap, dan kematian terus melonjak di seluruh Eropa dalam beberapa hari terakhir, sehingga mendorong langkah-langkah pembatasan di banyak negara.

Tiongkok daratan juga melaporkan jumlah kasus baru harian tertinggi selama lebih dari dua bulan pada Rabu. Sementara AS mencatat rekor kasus dan rawat inap di beberapa bagian Midwest.

Sedangkan Pfizer pada Selasa (27/10/2020) mengatakan bahwa data uji coba tahap akhir vaksin yang dikembangkan bersama BioNTech Jerman kemungkinan tidak akan tersedia sampai setelah Pemilihan AS 3 November. Adapun pejabat Uni Eropa (UE) mengatakan vaksin tidak mungkin tersedia di seluruh Eropa sampai 2022, menurut Reuters.

Presiden AS Donald Trump pada Selasa mengakui bahwa tidak akan ada RUU bantuan virus corona sebelum pemilihan. Gedung Putih dan Demokrat di Kongres masih terlibat negosiasi yang berlarut-larut.

Di sisi pendapatan, Deutsche Bank pada Rabu melaporkan laba bersih 182 juta euro (US$ 214 juta) di kuartal ketiga, melebihi ekspektasi karena bank terbesar di Jerman itu tampaknya akan keluar dari krisis virus corona. Saham bank sedikit lebih rendah.

Perusahaan konsultan TI Prancis Sopra Steria turun lebih 13%. Di puncak indeks bluechip Eropa, produsen mesin pesawat Inggris Rolls-Royce melonjak lebih 13% setelah investor mendukung putaran pendanaan untuk membantu perusahaan mengatasi pandemi.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemperin Dorong Pengembangan Industri Recycle Baterai Kendararaan Listrik

Kemperin dorong nilai tambah industri daur ulang.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Studi Banding Antar Desa Diharapkan Mampu Percepat Pembangunan Desa

Mendes PDTT hadiri studi banding antar desa di Bantul, DIY.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

UU Cipta Kerja Buka Ruang Konsolidasi Data Tunggal KUMKM

UU Cipta Kerja buka ruang bagi pemerintah untuk konsolidasi data tunggal mengenai koperasi dan UMKM.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Sandiaga Uno Dukung Pengembangan Budi Daya Ayam

Dengan adanya kolaborasi lewat nota kesepahaman yang bertajuk Satu Juta Ayam tersebut, akan melibatkan pengusaha di berbagai daerah mulai dari hulu ke hilir.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

50 Bank Nasional Masuk Jajaran Iconomics Top Banks Award 2020

Iconomics merilis daftar 50 bank nasional yang masuk dalam jajaran Iconomics Top Bank Award 2020.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Tiga Hal yang Patut Disiapkan di Era Cashless Society

Cashless Society adalah sebutan untuk masyarakat atau komunitas yang lebih banyak menggunakan transaksi non-tunai dalam keagiatan ekonomi sehari–harinya.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Pemerintah Dorong Substitusi Impor Bahan Baku Baterai Kendararaan Listrik

Diperlukan upaya memanfaatkan sumber daya alam (SDA) untuk substitusi impor komponen baterai.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Sinergi Indonesia-Korsel Diharapkan Terus Berlanjut

Kolaborasi komprehensif yang dijalin oleh kedua negara ditujukan untuk memacu perekonomian yang saling menguntungkan.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Kasus Covid-19 Tembus Rekor, Wall Street Anjlok di Pembukaan

Dow Jones Industrial Average turun 2,1%, S&P 500 turun 1,8%, dan Nasdaq turun 1,7%.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Wacana Merger Inka-KAI Perlu Dikaji Mendalam

"Mungkin tujuannya benar tetapi menurut saya tidak tepat. Masa manufacturer digabung dengan operator?" kata Hendrowijono.

EKONOMI | 28 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS