Bursa Asia Ambles karena Investor Waspadai Corona
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Bursa Asia Ambles karena Investor Waspadai Corona

Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:40 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Singapura, Beritasatu.com - Bursa Asia-Pasifik melemah pada perdagangan Rabu pagi (28/10/2020) karena infeksi virus corona terus meningkat di Amerika Serikat (AS).

Di Jepang, Nikkei 225 merosot 0,53%, sedangkan indeks Topix turun 0,74%. Kospi Korea Selatan juga diperdagangkan 0,39% lebih rendah.

Saham di Australia S&P/ASX 200 ambles. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,19%.

Di sisi data ekonomi, indeks harga konsumen Australia naik 1,6% pada kuartal ketiga dibandingkan kuartal sebelumnya, menurut data yang dirilis Rabu oleh Biro Statistik Australia (ABS). Kenaikan pada kuartal September mengikuti rekor penurunan sebesar 1,9% pada kuartal Juni 2020, menurut ABS.

Setelah rilis data tersebut, dolar Australia diperdagangkan pada US$ 0,7116, dari US$ 0,704 minggu lalu.

Sentimen investor pada Rabu kemungkinan akan dipengaruhi meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di AS.

"Pasar tetap dalam suasana hati-hati karena kenaikan tingkat rawat inap, mungkin memerlukan pembatasan lebih ketat untuk menahan penyebaran Covid-19 dan memastikan rumah sakit tidak kewalahan," tulis Direktur Ekonomi National Australia Bank, Tapas Strickland, dalam sebuah catatan.

Semalam di Wall Street, Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 turun 222,19 poin, atau 0,8%, menjadi 27.463,19. Caterpillar dan Boeing menjadi penghambat terbesar di Dow, masing-masing turun 3,2% dan 3,5%. S&P 500 ambles 0,3% ke 3,390,68, menandai penutupan pertama di bawah 3.400 sejak 6 Oktober. Adapun Nasdaq Composite melawan tren naik 0,6% menjadi 11.431,35 karena saham teknologi menguat.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, di 93,139 dari 92,8 pada awal pekan.

Yen Jepang diperdagangkan pada 104,44 per dolar, dari 105 terhadap greenback minggu ini.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pentingnya Literasi Keuangan Bagi Pebisnis Pemula

Edukasi keuangan bermanfaat terutama saat pelaku bisnis akan mengambil keputusan yang mempengaruhi kondisi keuangan.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Harga Minyak Menguat Dipicu Penutupan Produksi Teluk Meksiko AS

Brent pengiriman Desember ditutup bertambah 74 sen atau 1,9% menjadi US$ 41,20 per barel.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Harga Emas Naik Saat Kasus Covid-19 Berlanjut

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, naik US$ 6,2 atau 0,33% menjadi US$ 1.911,9 per ounce.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Pupuk Batu Bara Jadikan RI Lumbung Pangan Dunia

Penggunaan pupuk organik batu bara lebih murah dibandingkan dengan pupuk kimia anorganik atau pupuk kimia buatan.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Dow Jatuh 200 Poin, Saham Teknologi Dorong Nasdaq

Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 turun 222,19 poin, atau 0,8%, menjadi 27.463,19.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Bursa Eropa Anjlok karena Kekhawatiran Covid-19

Pan-European Stoxx 600 ditutup 0,8%.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Menkop UKM Dorong Instansi Pemerintah Belanja Produk UMKM

Instansi pemerintah harus belanja produk UMKM.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Pertamina EP Asset 4 Raih 7 Nominasi Nusantara CSR Award 2020

Sebanyak 7 program CSR Pertamina EP Asset 4 berhasil meraih nominasi Nusantara CSR Award 2020.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Agung Laksono: UU Cipta Kerja Terobosan Hukum

UU Cipta Kerja merupakan terobosan hukum yang diperlukan.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Popularitas Brand di Ranah Digital, Kunci Memenangkan Persaingan

Popularitas merek atau brand di ranah digital menjadi kunci untuk memenangkan persaingan di masa adaptasi kebiasaan baru.

EKONOMI | 27 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS